PBVSI Bubarkan Timnas Voli Putra U-21 usai Kejuaraan Dunia: Syukur, 4 Evaluasi Penting, dan Proyek Garuda Jaya untuk Masa Depan

Bola.net - Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) secara resmi telah membubarkan skuad Timnas Voli Putra U-21. Momen ini menjadi ajang untuk bersyukur, melakukan evaluasi mendalam, dan menatap masa depan yang lebih cerah.
Timnas muda Indonesia ini baru saja menorehkan sejarah setelah pulang dari ajang Kejuaraan Dunia di Jiangmen, China. Mereka sukses finis di peringkat ke-19 dunia dalam partisipasi perdananya di level tertinggi kelompok umur tersebut.
Meskipun tim telah dibubarkan, Ketua Umum PBVSI, Imam Sudjarwo, memberikan apresiasi tinggi atas perjuangan para pemain. Namun, ia juga tak segan memberikan sejumlah catatan evaluasi penting sebagai bekal untuk masa depan.
Seperti apa pesan penting dari Ketum PBVSI, mulai dari rasa syukur atas pencapaian bersejarah, evaluasi teknis dan mental, hingga peta jalan pembinaan untuk generasi emas ini. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini.
Syukur Atas Perjuangan Bersejarah

Ketua Umum PBVSI, Imam Sudjarwo, membuka sambutannya dalam acara pembubaran tim dengan rasa syukur yang mendalam. Ia mengaku sangat mengapresiasi perjuangan seluruh anggota skuad muda di panggung Kejuaraan Dunia U-21.
Meskipun target awal untuk menembus babak 16 besar tidak tercapai, finis di peringkat ke-19 dunia tetap dianggap sebagai sebuah pencapaian yang luar biasa. Menurutnya, hasil ini sangat patut dibanggakan, apalagi ini adalah pengalaman pertama mereka.
"Kita patut bersyukur. Kalian sudah berjuang dengan segala kemampuan," kata Imam Sudjarwo dalam sambutannya di Jakarta, Selasa (2/9/2025).
"Ranking 19 dunia bukan sesuatu yang mudah apalagi ini adalah pengalaman pertama kalian di ajang sebesar ini. Yang lebih penting kalian pulang dengan selamat dan penuh semangat untuk terus belajar," ujarnya.
Evaluasi Teknis: Benahi Kualitas Bola Pertama
Setelah menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya, Imam Sudjarwo langsung masuk ke ranah evaluasi teknis. Ia menyoroti satu kelemahan mendasar yang dinilai menjadi pekerjaan rumah terbesar bagi tim.
Titik lemah yang dimaksud adalah pada sektor penerimaan bola pertama atau yang lebih dikenal dengan istilah receipt. Menurutnya, masalah ini seringkali menjadi awal mula dari gagalnya alur serangan yang dibangun oleh tim.
Imam menekankan betapa krusialnya elemen permainan yang satu ini bagi sebuah tim.
"Kita perlu benahi receipt. Karena dari situlah alur permainan bisa dibangun. Jika bola pertama tidak stabil maka serangan berikutnya juga tidak maksimal," katanya.
PR Mentalitas: Jangan Lengah Saat Unggul!
Selain menyoroti masalah teknis, Imam Sudjarwo juga memberikan catatan yang tidak kalah pentingnya mengenai aspek mentalitas. Ia menilai para pemain kerap kali kehilangan fokus saat pertandingan berjalan, terutama ketika berada di atas angin.
Menurutnya, sikap lengah dan kurangnya disiplin saat sedang memimpin perolehan skor sering membuat tim kehilangan momentum berharga. Hal ini harus menjadi sebuah pelajaran penting agar tidak terulang lagi di masa depan.
"Beberapa kali kita kehilangan momentum karena kurang disiplin ketika memimpin. Ini harus menjadi catatan besar," tegas Imam.
Selanjutnya ia juga menegaskan pentingnya manajemen fisik. Atlet muda katanya, harus terbiasa untuk tetap menjaga kondisi tubuh termasuk pencegahan cedera dalam pertandingan.
Dan terakhir adalah fokus hingga akhir pertandingan. Ia menekankan bahwa mental juara harus dibangun. "Jangan puas ketika sudah unggul. Fokus harus dijaga sampai peluit akhir dibunyikan," ujarnya.
Peta Jalan Menuju Panggung Tim Senior
PBVSI memastikan bahwa para pemain yang ada di generasi emas ini akan terus mendapatkan program pembinaan yang berkelanjutan. Sebuah peta jalan yang jelas dan terstruktur bahkan telah disiapkan untuk masa depan karier mereka.
Rencananya, skuad ini akan kembali ditempa di kompetisi profesional Proliga 2026 mendatang dengan membawa nama tim Garuda Jaya. Selain itu, para pemain terbaiknya juga akan diproyeksikan untuk promosi ke timnas senior untuk ajang SEA Games 2025.
"Timnas U-21 diproyeksikan untuk tampil di ajang Proliga 2026 dengan nama tim Garuda Jaya. Hal ini bertujuan agar para pemain muda terbiasa menghadapi atmosfer kompetisi profesional," jelas Imam.
"Kami akan seleksi siapa saja yang layak masuk timnas senior ke SEA Games. Ini bagian dari regenerasi yang berkesinambungan," tutupnya.
Selaras dengan Ketum PBVSI, Manajer Timnas Voli Putra U-21 Hari Trisnardjo juga menyampaikan rasa bangga atas perjuangan anak asuhnya. Pasalnya, para pemain dinilai telah menunjukkan semangat pantang menyerah di turnamen.
"Mereka sudah menunjukkan semangat pantang menyerah. Walau masih ada banyak yang harus dibenahi, saya yakin generasi ini akan menjadi tulang punggung timnas di masa depan," ujarnya.
Hadir dalam acara ini dari PP PBVSI, Wakil Ketua Umum Eddy Sunarno, Dewan Pengawas Robert Kodong dan Bambang Suedi, Ketua Bidang Binpres Adang Ginandjar dan Wakil Sekjen Gilang Iskandar.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Timnas Voli Putra Indonesia U-21 Siap Tempur di Kejuaraan Dunia 2025
Open Play 19 Agustus 2025, 15:22
-
Sejarah PBVSI: Induk Organisasi Bola Voli Nasional yang Dibentuk 22 Januari 1955
Voli 17 Februari 2025, 14:46
-
Target Tinggi PBVSI di Olimpiade Los Angeles 2028: Wajib Bawa Pulang Medali Emas!
Voli 22 Januari 2025, 21:51
LATEST UPDATE
-
Manchester City vs Chelsea: Siapa Unggul di Catatan Head to Head?
Liga Inggris 3 Januari 2026, 16:05
-
Nonton Live Streaming Borneo FC vs PSM Makassar Hari Ini di BRI Super League
Bola Indonesia 3 Januari 2026, 16:01
-
John Herdman Unggul dari Shin Tae-yong dan Kluivert dalam Rataan Kemenangan
Tim Nasional 3 Januari 2026, 15:57
-
Mengapa Chelsea Pertimbangkan Liam Rosenior sebagai Pelatih Baru
Liga Inggris 3 Januari 2026, 15:35
-
Breaking News! John Herdman Resmi Menjadi Pelatih Timnas Indonesia
Tim Nasional 3 Januari 2026, 15:24
-
Daftar Pemain Voli Putra Medan Falcons Tirta Bhagasasi di Proliga 2026
Voli 3 Januari 2026, 14:58
-
Reaksi Manajer Premier League atas Kepergian Mendadak Enzo Maresca dari Chelsea
Liga Inggris 3 Januari 2026, 14:17
LATEST EDITORIAL
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10
-
6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jendela Transfer Januari 2026
Editorial 30 Desember 2025, 12:43























KOMENTAR