- Bintang PSG, Neymar ternyata memiliki satu hobi unik selain sepak bola. Pemain berdarah Brasil ini tertarik bermain poker dan mulai menekuninya. Neymar bahkan belajar langsung pada pemain poker profesional.
Neymar meminta pemain poker profesional Brasil, Andre Akkari untuk menjadi gurunya. Dan Akkari menyebut Neymar ternyata tak setengah-setengah dalam belajar, Neymar sungguh berniat menjadi pemain poker yang hebat.
Uniknya, Akkari mengatakan bahwa permainan poker sebenarnya tak jauh berbeda dengan sepak bola, khususnya dalam hal membuat keputusan dalam waktu mikrodetik. Inilah yang membuat Neymar mudah belajar poker.
Baca penjelasan lengkap Akkari di bawah ini:
Terbaik

Akkari bahkan berani menyebut Neymar berada di level tertinggi pemain poker yang tak profesional. Neymar sudah mulai memahami banyak strategi poker yang pada umumnya dilakukan para pemain pro.
"Hari Sabtu dia bermain untuk PSG, hari Minggu dia bermain turnamen poker daring (online). Saya percaya hal ini bagus untuknya. Dia bisa tetap di rumahnya bersama keluarganya dan tetap bermain poker," jelas Akkari di express.
"Dia semakin hebat, dia bagus. Dia mungkin berada di level top pemain non-profesional. Dia berkembang banyak, setiap hari dia melemparkan pertanyaan untuk semakin hebat bermain poker."
Sepak Bola-Poker

Lebih lanjut, Akkari menilai bakat Neymar bermain poker sebenarnya juga dipengaruhi kemampuan olah bolanya. Neymar adalah pemain yang terbiasa membuat keputusan dengan cepat di lapangan, dan poker tak jauh berbeda.
"Kami berdiskusi soal kecepatan tangannya dan strategi tetapi dia adalah pemain sepak bola - dia bukan pemain poker profesional. Meski demikian saya pikir itu (sepak bola) sangat membantu dalam hal membuat keputusan. Kami sudah berbicara soal itu."
"Dalam poker anda berusaha membuat keputusan terbaik di setiap gerakan tangan, setiap menit, setiap detik. Saya tak bermain sepak bola tetapi saya berbicara padanya soal itu - dan dia berbicara soal aspek membuat keputusan dalam mikrodetik," sambung dia.
"Terkadang dia melupakan soal keputusan mikrodetik itu dan begitulah poker." (exp/dre)
Tonton Vidio Menarik Ini

Berita video komentar tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, setelah menang pada partai final dan meraih medali emas Asian Games 2018.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Di Umur 40 Tahun, Buffon Merasa Jauh Lebih Baik
Liga Eropa Lain 29 Agustus 2018, 13:32
-
Neymar Ingin Bertemu Barcelona Sebagai Kawan, Bukan Lawan
Liga Champions 29 Agustus 2018, 11:34
-
Kala Neymar Belajar Main Poker Pada Profesional
Bolatainment 29 Agustus 2018, 08:30
-
UEFA Bantah Akan Bantu Madrid Dapatkan Neymar
Liga Champions 29 Agustus 2018, 06:09
-
Buffon: Di PSG Lebih Humoris, di Italia Lebih Stres
Liga Eropa Lain 29 Agustus 2018, 00:31
LATEST UPDATE
-
Xabi Alonso Tegaskan Bakal Rayakan Gol Chelsea ke Gawang Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:36
-
Manchester United Bisa Tiru Langkah Arsenal untuk Bangkit dari Keterpurukan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:06
-
Lamine Yamal Buka Suara Usai Gagal Raih Ballon d'Or 2026: Giliran Saya Akan Tiba
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 11:56
-
Joao Pedro Dipastikan Absen Lawan Liverpool, Chelsea Kehilangan Mesin Gol Andalan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:56
-
Andoni Iraola Optimistis Florian Wirtz Bisa Tampil saat Liverpool Hadapi Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:16
-
Gara-Gara Julian Alvarez, Barcelona Dijatuhi Denda oleh Federasi Sepak Bola Spanyol
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 10:36
-
Malam Memalukan Arsenal, Kalah dari Fleetwood meski Nilai Skuad Jauh Lebih Tinggi
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:56
-
Terinspirasi Grimsby yang Singkirkan Man Utd, Fleetwood Town Kini Permalukan Arsenal
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:16
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





















KOMENTAR