
Bola.net - Segenap publik sepakbola dunia telah mengetahui bahwa Brazuca, yang merupakan produk dari Adidas, telah diumumkan sebagai bola resmi Piala Dunia 2014. Namun tahukah anda, bahwa bola yang akan dipakai dalam turnamen sarat gengsi empat tahunan ini merupakan kreasi tangan para wanita Pakistan?
Pakistan memang tak memiliki reputasi yang bagus dalam prestasi sepakbola, namun mereka punya pabrikan bola dengan kualitas nomor satu di dunia. Adalah Forward Sports, yang telah menjadi mitra Adidas sejak 1995, yang mendapatkan kepercayaan untuk merakit bola canggih untuk Piala Dunia 2014 mendatang.
Uniknya, sebagian besar pekerja di perusahaan ini merupakan wanita rumah tangga. Para wanita ini dipilih karena dianggap dianggap lebih memiliki kerajinan dan ketelitian dibanding kaum pria. Mereka dibayar USD 100 sebulan untuk memproduksi bola yang tiap unitnya berharga USD 160 ini.
Para wanita yang hampir seluruhnya bercadar ini dituntut bekerja cepat untuk menyusun panel bola yang berbentuk rata selama 40 menit untuk menjadi sebuah produk jadi. Jika lebih dari waktu tersebut, bola tersebut dianggap produk gagal karena tingkat kemurnian bahannya turun drastis. Pabrik ini mampu memproduksi sampai 100 bola per jamnya.
Setelah jadi, bola masih mendapatkan sejumlah tes lanjutan yang cukup panjang seperti tes bentuk menggunakan program 3D, dan juga tes benturan menggunakan mesin khusus sebanyak 3,500 benturan dalam kecepatan 50 kilometer per jam.
Intip sekilas proses pembuatan Brazuca dalam galeri berikut. (afp/mri)
Pakistan memang tak memiliki reputasi yang bagus dalam prestasi sepakbola, namun mereka punya pabrikan bola dengan kualitas nomor satu di dunia. Adalah Forward Sports, yang telah menjadi mitra Adidas sejak 1995, yang mendapatkan kepercayaan untuk merakit bola canggih untuk Piala Dunia 2014 mendatang.
Uniknya, sebagian besar pekerja di perusahaan ini merupakan wanita rumah tangga. Para wanita ini dipilih karena dianggap dianggap lebih memiliki kerajinan dan ketelitian dibanding kaum pria. Mereka dibayar USD 100 sebulan untuk memproduksi bola yang tiap unitnya berharga USD 160 ini.
Para wanita yang hampir seluruhnya bercadar ini dituntut bekerja cepat untuk menyusun panel bola yang berbentuk rata selama 40 menit untuk menjadi sebuah produk jadi. Jika lebih dari waktu tersebut, bola tersebut dianggap produk gagal karena tingkat kemurnian bahannya turun drastis. Pabrik ini mampu memproduksi sampai 100 bola per jamnya.
Setelah jadi, bola masih mendapatkan sejumlah tes lanjutan yang cukup panjang seperti tes bentuk menggunakan program 3D, dan juga tes benturan menggunakan mesin khusus sebanyak 3,500 benturan dalam kecepatan 50 kilometer per jam.
Intip sekilas proses pembuatan Brazuca dalam galeri berikut. (afp/mri)
1 dari 10 halaman
Proses Pembuatan Brazuca

2 dari 10 halaman
Proses Pembuatan Brazuca

3 dari 10 halaman
Proses Pembuatan Brazuca

4 dari 10 halaman
Proses Pembuatan Brazuca

5 dari 10 halaman
Proses Pembuatan Brazuca

6 dari 10 halaman
Proses Pembuatan Brazuca

7 dari 10 halaman
Proses Pembuatan Brazuca

8 dari 10 halaman
Proses Pembuatan Brazuca

9 dari 10 halaman
Proses Pembuatan Brazuca

10 dari 10 halaman
Proses Pembuatan Brazuca

TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Iniesta: Inggris Bisa Mengejutkan
Piala Dunia 4 Juni 2014, 22:41
-
Iran dan Kroasia Sudah Tiba di Brasil
Piala Dunia 4 Juni 2014, 22:15
-
Preview: Uruguay vs Slovenia, Cari Pelapis Ideal
Piala Dunia 4 Juni 2014, 21:52
-
Pele: Neymar Bisa Jadi Pemain Terbaik Dunia Seperti Saya
Piala Dunia 4 Juni 2014, 21:39
-
David Villa Nyatakan Pensiun Dari Timnas Usai Piala Dunia
Piala Dunia 4 Juni 2014, 21:36
LATEST UPDATE
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:40
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR