
Bola.net - Pasangan pebulu tangkis ganda campuran asal Denmark, Mathias Christiansen/Alexandra Boje, resmi memutuskan mundur dari Olimpiade Paris 2024 akibat kendala administrasi. Berdasarkan hasil drawing, Christiansen/Boje tadinya sudah dipastikan masuk ke dalam Grup C.
Keputusan mundur ini mulanya diambil secara sepihak oleh Christiansen, yang terbukti tiga kali melakukan kesalahan saat mengisi formulir 'whereabouts', yakni dokumen yang digunakan untuk mengetahui keberadaan atlet guna keperluan tes doping, terutama pada tiga bulan jelang Olimpiade.
Atlet-atlet yang dinyatakan lolos ke Olimpiade memiliki tanggung jawab tersebut dan akan dites secara acak dan tanpa pemberitahuan oleh tim terkait berdasarkan info lokasi yang telah mereka isi di formulir 'whereabouts'. Kesalahan mengisi data berisiko penjatuhan sanksi bagi atlet.
Kecewa Bikin Alexandra Boje Gagal Tampil di Olimpiade

"Saya merasa kecewa karena kecerobohan dan kelalaian saya yang menyebabkan kami kehilangan salah satu momen puncak dalam karier kami," kata Christiansen seperti yang dikutip Antara pada lewat Badminton Europe, Kamis (18/7/2024).
"Saya lebih kecewa lagi karena ini berarti Alexandra juga tidak bisa pergi ke Olimpiade. Kami telah berlatih dengan keras dan menantikan momen untuk berlaga di Paris," tambah pebulu tangkis berusia 30 tahun ini.
Ganda campuran peringkat 11 dunia itu mengatakan, keputusan mundur ini juga diambil agar rekan-rekan satu timnya bisa lebih fokus untuk bertanding di Olimpiade mendatang.
Federasi Bulu Tangkis Denmark Ini Bukan Upaya Curang
Federasi Bulu Tangkis Denmark beserta Komite Nasional dan Konfederasi Olahraga Denmark (DIF) mengaku memiliki penyesalan tersendiri atas situasi yang dialami oleh pasangan ganda campuran terkuatnya itu.
"Ini adalah situasi yang sangat disayangkan yang dialami Mathias, dan pada saat yang paling buruk. Kami mengakui peraturan yang berlaku di area ini dan kemungkinan besar Mathias akan menerima skorsing," kata Kepala Olahraga Bulu Tangkis Denmark Jens Meibom.
"Namun, dengan pengetahuan kami tentang keseluruhan proses dan Mathias secara umum, kami yakin bahwa ini hanyalah kasus dia secara tidak sengaja gagal mencatat whereabouts-nya dengan benar. Sama sekali tidak ada yang mengarah pada upaya curang atau sengaja tidak mengikuti aturan yang berlaku di bidang ini," tutupnya.
Sumber: Antara
Baca Juga:
- Foto-Foto dan Fakta Unik Seragam Negara Peserta Olimpiade Paris 2024: Pakai Jasa Desainer Ternama
- CdM Indonesia untuk Olimpiade Paris 2024 Anindya Novyan Bakrie Sambangi SCTV Tower
- Jadwal Lengkap Bulu Tangkis Olimpiade Paris 2024, 27 Juli-5 Agustus 2024
- Hasil Drawing Bulu Tangkis Olimpiade Paris 2024: Yuk, Dukung Tim Indonesia!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Hasil Lecce vs Inter: Jungkalkan I Giallorossi, Nerrazurri Menjauh Dari Kejaran AC Milan
Liga Italia 22 Februari 2026, 02:15
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09




















KOMENTAR