Bola.net - Legenda sepak bola Jerman Lothar Matthaus menilai Christian Eriksen tak layak gabung Bayern Munchen karena ia terlalu lamban.
Eriksen sudah menjadi pilar andalan lini tengah Tottenham sejak tahun 2013 lalu. Namun kini kontraknya di klub London tersebut akan segera berakhir pada musim panas 2020.
Namun sejauh ini ia tak mau meneken kontrak baru di klub tersebut. Alhasil Eriksen pun ramai dikaitkan dengan klub lain.
Ia sempat disebut diminati oleh raksasa sepak bola Spanyol, Real Madrid. Raksasa Serie A Juventus juga diklaim ingin memakai servisnya.
Demikian juga dengan Manchester United. Belakangan, Bayern juga disebut ingin memakai servis pemain asal Denmark ini.
Penilaian Matthaus
Eriksen bisa memulai proses negosiasi pra kontrak dengan klub mana pun pada Januari 2020 nanti dan merekrutnya secara gratis pada musim panas mendatang. Jika mau, klub yang meminatinya bisa meminangnya dengan harga miring di bursa transfer musim dingin.
Namun Matthaus merasa tak yakin dengan kemampuan Eriksen. Ia pun berharap Bayern tak merekrut pemain berusia 27 tahun itu.
"Jika ia tidak cukup untuk Tottenham, ia tidak cukup baik untuk Bayern," cetusnya kepada Sport1. "Uli Hoeness juga mengatakan bahwa Bayern tidak perlu pemain pengganti."
“Eriksen adalah pemain dengan teknik yang hebat, tipikal nomor 10. Tapi ia terlalu lambat, dan Niko Kovac menyukai pemain cepat," serunya.
Investasi ke Pemain Lain

Matthaus kemudian menyaranakn pada Bayern agar berinvestasi ke pemain lain saja. Baginya masih ada banyak pemain lain yang lebih layak ditransfer ke Allianz Arena.
Contohnya saja Kai Havertz dari klub Bayer Leverkusen. Selain itu, Bayern sendiri saat ini sudah memiliki pemain sekaliber Philippe Coutinho.
"Bagi saya, Eriksen bukan tipe pemain yang membuat perbedaan di level tertinggi, jadi berkonsentrasilah pada transfer Kai Havertz musim panas mendatang," serunya.
"Dan Anda masih memiliki Philippe Coutinho, yang bermain dengan baik sebagai pemain nomor 10," tegas Matthaus.
Saat ini Bayern Munchen berada di peringkat ketiga klasemen sementara Bundesliga. Mereka meraih 14 poin dari tujuh pertandingan, tertinggal dua angka dari Borussia Monchengladbach yang ada di peringkat pertama.
(sport1)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Eriksen Dinilai Tak Cukup Bagus untuk Bayern Munchen
Bundesliga 18 Oktober 2019, 17:15
-
Ketimbang Tottenham, MU Diklaim Lebih Berpotensi Dapatkan James Maddison
Liga Inggris 16 Oktober 2019, 20:40
-
Juventus Targetkan Rekrut Tiga Pemain Baru, Siapa Saja?
Liga Italia 16 Oktober 2019, 16:20
-
Bukan Orang Bodoh, Pochettino Diyakini Tidak Akan Menerima Tawaran Manchester United
Liga Inggris 16 Oktober 2019, 11:40
-
Juventus Kejar Christian Eriksen di Bulan Januari
Liga Inggris 15 Oktober 2019, 21:20
LATEST UPDATE
-
Pengakuan Jujur Jonathan David: Luka Gagal Panenka dan Hangatnya Pelukan Juventus
Liga Italia 7 Januari 2026, 08:11
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 06:16
-
Rapor Pemain Juventus Saat Gilas Sassuolo: Penebusan Jonathan David
Liga Italia 7 Januari 2026, 05:37
-
Man of the Match Sassuolo vs Juventus: Jonathan David
Liga Italia 7 Januari 2026, 05:16
-
Hasil Sassuolo vs Juventus: Jay Idzes Tak Berkutik, Bianconeri Menang Besar
Liga Italia 7 Januari 2026, 04:49
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40



















KOMENTAR