
Bola.net - Bayern Munchen memperpanjang catatan kemenangan sempurna mereka menjadi 16 laga setelah mengalahkan PSG dengan skor 2-1. Hasil ini menempatkan Bayern di puncak klasemen League Phase Liga Champions.
Meski demikian, gelandang Joshua Kimmich menegaskan bahwa ujian sebenarnya belum datang. Ia menilai pertandingan melawan Arsenal akan menjadi momen penentu untuk melihat sejauh mana perkembangan tim di bawah Vincent Kompany.
Laga tersebut akan digelar di Emirates Stadium pada 26 November mendatang, dan bagi Kimmich, duel itu bukan sekadar pertandingan grup, melainkan gambaran level kompetitif Bayern saat ini.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Kimmich: Laga Lawan Arsenal Akan Menunjukkan Posisi Kami
Kemenangan atas PSG tercipta lewat dua gol Luis Diaz, meski sang pemain kemudian mendapat kartu merah sebelum jeda babak pertama. PSG sempat memperkecil kedudukan lewat gol Joao Neves, namun Bayern mampu bertahan hingga akhir.
Bayern kini berada di posisi pertama klasemen sementara, unggul selisih gol atas Arsenal yang juga meraih kemenangan di laga lain. Kimmich mengatakan, “Kami berada di posisi pertama dan selanjutnya melawan Arsenal. Saat itu, kita bisa melihat lagi di mana posisi kami.”
Ia juga menilai performa Bayern di babak pertama di Paris sudah berada pada level tinggi, terutama dari segi intensitas permainan dan ketahanan fisik.
Neuer Puji Ketangguhan Tim Saat Bermain dengan 10 Pemain
Penjaga gawang Manuel Neuer tampil krusial dalam laga tersebut dengan beberapa penyelamatan penting pada babak kedua. Ia menilai kemenangan ini menunjukkan kemampuan Bayern bertahan dalam situasi sulit.
Neuer mengatakan bahwa bermain dengan 10 pemain melawan tim seperti PSG bukanlah tugas ringan. Ia menjelaskan bahwa tim sering berlatih situasi kalah jumlah dan itu terlihat dalam cara mereka menjaga bentuk permainan.
“Untuk para penyerang, termasuk Harry Kane, sangat sulit mempertahankan bola melawan tiga pemain lawan,” ujarnya. “Namun secara keseluruhan, kami melakukannya dengan baik.”
Jangan sampai ketinggalan infonya
- Membedah 16 Kemenangan Beruntun Bayern Munchen: Tim Terbaik di Dunia, Siapa Bisa Hentikan?
- Pertahanan Baja! Kemiripan Arsenal dan Persib Bandung, Selalu Menang dan Tidak Kebobolan
- Teheran-Heran: Kenapa Vinicius Biarkan Conor Bradley Lepas?
- Barcelona Jadi Raja Gol Liga Champions Sejak Era Hansi Flick
- Kunci Kebangkitan Liverpool Itu Sederhana: Cukup Geser Posisi Florian Wirtz!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Klub Premier League Melaju Mulus di Liga Champions: Tanda Kesenjangan Kompetisi?
Liga Champions 6 November 2025, 22:20
LATEST UPDATE
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:40
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR