
Bola.net - Bintang Atletico Madrid, Jose Gimenez, menuding kesalahan wasit menjadi penyebab utama kekalahan timnya. Atletico harus menyerah dengan skor telak 0-4 dari Arsenal dalam lanjutan Liga Champions.
Menurut Gimenez, gol pertama Arsenal lahir dari situasi tendangan bebas yang seharusnya bukan pelanggaran. Momen tersebut dianggap sebagai titik balik yang meruntuhkan seluruh permainan timnya di babak kedua.
Empat gol The Gunners sendiri memang tercipta dalam rentang waktu 14 menit yang sangat singkat. Gimenez menilai keputusan wasit David Massa sebelum gol pertama sangat merugikan tim tamu.
Pandangan serupa juga diungkapkan oleh sang kapten tim, Koke. Keduanya merasa ada detail kecil yang diputuskan secara keliru dan akhirnya mengubah keseluruhan jalannya pertandingan secara drastis.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Momen Krusial yang Diperdebatkan
Jose Gimenez secara terbuka menyalahkan keputusan wasit yang memberikan tendangan bebas untuk Arsenal. Momen itu berawal saat Gabriel Martinelli terjatuh di bawah tekanan yang ia anggap sangat minimal.
Dari tendangan bebas itulah Arsenal berhasil membuka keunggulan melalui sundulan Gabriel Magalhaes. Gimenez sangat yakin bahwa wasit telah melakukan kesalahan fatal pada momen krusial tersebut.
"Gol itu datang dari sebuah pelanggaran yang sebenarnya bukan pelanggaran," ujar Jose Gimenez dengan tegas.
Ia merasa keputusan seperti itu seharusnya tidak terjadi di level kompetisi setinggi Liga Champions. Menurutnya, detail kecil seperti ini bisa menghancurkan sebuah pertandingan yang seharusnya berjalan ketat.
Mental Runtuh Usai Gol Pertama
Lebih jauh, Gimenez menjelaskan dampak psikologis dari gol pertama Arsenal tersebut. Ia merasa gol itu langsung membuat mental para pemain Atletico jatuh dan merasa lemah.
Petaka kemudian datang beruntun setelah gol kedua tercipta. Menurutnya, sejak saat itu timnya bermain dengan putus asa dan tidak bisa lagi menemukan ritme permainan mereka.
"Skor 1-0 itu membuat kami merasa lemah, dan dengan gol kedua, itu menjadi pertandingan yang membuat putus asa, dan kami tidak bisa menemukan pijakan," ungkapnya.
Bek asal Uruguay itu juga menambahkan bahwa pengaruh keputusan wasit bisa lebih besar dari yang dibayangkan. "Itu bukan tanggung jawab saya secara pasti, tetapi itu memiliki pengaruh lebih dari yang Anda bayangkan," lanjutnya.
Klaim Kendalikan Permainan
Sentimen serupa juga datang dari kapten tim, Koke, yang merasa timnya dirugikan. Ia bahkan mengklaim bahwa Atletico sebenarnya sedang memegang kendali permainan sebelum gol pertama Arsenal tercipta.
"Kami memegang kendali permainan, tetapi mereka berhasil mencetak gol 1-0 dari situasi bola mati," kata Koke.
Gelandang senior itu juga menyinggung peluang emas yang hampir membawa timnya unggul. Sesaat sebelum gol Arsenal, tendangan jarak jauh Julian Alvarez hanya membentur mistar gawang.
"Kami bisa saja menyamakan kedudukan lewat peluang Julian, dan dalam tiga aksi berikutnya mereka mencetak tiga gol. Kami punya kontrol lebih di babak kedua daripada babak pertama, dan justru mereka lebih menyakiti kami," sesalnya.
Tetap Akui Kehebatan Lawan
Meski menyalahkan keputusan wasit, para pemain Atletico tetap menunjukkan sikap sportif. Mereka secara terbuka mengakui beberapa keunggulan yang dimiliki oleh Arsenal pada laga tersebut.
Gimenez, misalnya, memuji betapa bagusnya tekanan yang dilakukan oleh para pemain Arsenal. Hal itu membuat timnya sangat kesulitan untuk bisa membangun serangan dari lini belakang.
"Kami kesulitan untuk bermain karena mereka menekan dengan sangat baik, mereka selalu bermain satu lawan satu. Pujian untuk mereka," aku Gimenez.
Koke juga mengakui ancaman nyata yang diberikan Arsenal dari situasi bola mati. "Mereka memiliki pemain yang sangat besar dan penyerang yang bagus, mereka benar-benar menyakiti kami," tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Live Streaming Galatasaray vs Bodo/Glimt - Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 22 Oktober 2025, 22:47
LATEST UPDATE
-
Hasil Juventus vs Atalanta: Conceicao Buka Jalan, Bremer Kunci Kemenangan
Liga Italia 21 September 2026, 00:53
-
Man of the Match Fulham vs Man Utd: Matheus Cunha
Liga Inggris 21 September 2026, 00:39
-
Hasil Fulham vs Man Utd: Setan Merah Selamat dari Kekalahan di Craven Cottage
Liga Inggris 21 September 2026, 00:22
-
Link Streaming Milan vs Lecce di Serie A, 21 September 2026
Liga Italia 20 September 2026, 23:45
-
Man of the Match Atletico Madrid vs Real Madrid: Giuliano Simeone
Liga Spanyol 20 September 2026, 23:32
-
Hasil Atletico Madrid vs Real Madrid: Dean Huijsen Diusir, Los Blancos Tumbang di Derby
Liga Spanyol 20 September 2026, 23:16
-
Man of the Match Man City vs Sunderland: Antoine Semenyo
Liga Spanyol 20 September 2026, 22:26
-
Man of the Match Bournemouth vs Liverpool: Alexander Isak
Liga Inggris 20 September 2026, 22:14
-
Hasil Man City vs Sunderland: Brobbey Hattrick, The Citizens Tetap Keluar sebagai Pemenang
Liga Inggris 20 September 2026, 21:59
-
Hasil Bournemouth vs Liverpool: Gol Isak Bawa The Reds Menang Tipis
Liga Inggris 20 September 2026, 21:53
-
Link Streaming Juventus vs Atalanta di Serie A, 20 September 2026
Liga Italia 20 September 2026, 21:45
-
Link Streaming Fulham vs Man Utd di Premier League, 20 September 2026
Liga Inggris 20 September 2026, 21:15
-
Link Streaming Atletico Madrid vs Real Madrid di La Liga, 20 September 2026
Liga Spanyol 20 September 2026, 20:05
-
Tampil Impresif di Awal Musim, Xavi Espart Dapat Kontrak Baru dari Barcelona
Liga Spanyol 20 September 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33

























KOMENTAR