
Bola.net - Fase grup Liga Champions 2023/2024 sudah separuh jalan. Artinya, 3 matchday sudah dimainkan, tersisa 3 pertandingan lagi untuk berebut tiket lolos ke babak 16 besar.
Hitung-hitungan grup Liga Champions selalu menarik. Karena banyaknya kejutan, tidak ada perkiraan pasti soal siapa yang bakal lolos dan siapa yang harus gigit jari karena tersingkir.
Tim yang tidak pernah menang hingga matchday 3 mungkin saja lolos ke babak 16 besar. Setiap grup dinamis, persaingannya harus dilihat satu per satu.
Meski begitu, tetap ada persentase kemungkinan lolos suatu tim setelah menjalani tiga pertandingan di fase grup. Baru-baru ini UEFA membagikan data dan perhitungan mereka, yuk cek selengkapnya.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Hitung-hitungan fase grup Liga Champions
Format Liga Champions yang sekarang pertama kali diterapkan pada musim 2003/2004 silam. Biasanya, mulai terbaca peluang lolos tim setelah tiga pertandingan berjalan.
UEFA mengumpulkan data setiap tim sejak 20 tahun silam dan membuat hitung-hitungan dan persentase sebagai berikut:
Hitungan persentase lolos fase grup Liga Champions (c) UEFA
Kejutan Tottenham dan anomali Atalanta
Salah satu bukti bahwa Liga Champions penuh kejutan adalah laju impresif Tottenham di musim 2018/2019 lalu. Mereka hanya meraih satu poin setelah tiga matchday, tapi ternyata bisa terus melaju sampai ke final.
Kasus yang lebih menarik lagi pernah dialami Atalanta, anomali fase grup Liga Champions. Mereka jadi satu-satunya tim yang bisa lolos ke fase gugur meski tidak pernah menang dalam tiga pertandingan awal (0 poin dari 3 matchday).
Artinya, tim-tim yang sekarang masih kesulitan setelah matchday 3 bisa saja membuat kejutan di tiga laga berikutnya. Di sisi lain, tim yang sejak awal tancap gas kemungkinan besar akan lolos.
Ada 66 tim yang pernah meraih rekor 100% yaitu tiga kemenangan setelah matchday 3 dan pada akhirnya setiap tim itu lolos ke fase gugur, finis dua teratas.
Harapan setelah tiga pertandingan
Daftar tim yang lolos fase gugur setelah gagal menang di tiga laga awal fase grup UCL:
0 poin: Atalanta (2019/20)
1 poin: Tottenham Tottenham (2018/19), Gent (2015/16), Galatasaray (2012/13), Panathinaikos (2008/09), Liverpool (2007/08), Bremen (2005/06), Porto (2004/05), Arsenal (2003/04)
2 poin: LOSC Lille (2021/22), Roma (2015/16), Man City (2014/15), Stuttgart (2009/10), Celta Vigo (2003/04)
3 poin: Leverkusen (2016/17)
Hasil Matchday 1 Liga Champions 2023/2024
Selasa, 19 September 2023
AC Milan 0-0 Newcastle
Young Boys 1-3 RB Leipzig
Rabu, 20 September 2023
PSG 2-0 Dortmund
Shakhtar Donetsk 1-3 Porto
Man City 3-1 Red Star Belgrade
Lazio 1-1 Atletico Madrid
Barcelona 5-0 Antwerp
Feyenoord 2-0 Celtic
Real Madrid 1-0 Union Berlin
Galatasaray 2-2 FC Copenhagen
Kamis, 21 September 2023
Bayern Munchen 4-3 Man United
Benfica 0-2 Salzburg
Braga 1-2 Napoli
Arsenal 4-0 PSV
Sevilla 1-1 Lens
Real Sociedad 1-1 Inter Milan
Hasil Matchday 2 Liga Champions 2023/2024
Selasa, 3 Oktober 2023
Union Berlin 2-3 Braga
Salzburg 0-2 Real Sociedad
Rabu, 4 Oktober 2023
Inter Milan 1-0 Benfica
PSV 2-2 Sevilla
FC Copenhagen 1-2 Bayern Munchen
Man United 2-3 Galatasaray
Napoli 2-3 Real Madrid
Lens 2-1 Arsenal
Atletico Madrid 3-2 Feyenoord
Antwerp 2-3 Shakhtar Donetsk
Kamis, 5 Oktober 2023
Red Star Belgrade 2-2 Young Boys
Borussia Dortmund 0-0 AC Milan
Newcastle 4-1 PSG
RB Leipzig 1-3 Man City
Porto 0-1 Barcelona
Celtic 1-2 Lazio
Hasil Matchday 3 Liga Champions 2023/2024
Selasa, 24 Oktober 2023
Galatasaray 1-3 Bayern Munchen
Inter Milan 2-1 Salzburg
Rabu, 25 Oktober 2023
Union Berlin 0-1 Napoli
Sevilla 1-2 Arsenal
Braga 1-2 Real Madrid
Lens 1-1 PSV
Benfica 0-1 Real Sociedad
Man United 1-0 FC Copenhagen
Barcelona 2-1 Shakhtar Donetsk
Feyenoord 3-1 Lazio
Kamis, 26 Oktober 2023
Newcastle 0-1 Dortmund
RB Leipzig 3-1 Red Star Belgrade
Young Boys 1-3 Man City
PSG 3-0 AC Milan
Celtic 2-2 Atletico Madrid
Antwerp 1-4 Porto
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rodri Kembali, Man City Hebat Lagi
Liga Champions 26 Oktober 2023, 11:52
-
Newcastle dengan Kekuatan 'Local Pride' di Liga Champions
Liga Champions 26 Oktober 2023, 11:20
-
Erling Haaland Bikin Brace, Pep Guardiola Justru Merasa Prihatin!
Liga Champions 26 Oktober 2023, 10:51
-
Skriniar Masih Jadi 'Musuh' AC Milan: 19 Kali Ketemu, Menang 12 Kali
Liga Champions 26 Oktober 2023, 10:45
LATEST UPDATE
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 12:58
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Race 1 Seri Australia di Phillip Island
Otomotif 21 Februari 2026, 12:54
-
Hasil Race 1 WorldSBK Australia 2026: Ducati Sapu Bersih 3 Podium, Nicolo Bulega Menang
Otomotif 21 Februari 2026, 12:43
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09




















KOMENTAR