
Bola.net - Pertandingan leg kedua babak playoff 16 besar Liga Champions 2024/2025 antara Bayern Munchen vs Celtic di Allianz Arena, Rabu (19/2/2025) dini hari berlangsung sengit. Pertandingan ini berakhir dengan skor 1-1, namun Munchen berhasil melaju ke babak 16 besar dengan agregat 3-2. Kemenangan di leg pertama di Glasgow menjadi modal penting bagi Bayern untuk bertahan di kompetisi ini.
Dalam pertandingan yang berlangsung ketat ini, Celtic memberikan perlawanan yang sengit. Mereka berhasil unggul lebih dulu melalui gol Nicolas Kuhn pada menit ke-63, yang membuat agregat menjadi 2-2. Namun, Bayern tidak menyerah dan menunjukkan mental juara mereka dengan mencetak gol penentu melalui Alphonso Davies di masa injury time, tepatnya menit ke-94.
Cuaca dingin yang ekstrem menjadi tantangan tersendiri bagi kedua tim. Meskipun Munchen memiliki banyak peluang, mereka kesulitan untuk mencetak gol hingga babak kedua. Pelatih Bayern, Vincent Kompany, mengaku lega timnya bisa lolos. "Yang terpenting adalah kami berhasil melaju. Kami sudah menantikan babak selanjutnya," ujarnya.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Perjuangan Bayern Munchen

Cuaca dingin yang ekstrem menjadi latar belakang perjuangan Bayern Munchen melawan Celtic. Pertandingan ini berlangsung ketat, dengan kedua tim saling menekan sejak menit awal. Bayern, meskipun memiliki banyak peluang, kesulitan untuk mencetak gol hingga pertengahan babak kedua.
Celtic bahkan sempat unggul terlebih dahulu, membuat suasana di Allianz Arena semakin tegang. "Kami punya banyak peluang di babak kedua yang seharusnya bisa menghasilkan dua atau tiga gol. Tapi, pada akhirnya, gol dari Phonzy (Alphonso Davies) yang menjadi penentu," kata Kompany.
Alphonso Davies Jadi Pahlawan di Menit Akhir

Alphonso Davies, yang masuk sebagai pemain pengganti, menjadi pahlawan bagi Bayern Munchen. Golnya di menit ke-93 tidak hanya menyelamatkan tim dari kekalahan, tetapi juga memastikan mereka lolos ke babak 16 besar. Gol tersebut menjadi penutup yang dramatis setelah pertandingan yang penuh perjuangan.
Davies membuktikan betapa pentingnya peran pemain cadangan dalam situasi krusial. "Kami telah mengeluarkan banyak energi dalam enam hari terakhir. Sekarang, kami punya waktu untuk memulihkan diri dan fokus ke babak selanjutnya," tambah Kompany.
Mental Juara Bayern yang Tak Pernah Padam
Bayern Munchen sekali lagi menunjukkan mentalitas juara mereka. Meski sempat tertinggal, tim asuhan Vincent Kompany tidak menyerah dan terus berusaha mencetak gol. Kompany menegaskan bahwa hasil yang penting adalah lolos ke babak berikutnya.
"Tentu kami ingin mengalahkan lawan dengan skor besar, tapi jika tidak bisa, yang terpenting adalah bekerja keras untuk hasil yang baik," tutupnya.
Dengan mental juara dan kedalaman skuad, Munchen siap menghadapi tantangan di babak 16 besar. Fans Bayern pun bisa bernapas lega dan menantikan aksi tim kesayangan mereka di fase selanjutnya.
Jangan Sampai Ketinggalan ini Bolaneters!
- Nasib Tragis Kyle Walker: Sudah Gembar-Gembor Ingin Bawa AC Milan Juara Liga Champions, Eh Tersingkir
- Mental Baja dan Strategi Cerdas: Senjata Club Brugge Tundukkan Atalanta
- Bukan Salah Theo Hernandez, Conceicao Tanggung Jawab Penuh atas Kegagalan Milan di UCL
- Sikap Pemain yang Menghancurkan Mimpi AC Milan di Liga Champions
- Balada Santiago Gimenez: Bobol Gawang Mantan, tapi Sekaligus Disingkirkan Mantan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nonton Live Streaming Real Madrid vs Manchester City di Vidio - Liga Champions
Liga Champions 19 Februari 2025, 23:01
-
Link Live Streaming Borussia Dortmund vs Sporting Lisbon - Liga Champions/UCL
Liga Champions 19 Februari 2025, 21:45
-
Benfica di Antara Dua Raksasa, Liverpool dan Barcelona
Liga Champions 19 Februari 2025, 16:36
-
Orkun Kokcu: Bintang yang Bersinar di Tengah Pertarungan Benfica vs AS Monaco
Liga Champions 19 Februari 2025, 16:20
-
Drama Enam Gol di Lisbon: Senyum Benfica, Air Mata Monaco
Liga Champions 19 Februari 2025, 15:55
LATEST UPDATE
-
Prediksi Inter vs Bologna 5 Januari 2026
Liga Italia 4 Januari 2026, 02:45
-
Juventus vs Lecce: Pemain Terbaik dan Terburuk di Allianz Stadium
Liga Italia 4 Januari 2026, 02:37
-
Man of the Match Juventus vs Lecce: Wladimiro Falcone
Liga Italia 4 Januari 2026, 02:27
-
Hasil Sassuolo vs Parma: Jay Idzes Gagal Bantu Neroverdi Raih Poin Penuh
Tim Nasional 4 Januari 2026, 01:13
-
Prediksi Man City vs Chelsea 5 Januari 2026
Liga Inggris 4 Januari 2026, 00:30
-
BRI Super League: Kuota Penonton Persik vs Persib Dibatasi
Bola Indonesia 3 Januari 2026, 22:44
-
Prediksi BRI Super League, Bali United vs Arema FC 4 Januari 2026
Bola Indonesia 3 Januari 2026, 22:31
-
Prediksi Real Madrid vs Real Betis 4 Januari 2026
Liga Spanyol 3 Januari 2026, 22:15
-
Prediksi Fulham vs Liverpool 4 Januari 2026
Liga Inggris 3 Januari 2026, 22:00
-
Prediksi BRI Super League, PSIM Yogyakarta vs Semen Padang 4 Januari 2026
Liga Inggris 3 Januari 2026, 21:35
-
Prediksi BRI Super League, Persis Solo vs Persita 4 Januari 2026
Bola Indonesia 3 Januari 2026, 21:10
LATEST EDITORIAL
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10
-
6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jendela Transfer Januari 2026
Editorial 30 Desember 2025, 12:43

























KOMENTAR