
Liverpool bermain dengan cukup payah di laga ini. Mereka bahkan tertinggal lebih dulu oleh gol Fabian Frei di babak pertama. The Reds akhirnya bisa menyamakan kedudukan melalui tendangan bebas Steven Gerrard.
Liverpool mengusung misi penting di laga ini: Mereka harus menang agar bisa lolos ke fase 16 besar. Sementara Basel sendiri hanya butuh hasil seri agar bisa lolos.
The Reds pun bermain dengan tempo tinggi seperti biasanya dan langsung mencoba menyerang pertahanan sang tamu. Namun, apa daya, kurangnya kreatifitas tak mendukung niat mereka tersebut. Serangan mereka kerap berhenti di tengah lapangan. Sementara sang tamu bermain lebih tenang dan terorganisir.
Sang tamu pun justru menjadi pihak pertama yang bisa menelurkan peluang di laga ini. Di menit ke-13, Gashi bisa mengancam gawang tuan rumah, namun tembakannya tak terlalu menyulitkan Mignolet.
Setelah bersusah payah, Liverpool akhirnya bisa menerobos pertahanan Basel. Di menit ke-20 Raheem Sterling berhasil menerobos masuk kotak penalti. Alih-alih menembak langsung, ia justru mengoper pada Gerrard. Sayang, umpannya itu bisa diserobot bek lawan sebelum sampai ke kaki sang Kapten.
Petaka akhirnya menghampiri skuat asuhan Brendan Rodgers pada menit ke-25. Fabian Frei berhasil membobol gawang Mignolet dari jarak sekitar 18 meter melalui sepakan keras kaki kirinya. Bola hasil umpan Luca Zuffi itu bersarang ke sudut kiri bawah gawang The Reds dengan mulus. Skor kini menjadi 0-1.
Liverpool berusaha keras untuk bangkit dan mengejar ketertinggalannya. Namun, minimnya organisasi permainan, kreatifitas dan ketenangan membuat mereka sulit menembus pertahanan Basel.
Di menit ke-43, Basel bahkan sempat mencetak gol kedua. Namun, untungnya gol itu tak disahkan karena Gashi terjebak offside terlebih dahulu.
Babak pertama pun ditutup dengan skor 0-1 bagi keunggulan Basel.
Permainan Liverpool terlihat membaik di awal babak kedua setelah memasukkan Markovic dan Moreno. Mereka bisa menekan Basel di area pertahanannya sendiri. Mereka mencoba bermain lebih tenang. Namun, tetap tak bisa mencetak gol.
Namun, semua rencana Brendan Rodgers berantakan karena Lazar Markovic akhirnya dikartu merah di menit ke-61 akibat tangannya terlihat mencakar pemain Basel. Kepanikan pun mulai terlihat di kubu The Reds. Raut muka Rodgers juga menunjukkan ekspresi tegang.
Bermain 10 orang tak membuat Liverpool kendur. Mereka bisa menekan pertahanan Basel. Bahkan, Skrtel juga ikut merangsek maju. Ia sempat mengancam gawang lawan dengan tendangan jarak jauhnya pada menit ke-69. Namun, bola hanya melebar tipis di sudut kanan atas gawang Basel.
Usaha Liverpool akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-81. Magis Gerrard muncul di laga ini. Tendangan bebasnya dari jarak sekitar 18 meter menerobos masuk ke sisi kanan gawang Basel. Skor kini berimbang 1-1. Memori laga lawan Olympiacos 10 tahun lalu pun kental terasa di laga ini.
Di menit ke-86, Liverpool kembali mendapat peluang emas. Tandukan Henderson di dalam kotak penalti berbelok arah setelah mengenai bek Basel. Sang kiper sudah salah langkah, namun ia akhirnya masih bisa mengamankan bola sebelum melewati garis gawang.
Liverpool terus menekan, terutama ketika pertandingan sudah memasuki waktu tambahan. Jordan Henderson sempat melepas sepakan dari jarak 24 meter dan mengarah ke sudut kanan gawang Basel. Namun, Vaclik dengan cemerlang bisa mementahkan peluang tersebut.
Peluit panjang akhirnya dibunyikan di Anfield. Skor masih tetap bertahan 1-1. Artinya, Liverpool gagal lolos ke fase 16 besar. Basel berhak mendampingi Real Madrid ke babak selanjutnya.
Susunan Pemain:
Liverpool (4-2-3-1): Mignolet; Johnson, Skrtel, Lovren, Jose Enrique (Moreno 45'); Allen, Lucas (Coutinho 74'); Sterling, Gerrard (c), Henderson; Lambert (Markovic 45').
Basel (3-5-2): Vaclik; Schar, Suchy, Safari; Xhaka, Elneny (Diaz 83'), Zuffi (Samuel 88'), Frei, Gashi; Streller (Embolo 74'), Gonzalez.
Statistik Pertandingan Liverpool - Basel:
Penguasaan bola: 62% - 38%
Shots (on goal): 16 (5) - 17 (4)
Corner: 4 - 4
Pelanggaran: 12 - 16
Offside: 2 - 2
Kartu kuning: 3 - 1
Kartu merah: 1 - 0. (bola/dim)
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Liga Champions 10 Desember 2014, 04:46

-
Review: Seri, Liverpool Terlempar ke Europa League
Liga Champions 10 Desember 2014, 04:42
-
Review: Arsenal Hempaskan Galatasaray di Turki
Liga Champions 10 Desember 2014, 04:38
-
Review: Van Persie Bawa United Hancurkan Soton
Liga Inggris 9 Desember 2014, 04:57
-
Keane Bawa LA Galaxy Juara MLS Cup 2014
Bola Dunia Lainnya 8 Desember 2014, 21:37
LATEST UPDATE
-
Inter vs Bodo/Glimt: Cristian Chivu Minta Nerazzurri Comeback dalam Ketenangan
Liga Champions 24 Februari 2026, 15:37
-
Tempat Menonton Atletico Madrid vs Club Brugge: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 24 Februari 2026, 14:51
-
Tempat Menonton Inter vs Bodo/Glimt: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 24 Februari 2026, 14:41
-
Mengapa Andre Onana Gagal di Manchester United? Begini Penjelasan dari Legenda MU
Liga Inggris 24 Februari 2026, 14:30
-
Rundown KLBB Festival 2026 Resmi Rilis: Sheila On 7 dan Hindia Siap Guncang GBK!
Lain Lain 24 Februari 2026, 14:30
-
Diogo Moreira Ingin Jadi Rookie of The Year MotoGP 2026, Ogah Remehkan Toprak Razgatlioglu
Otomotif 24 Februari 2026, 13:58
-
Juventus Mengejar Harapan, Galatasaray Siap Menjegal
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:36
-
Posisi PSG Menguntungkan, Beban Monaco Berat
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:17
-
Real Madrid di Posisi Nyaman, Benfica Tetap Punya Peluang
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:07
-
6 Hal Menarik yang Patut Dipantau di MotoGP 2026, Banyak Rekor Bisa Patah!
Otomotif 24 Februari 2026, 13:07
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35























KOMENTAR