
Bola.net - Tidak semua pemain yang bergabung dengan Persib Bandung bisa bersinar. Ada juga yang kariernya malah redup.
Hal itu tidak terjadi kepada satu atau dua pemain saja. Ada beberapa nama yang ternyata performanya tidak stabil di lapangan setelah memperkuat Persib.
Tapi yang pasti, tidak ada yang salah dengan Persib sebagai klub. Begitu pula dengan pemain yang memutuskan menerima tawaran Maung Bandung.
Biasanya yang terjadi adalah, pemain sulit beradaptasi dengan gaya permainan tim. Sebaliknya, pelatih yang memegang kebijakan memasang pemain kurang berani memberi kepercayaan.
Lantas, siapa saja pemain yang performanya kurang bagus saat bergabung dengan Persib. Berikut lima di antaranya, seperti Bola.net rangkum dari berbagai sumber.
1. Rachmad Hidayat
Pemain asli Medan ini pernah memperkuat Persib pada 2016. Posisi bermainnya adalah gelandang serang, tapi juga bisa bermain sebagai penyerang sayap.
Ia diboyong ke Persib seiring dikontraknya Dejan Antonic sebagai pelatih kepala. Rachmad Hidayat merupakan salah satu pemain andalannya di Pelita Bandung Raya (PBR).
Tapi ternyata, permainannya di Persib kurang berkembang. Mungkin karena di skuad Maung Bandung terdapat banyak pemain bintang, terutama di posisi gelandang serang.
2. David Laly

Pesepakbola asal Papua ini juga dibawa Dejan Antonic dari PBR, saat menerima pekerjaan sebagai pelatih kepala Persib pada 2016. Ketika itu, juru taktik asal Serbia tersebut memboyong tiga pemain, yaitu Rachmad Hidayat, David Laly, dan Kim Kurniawan.
Tapi di Persib, permainan David Laly sulit berkembang. Posisinya sebagai pemain sayap menemui banyak pesaing. Pemain berusia 28 tahun ini pun hanya bertahan satu musim dan pindah ke klub lain.
Kurang berkembangnya David Laly di Persib bisa juga disebabkan karena Dejan Antonic didepak di tengah jalan. Oleh sebab itu, eks Persipura Jayapura ini tidak lagi menjadi pemain andalan Persib.
3. Muchlis Hadi

Perjalanannya di Persib berlangsung pada 2018-2019. Ia direkrut dengan rekam jejak sebagai salah satu striker andalan Timnas Indonesia U-19 saat itu.
Muchlis Hadi yang sekarang berusia 24 tahun, pada 2019 sempat dipinjamkan Persib ke klub satelitnya. Klub tersebut yaitu Bandung United.
Selama membela Persib, Muchlis Hadi tidak berkembang. Persaingan keras di posisi striker membuatnya lebih banyak menjadi penghuni bangku cadangan.
4. Samsul Arif

Pemain bernama lengkap Samsul Arif Munip ini punya rekam jejak yang mumpuni sebagai striker lokal Indonesia. Tapi saat di Persib, produktivitasnya merosot.
Samsul Arif pernah dua musim bermain di Maung Bandung, tepatnya pada 2015-2016. Selama itu pula, ia hanya bermain dalam 24 pertandingan dan mencetak dua gol.
Setelah berpisah dengan Persib, produktivitasnya kembali membaik. Di Persela Lamongan pada 2017, Samsul Arif bermain dalam 34 pertandingan dengan mencetak 16 gol. Kemudian saat di Barito Putera juga lumayan karena mampu mencetak 19 gol pada musim 2018-2019.
5. Purwaka Yudhi

Sosok yang bisa bermain sebagai bek tengah atau gelandang bertahan ini dalam perjalanan kariernya yang panjang sempat bergabung dengan Persib pada 2016-2017. Ia dikontrak Maung Bandung setelah karier yang sukses di banyak klub, salah satunya Arema FC
Sayangnya ketika bermain di Persib, permainannya malah meredup. Selain sering cedera, ia juga kurang dapat kepercayaan dari pelatih.
Purwaka Yudhi juga dianggap kalah bersaing dengan para bek tengah yang dikontrak Persib. Ia akhirnya kembali memperkuat Arema FC, kemudian pindah ke PSS Sleman, dan sekarang membela PSIM Yogyakarta.
(Bola.net/Fitri Apriani)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
5 Pemain yang Kariernya Meredup Setelah Pindah ke Persib
Bola Indonesia 28 Juli 2021, 21:57
-
3 Pemain Jepang yang Pernah Membela Persib Bandung
Bola Indonesia 28 Juli 2021, 18:18
-
Kata Kapten Persib Setelah PPKM Level 4 Diperpanjang
Bola Indonesia 26 Juli 2021, 21:19
-
PPKM Bikin Pelatih Persib Terkurung di Rumah
Bola Indonesia 26 Juli 2021, 18:56
LATEST UPDATE
-
Jelang Juventus vs Galatasaray, Di Gregorio Dapat Ancaman Serius Dari Juventini
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:56
-
Juventus vs Galatasaray: Tertinggal 2-5, Del Piero Ragu Bianconeri Bisa Lewati Cimbom?
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:35
-
Tempat Menonton PSG vs Monaco: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:31
-
Tempat Menonton Juventus vs Galatasaray: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:21
-
Santiago Bernabeu Membara! Real Madrid vs Benfica: Duel Hidup Mati Menuju 16 Besar UCL
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:17
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Benfica: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:12
-
Jadwal Lengkap German Open 2026 dan Link Streaming di Vidio
Bulu Tangkis 25 Februari 2026, 14:11
-
Prediksi Susunan Pemain PSG vs Monaco: Juara Bertahan Incar Tiket 16 Besar
Liga Champions 25 Februari 2026, 13:57
-
Prediksi Susunan Pemain Real Madrid vs Benfica, Los Blancos Jaga Keunggulan Tipis
Liga Champions 25 Februari 2026, 13:21
-
Prediksi Bologna vs Brann 27 Februari 2026
Liga Eropa UEFA 25 Februari 2026, 13:03
-
Prediksi Nottm Forest vs Fenerbahce 27 Februari 2026
Liga Eropa UEFA 25 Februari 2026, 13:02
-
Prediksi Celta Vigo vs PAOK 27 Februari 2026
Liga Eropa UEFA 25 Februari 2026, 13:01
LATEST EDITORIAL
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00

























KOMENTAR