
Bola.net - Persebaya Surabaya mulai meningkatkan intensitas latihan jelang laga kontra Borneo FC. Tim berjuluk Green Force tersebut berlatih dua kali dalam sehari.
Latihan tersebut dibagi menjadi pagi dan sore hari dengan intensitas yang berbeda. Namun, pada pagi hari intensitasnya cenderung lebih tinggi.
Menurut pelatih Persebaya, Wolfgang Pikal, program latihan pada pagi hari lebih ditekankan pada aspek fisik. Sedangkan sore hari lebih fokus mengasah penyelesaian akhir.
"Sore porsinya agak ringan soalnya pagi latihan sangat keras. Intensitas tinggi dan volume besar," ungkap Wolfgang Pikal, Jumat (4/10).
Dikatakan Pikal, pihaknya sengaja mengangkat fisik pemain karena jeda pertandingan relatif lama. Persebaya baru akan bertanding Jumat (11/10).
"Mumpung libur sedikit, kita coba untuk maintenance fisik, dan untuk meningkatkan fisik sedikit," lanjut Pikal.
"Cuma sekarang kesempatan, minggu depan sudah dekat dengan pertandingan sudah harus turun intensitasnya," tegasnya.
Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters
Berlaku Dua Hari
Namun, menurut mantan asisten pelatih timnas Indonesia tersebut, program latihan dua kali sehari hanya akan berlangsung selama dua hari. Yakni pada Jumat dan Sabtu.
Sedangkan mulai Senin pekan depan, program latihan akan kembali normal. Karena sudah mendekati pertandingan.
"Besok hari Sabtu dua kali latihan, hari Minggu libur. Senin, Selasa, Rabu kami kita latihan (normal)," pungkasnya.
(Bola.net/Mustopa El Abdy)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tiga Pemain Cedera, Kekuatan Persebaya Berpotensi Tergerus Lawan Borneo
Bola Indonesia 4 Oktober 2019, 20:45
-
Angkat Fisik Pemain, Persebaya Gelar Latihan Dua Kali Sehari
Bola Indonesia 4 Oktober 2019, 19:34
-
Ini Dokumen yang Mengganjal Pengesahan Pelatih Persebaya
Bola Indonesia 4 Oktober 2019, 19:31
-
Persebaya Bakal Kehilangan Banyak Pemain Kala Jamu Borneo FC
Bola Indonesia 3 Oktober 2019, 20:47
-
Laga Kontra Borneo FC Digelar pada FIFA Match Day, Begini Tanggapan Persebaya
Bola Indonesia 3 Oktober 2019, 20:09
LATEST UPDATE
-
Kesempatan Maroko Mengubah Kisah yang Dulu Berakhir dengan Air Mata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:19
-
Ketika Prancis Menemukan Cara Lain untuk Menang
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:11
-
Meksiko, Azteca, dan Pemain Ke-12
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:27
-
Meksiko dan Misi Javier Aguirre Mengubah Tekanan Menjadi Kekuatan
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:20
-
Brahim Diaz, Sentuhannya Membuat Mimpi Maroko Terasa Semakin Nyata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:04
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir 7 Juli 2026
Piala Dunia 5 Juli 2026, 17:54
-
6 Duel Ikonik Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 5 Juli 2026, 16:12
-
Tantang Norwegia, Brasil Tidak Siapkan Taktik 'Anti-Haaland'
Piala Dunia 5 Juli 2026, 15:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR