Bola.net - Sebagai bentuk kecintaannya atas Persebaya, suporter Bonek mengaku tak keder bila harus melawan PSSI. Sikap itu tertuang dalam salah satu poin aksi yang mereka sebut sebagai Tri Dharmabakti Bonek.
Menurut salah satu koordinator Bonek, Andi Kristianto, pihaknya tak segan melawan karena mereka menganggap PSSI telak melakukan aksi penghilangan paksa sejarah Persebaya. "Sebab, bagi kami, Persebaya bukan hanya klub sepakbola, tapi juga alat perjuangan," ucap Andi.
Di hadapan wartawan, Rabu (09/10) sore, Andi beserta sekitar 50 bonek melontarkan pernyataan sikap yang tertuang dalam tiga poin Tri Dharmabakti Bonek.
Pertama, Menjaga dan melindungi sejarah Persebaya. Kedua, Melawan siapapun yang berniat dan bertindak mendzolimi Persebaya, tak terkecuali PSSI. Ketiga, Selamanya akan tetap mendukung Persebaya yang terlahir pada tanggal 18 Juni 1927.
"Pada 17 Maret, PSSI mengeluarkan keputusan tidak mengakui Persebaya. Pada 2 Oktober, Persebaya tak masuk playoff IPL. Itu yang membuat kami kecewa. Sebab, Persebaya yang lahir sejak tahun 1927, ya Persebaya yang main di IPL," tegas pria yang akrab disapa Andi Peci ini.
Menurut Andi, seharusnya PSSI tahu dan sadar akan sejarah Persebaya. Apalagi dari segi usia, Persebaya lebih tua dari PSSI. "Sejarah PSSI itu lebih muda dari Persebaya," tutup Andi. [initial]
(faw/mac)
Menurut salah satu koordinator Bonek, Andi Kristianto, pihaknya tak segan melawan karena mereka menganggap PSSI telak melakukan aksi penghilangan paksa sejarah Persebaya. "Sebab, bagi kami, Persebaya bukan hanya klub sepakbola, tapi juga alat perjuangan," ucap Andi.
Di hadapan wartawan, Rabu (09/10) sore, Andi beserta sekitar 50 bonek melontarkan pernyataan sikap yang tertuang dalam tiga poin Tri Dharmabakti Bonek.
Pertama, Menjaga dan melindungi sejarah Persebaya. Kedua, Melawan siapapun yang berniat dan bertindak mendzolimi Persebaya, tak terkecuali PSSI. Ketiga, Selamanya akan tetap mendukung Persebaya yang terlahir pada tanggal 18 Juni 1927.
"Pada 17 Maret, PSSI mengeluarkan keputusan tidak mengakui Persebaya. Pada 2 Oktober, Persebaya tak masuk playoff IPL. Itu yang membuat kami kecewa. Sebab, Persebaya yang lahir sejak tahun 1927, ya Persebaya yang main di IPL," tegas pria yang akrab disapa Andi Peci ini.
Menurut Andi, seharusnya PSSI tahu dan sadar akan sejarah Persebaya. Apalagi dari segi usia, Persebaya lebih tua dari PSSI. "Sejarah PSSI itu lebih muda dari Persebaya," tutup Andi. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PSM Siap Tampil Habis-habisan di Jepara
Bola Indonesia 9 Oktober 2013, 20:34
-
Playoff IPL 16 Oktober, PSM Tunda Berangkat ke Jepara
Bola Indonesia 9 Oktober 2013, 19:58
-
Bela Persebaya, Bonek Lawan PSSI
Bola Indonesia 9 Oktober 2013, 16:26
-
Manajemen PSM Sediakan 400 Tiket Gratis Untuk Suporter PSM
Bola Indonesia 8 Oktober 2013, 20:05
-
Manajemen PSM Siapkan Reward Jika Lolos Playoff IPL
Bola Indonesia 8 Oktober 2013, 19:55
LATEST UPDATE
-
Mengebut dan Kecelakaan, SIM Jamal Musiala Dicabut!
Bundesliga 21 Mei 2026, 10:45
-
Gokil! Casemiro Tolak Banyak Tawaran Demi Inter Miami
Bola Dunia Lainnya 21 Mei 2026, 10:15
-
Marc Klok Absen di Laga Penentuan Juara Persib Bandung
Bola Indonesia 21 Mei 2026, 09:13
-
Aston Villa Juara, Pangeran William Menggila!
Liga Eropa UEFA 21 Mei 2026, 09:00
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25




















KOMENTAR