
Bola.net - Empat pemain PSS Sleman yakni Hermawan Putra Jati, Satrio Aji, Ridwan Awaludin, dan Moniega Bagus akhirnya menghadiri panggilan kedua Komisi Disiplin (Komdis) dalam sidang di kantor PSSI, Jakarta, Selasa (18/8) siang.
Sidang tersebut dipimpin Ketua Komdis, Ahmad Yulianto bersama anggota Yusuf Ibrahim dan juru bicara, Albinus Laurent. Namun pada panggilan kedua tersebut, dua pelatih Agus Yuwono dan Gunawan kembali tidak hadir.
Mereka dipanggil untuk menindaklanjuti semua temuan dan dugaan dari masyarakat tentang para pelaku match fixing serta perilaku buruk lainnya di sepakbola Indonesia yang telah beredar luas di media.
Ketua Komdis, Ahmad Yulianto mengatakan pemanggilan empat pemain PSS ini terkait keterangan mereka soal tragedi sepakbola gajah bersama forum suporter di sebuah hotel di Sleman pada 29 Juli lalu.
"Kali ini semua pemain terutama Hermawan Putra Jati yang disanksi seumur hidup sangat kooperatif dibanding saat dipanggil Komdis sebelumnya. Dulu dia hanya diam dan tidak kooperatif," kata Yulianto.
"Karena itu, keterangannya saat ini dalam laga yang berlangsung tanggal 26 Oktober 2014 lalu, kami dalami dan dibenarkan oleh tiga pemain lainnya," tambahnya.
Lebih lanjut, Yulianto menegaskan Komdis PSSI akan memanggil manajemen PSS Sleman saat laga tersebut. Masing-masing yakni Supardjiono, Rumadi, Erry Febrianto alias Ableh, Edi Broto, dan mantan pengurus PSS, Subardi pada 24 Agustus mendatang.
"Dari keterangan Hermawan kita pastikan akan memanggil nama-nama ini untuk dimintai keterangan. Untuk Agus Yuwono dia tidak bisa datang karena kendala biaya, itu akan kami carikan jalan keluar saat pemanggilan ketiga. Sedangkan untuk Gunawan, tidak memberi kabar. Nantinya bila di panggilan ketiga tidak juga hadir kita bisa saja memberikan hukuman langsung kepadanya," beber Yulianto. [initial]
(esa/pra)
Sidang tersebut dipimpin Ketua Komdis, Ahmad Yulianto bersama anggota Yusuf Ibrahim dan juru bicara, Albinus Laurent. Namun pada panggilan kedua tersebut, dua pelatih Agus Yuwono dan Gunawan kembali tidak hadir.
Mereka dipanggil untuk menindaklanjuti semua temuan dan dugaan dari masyarakat tentang para pelaku match fixing serta perilaku buruk lainnya di sepakbola Indonesia yang telah beredar luas di media.
Ketua Komdis, Ahmad Yulianto mengatakan pemanggilan empat pemain PSS ini terkait keterangan mereka soal tragedi sepakbola gajah bersama forum suporter di sebuah hotel di Sleman pada 29 Juli lalu.
"Kali ini semua pemain terutama Hermawan Putra Jati yang disanksi seumur hidup sangat kooperatif dibanding saat dipanggil Komdis sebelumnya. Dulu dia hanya diam dan tidak kooperatif," kata Yulianto.
"Karena itu, keterangannya saat ini dalam laga yang berlangsung tanggal 26 Oktober 2014 lalu, kami dalami dan dibenarkan oleh tiga pemain lainnya," tambahnya.
Lebih lanjut, Yulianto menegaskan Komdis PSSI akan memanggil manajemen PSS Sleman saat laga tersebut. Masing-masing yakni Supardjiono, Rumadi, Erry Febrianto alias Ableh, Edi Broto, dan mantan pengurus PSS, Subardi pada 24 Agustus mendatang.
"Dari keterangan Hermawan kita pastikan akan memanggil nama-nama ini untuk dimintai keterangan. Untuk Agus Yuwono dia tidak bisa datang karena kendala biaya, itu akan kami carikan jalan keluar saat pemanggilan ketiga. Sedangkan untuk Gunawan, tidak memberi kabar. Nantinya bila di panggilan ketiga tidak juga hadir kita bisa saja memberikan hukuman langsung kepadanya," beber Yulianto. [initial]
Jangan Lewatkan!
- Pelaku Sepakbola Gajah Dipanggil PSSI, Kemenpora Tak Ikut Campur
- Empat Pemain PSS Sleman Tak Penuhi Panggilan Komdis PSSI
- Temui Pelaku Sepakbola Gajah, Ini Pesan Kemenpora
- Dalami Sepakbola Gajah, Komdis PSSI Panggil Pemain PSS Sleman
- Komdis PSSI Kembali Minta Keterangan Pelaku Sepakbola Gajah
- Kesaksian Pelaku Sepakbola Gajah Ternyata Diskenariokan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PSSI Bakal Hukum Dalang Sepakbola Gajah yang Sebenarnya
Bola Indonesia 18 Agustus 2015, 19:09
-
Bongkar Sepakbola Gajah, Empat Pemain PSS Datangi Komdis PSSI
Bola Indonesia 18 Agustus 2015, 18:55
-
Berantem Mulu, Kapan Kerjanya?
Editorial 18 Agustus 2015, 14:35
-
Pelaku Sepakbola Gajah Dipanggil PSSI, Kemenpora Tak Ikut Campur
Bola Indonesia 18 Agustus 2015, 09:36
-
Menpora Imam Nahrawi Dipertahankan Jokowi, Ini Kata La Nyalla
Bola Indonesia 15 Agustus 2015, 12:40
LATEST UPDATE
-
Daftar WAGs Timnas Brasil di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Mei 2026, 06:06
-
Xabi Alonso dan Taktik yang Bisa Mengubah Wajah Chelsea
Liga Inggris 21 Mei 2026, 01:00
-
Link Live Streaming Final Liga Europa: Freiburg vs Aston Villa
Liga Eropa UEFA 21 Mei 2026, 00:20
-
AC Milan Diminta Penuhi 4 Jaminan agar Modric Bertahan
Liga Italia 20 Mei 2026, 23:22
-
Luka Modric Siap Main di Laga Terakhir AC Milan Musim Ini
Liga Italia 20 Mei 2026, 23:16
-
Rafael Leao Dianggap Tak Layak ke Piala Dunia 2026
Piala Dunia 20 Mei 2026, 23:05
-
Bisakah Juventus Datangkan Bernardo Silva Tanpa Liga Champions?
Liga Italia 20 Mei 2026, 21:58
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25























KOMENTAR