Bola.net - Logo Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) terpampang di kostum wasit turnamen Piala Presiden. Hal tersebut, membuat Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) meradang dan bakal memanggil pihak promotor.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) BOPI, Heru Nugroho, mengatakan jika langkah tersebut dilakukan karena pihaknya menilai pihak promotor telah melanggar komitmen selama menjalankan turnamen. Sebab sejak semula, pihak promotor setuju tidak akan memunculkan atribut PSSI.
"Kami akan panggil promotornya minggu-minggu ini. Kami ingin tanyakan perihal tersebut," terang Heru Nugroho.
Dilanjutkannya lagi, jika PSSI masih dibekukan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi. Sayangnya, pada pembukaan turnamen di Stadion Kapten I Wayan Dipta di Gianyar, Bali, Minggu (30/8 lalu, kostum wasit tertempel logo PSSI. Selain itu juga, pihak promotor mengundang Ketua Umum PSSI, La Nyalla Mahmud Mattalitti.
Ditegaskannya, sanksi yang diterapkan BOPI, promotor bisa di-black list. Apalagi, sebelum turnamen digelar, promotor sudah diingatkan agar tidak menggunakan atribut PSSI.
Tetapi diakuinya, belum akan mengambil tindakan tegas lantaran masih membahasnya secara internal, seraya menunggu penjelasan.
"Kami sedang diskusi di internal BOPI soal ini," imbuhnya.
Heru mengakui, pihaknya sudah menanyakan kepada promotor terkait logo PSSI yang menempel di kostum wasit tersebut. Hanya saja, BOPI kurang puas mendapat jawaban.
"Mereka (promotor) menyebutkan bahwa logo itu bukan simbol PSSI Pusat, tapi logo Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Bali. Kami sudah diskusi," tukasnya.
Sementara itu, promotor Piala Presiden, Hasani Abdul Gani meminta persoalan logo tidak dibesar-besarkan. Apalagi, jika sampai lembaganya di-black list. Baginya, logo PSSI di kostum wasit memang permintaan Asprov Bali, dan bukan PSSI Pusat. (esa/dzi)
Sekretaris Jenderal (Sekjen) BOPI, Heru Nugroho, mengatakan jika langkah tersebut dilakukan karena pihaknya menilai pihak promotor telah melanggar komitmen selama menjalankan turnamen. Sebab sejak semula, pihak promotor setuju tidak akan memunculkan atribut PSSI.
"Kami akan panggil promotornya minggu-minggu ini. Kami ingin tanyakan perihal tersebut," terang Heru Nugroho.
Dilanjutkannya lagi, jika PSSI masih dibekukan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi. Sayangnya, pada pembukaan turnamen di Stadion Kapten I Wayan Dipta di Gianyar, Bali, Minggu (30/8 lalu, kostum wasit tertempel logo PSSI. Selain itu juga, pihak promotor mengundang Ketua Umum PSSI, La Nyalla Mahmud Mattalitti.
Ditegaskannya, sanksi yang diterapkan BOPI, promotor bisa di-black list. Apalagi, sebelum turnamen digelar, promotor sudah diingatkan agar tidak menggunakan atribut PSSI.
Tetapi diakuinya, belum akan mengambil tindakan tegas lantaran masih membahasnya secara internal, seraya menunggu penjelasan.
"Kami sedang diskusi di internal BOPI soal ini," imbuhnya.
Heru mengakui, pihaknya sudah menanyakan kepada promotor terkait logo PSSI yang menempel di kostum wasit tersebut. Hanya saja, BOPI kurang puas mendapat jawaban.
"Mereka (promotor) menyebutkan bahwa logo itu bukan simbol PSSI Pusat, tapi logo Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Bali. Kami sudah diskusi," tukasnya.
Sementara itu, promotor Piala Presiden, Hasani Abdul Gani meminta persoalan logo tidak dibesar-besarkan. Apalagi, jika sampai lembaganya di-black list. Baginya, logo PSSI di kostum wasit memang permintaan Asprov Bali, dan bukan PSSI Pusat. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tegakkan Aturan, Kemenpora Tegaskan Tak Akan Otoriter dan Represif
Bola Indonesia 2 September 2015, 20:51
-
Kemenpora Tegaskan Dukung Penuh Langkah BOPI
Bola Indonesia 2 September 2015, 20:38
-
Kemenpora Apresiasi Putusan PTUN Tolak Gugatan Pengelola Persebaya United
Bola Indonesia 2 September 2015, 18:30
-
PTUN Mentahkan Gugatan Pengelola Persebaya United Pada BOPI
Bola Indonesia 2 September 2015, 18:00
-
BOPI Panggil Promotor Piala Presiden 2015
Bola Indonesia 2 September 2015, 14:30
LATEST UPDATE
-
MU Coret Julian Nagelsmann dari Kandidat Pengganti Michael Carrick
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 15:02
-
Tantang Liverpool, Chelsea Tanpa Sang Bomber Andalan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 14:47
-
Ruben Amorim Siap Tampung Bruno Fernandes di AC Milan
Liga Italia 28 Oktober 2026, 14:32
-
Xabi Alonso Tegaskan Bakal Rayakan Gol Chelsea ke Gawang Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:36
-
Manchester United Bisa Tiru Langkah Arsenal untuk Bangkit dari Keterpurukan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:06
-
Lamine Yamal Buka Suara Usai Gagal Raih Ballon d'Or 2026: Giliran Saya Akan Tiba
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 11:56
-
Joao Pedro Dipastikan Absen Lawan Liverpool, Chelsea Kehilangan Mesin Gol Andalan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:56
-
Andoni Iraola Optimistis Florian Wirtz Bisa Tampil saat Liverpool Hadapi Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:16
-
Gara-Gara Julian Alvarez, Barcelona Dijatuhi Denda oleh Federasi Sepak Bola Spanyol
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 10:36
-
Malam Memalukan Arsenal, Kalah dari Fleetwood meski Nilai Skuad Jauh Lebih Tinggi
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:56
-
Terinspirasi Grimsby yang Singkirkan Man Utd, Fleetwood Town Kini Permalukan Arsenal
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:16
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 28 Oktober 2026, 07:56
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


























KOMENTAR