Laga antara Persela kontra Singo Edan merupakan lanjutan dari kompetisi Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016. Keduanya akan berhadapan di Stadion Surajaya, Lamongan, Senin (18/7) mendatang.
"InsyaAllah optimis bisa menang. Modal utama yang saya bawa dalam pertandingan nanti yang pertama pasti doa orang tua, semangat, fokus, dan terus berusaha memberikan yang terbaik sampai akhir pertandingan," ujar Dendy saat dihubungi , Rabu (13/7).
Meski optimistis menang, namun Dendy sadar betul tidak akan mudah bagi timnya mengalahkan Cristian Gonzales dan kawan-kawan. Mengingat mereka adalah tim kuat dan kini menjadi pemuncak klasemen ISC A.
"Memang akan berat untuk memenangkan pertandingan melawan Arema. Tapi dalam dunia sepakbola tidak ada yang tidak mungkin," ungkap pesepakbola asal Lamongan ini.
Untuk menghadapi Arema, pesepakbola 19 tahun ini terus melakukan persiapan terutama kondisi fisiknya. Dendy menilai seluruh pemain Singo Edan memiliki kekuatan sama rata.
"Yang pasti jaga kondisi, latihan maksimal dan fokus memberikan yang terbaik untuk Persela pada pertandingan nanti," pungkas Dendy. (fit/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Doa Orang Tua, Modal Utama Dendy Sulistyawan Lawan Arema
Bola Indonesia 13 Juli 2016, 09:34
-
Zulvin Zamrun Waspadai Lima Pemain Arema Cronus
Bola Indonesia 13 Juli 2016, 07:07
-
Resmi: Persela vs Arema Kick Off 18 Juli
Bola Indonesia 12 Juli 2016, 14:40
-
GTS Pastikan Laga Persela dan Arema Cronus Mundur
Bola Indonesia 12 Juli 2016, 14:30
LATEST UPDATE
-
Azzedine Ounahi, Bocah Casablanca yang Kini Jadi Harapan Maroko
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:29
-
Bagaimana Didier Deschamps Mengubah Wajah Prancis
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:23
-
Portugal Kini Menatap Masa Depan
Piala Dunia 7 Juli 2026, 16:23
-
Kekuatan Belgia Memang di Atas Amerika Serikat
Piala Dunia 7 Juli 2026, 15:37
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55





















KOMENTAR