
Bola.net - - Manajemen Arema FC angkat bicara soal proses verifikasi pemain asing mereka, Robert Lima Gladiator, yang sebelumnya sempat menjadi polemik. Klub berlogo singa mengepal tersebut menegaskan bahwa pemain asal Brasil ini bakal lolos verifikasi.
Sebelumnya, sempat beredar kabar bahwa Gladiator terancam kesulitan lulus proses verifikasi. Pasalnya, pemain berusia 32 tahun ini, dalam sebuah situs pencatat statistik, disebut sempat bermain di Esportivo. Klub ini bermain di kompetisi regional dua Brasil. Padahal, dalam regulasi musim lalu, syarat pemain asal Brasil yang bisa bermain di Liga 1 minimal berlaga di kasta ketiga.
Media Officer Arema FC, Sudarmaji, menyebut bahwa ada tiga versi, yaitu: versi agen, klub, dan operator. Dalam versi agen dan klub, menurutnya, Gladiator sudah tak bermasalah sama sekali.
"Kalau verifikasi yang dilakukan oleh klub dan agen, insyaallah, tidak ada masalah," ucap Sudarmaji, Selasa (15/01).
Untuk verifikasi operator, menurut Sudarmaji, sejauh ini belum bisa diketahui hasilnya. Pasalnya, saat ini belum ada regulasi satu pun. Semua, menurutnya, masih harus menunggu setelah kongres PSSI.
"Kan tidak bisa kita mengacu pada regulasi 2018," tandasnya.
Bagaimana dengan data yang menyebut Lima sempat bermain di kasta kedua kompetisi regional Brasil? Simak argumen manajemen Arema di bawah ini.
Tak Jadikan Acuan
Sudarmaji menyebut bahwa proses verifikasi tak hanya dilakukan dengan melihat situs penyedia informasi data transfer dan statistik pemain. Menurut pria berusia 42 tahun tersebut, data di situs ini tak bisa jadi sebuah acuan.
"Mungkin, bisa jadi rujukan tapi tak bisa jadi acuan," ujarnya.
"Yang menjadi acuan adalah formula dari operator, yang mungkin melihat TMS FIFA," ia menambahkan.
Harap Spekulasi Berhenti
Lebih lanjut, Sudarmaji berharap, dengan penjelasan ini tak ada lagi spekulasi soal verifikasi pemain asing Arema, khususnya Gladiator. Ia mengaku bahwa manajemen Arema ingin melindungi pemain asing mereka tersebut agar fokus menyiapkan diri.
"Kami ingin agar pemain ini bisa konsentrasi berlatih dan fokus untuk bermain," ucap mantan wartawan ini.
"Salah satu upayanya adalah dengan memberikan kontrak," tandasnya.
Video Menarik
Berita video Cover Story tentang tradisi turnamen antar kampung, Tarkam, yang akan terus berkembang meski tanpa ada peran langsung PSSI.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ihwal Verifikasi Robert Lima Gladiator, Ini Penjelasan Arema FC
Bola Indonesia 16 Januari 2019, 00:44
-
Manajemen Arema FC Batal Laporkan Koordinator SOS Akmal Marhali Sesuai Rencana
Bola Indonesia 22 Desember 2018, 20:45
-
Besok, Manajemen Arema Bakal Laporkan Koordinator SOS ke Polisi
Bola Indonesia 21 Desember 2018, 19:00
-
Arema FC Bakal Tambah Pelatih Demi Penuhi Regulasi
Bola Indonesia 20 Desember 2018, 02:52
-
Arema FC Akui Tersinggung Pernyataan Koordinator Save Our Soccer
Bola Indonesia 19 Desember 2018, 03:45
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Juventus vs Galatasaray: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:21
-
Santiago Bernabeu Membara! Real Madrid vs Benfica: Duel Hidup Mati Menuju 16 Besar UCL
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:17
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Benfica: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:12
-
Jadwal Lengkap German Open 2026 dan Link Streaming di Vidio
Bulu Tangkis 25 Februari 2026, 14:11
-
Prediksi Susunan Pemain PSG vs Monaco: Juara Bertahan Incar Tiket 16 Besar
Liga Champions 25 Februari 2026, 13:57
-
Prediksi Susunan Pemain Real Madrid vs Benfica, Los Blancos Jaga Keunggulan Tipis
Liga Champions 25 Februari 2026, 13:21
-
Prediksi Bologna vs Brann 27 Februari 2026
Liga Eropa UEFA 25 Februari 2026, 13:03
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35



















KOMENTAR