Pada pertandingan sebelumnya, anak asuh Kas Hartadi harus mengakui keunggulan Persija Jakarta saat ditaklukkan dengan skor 3-0. Kekalahan tersebut di samping menjadi noda usai memastikan meraih mahkota pada laga sebelumnya, juga memutus rekor 23 kemenangan beruntun Laskar Wong Kito.
Kas Hartadi pun berharap anak asuhnya mampu menjaga gengsi sebagai jawara ISL musim ini dengan menampilkan permainan terbaik sekaligus meraih kemenangan saat melawan PSPS Pekanbaru.
Untuk itu, mantan pelatih Sriwijaya FC U-21 tersebut telah menyiapkan kontra strategi untuk meredam agresivitas tuan rumah. Salah satunya mewaspadai serangan balik PSPS dan mengunci dua motor serangan PSPS, Zaenal Arif dan Ali Khaddafi.
"Dengan menjaga Zaenal Arif kita bisa memutus aliran bola serangan balik lawan, sementara untuk Ali Kadaffi biarlah Ponaryo Astaman yang mengatasinya,” kata Kas Hartadi.
Sementara itu, kubu tuan rumah pun berharap mampu mengamankan tiga poin di kandang sendiri. Hanya dengan sebuah kemenangan anak asuh Mundari Karya tersebut dapat terus menjauh dari jeratan degradasi.
Namun tugas tersebut tidak akan mudah. Dituntut meraih kemenangan, PSPS tidak akan turun dengan kekuatan terbaiknya. Dedi Gusmawan dan Patrice Nzekou bakal absen karena mendapatkan hukuman. Dedi absen karena hukuman kartu merah saat PSPS mengalahkan Persisam, sementara Nzekou terkena hukuman akumulasi dua kartu kuning.
Meskipun begitu, Mundari Karya tak ingin anak asuhnya hanya bergantung pada dua pemain tersebut. Menurutnya sepakbola adalah permainan tim bukan individu.
"Sepakbola bukanlah permainan individu namun kerjasama tim lebih diutamakan. Jadi absennya seorang pemain tidak akan merusak sistem yang sudah kita siapkan. Dan kita sudah menyiapkannya," ujar Mundari Karya.
Saat ini posisi PSPS Pekanbaru tertahan di peringkat 13 klasemen sementara dengan 35 poin. Sedangkan Sriwijaya FC telah nyaman berada di peringkat teratas dan siap menjaga gengsi sebagai jawara ISL musim ini.
Perkiraan Susunan Pemain
PSPS Pekanbaru: Fauzal Mubaraq, Agus Cima, Ambrizal, Joo Khi Hwan, Ade Suhendra, April Hadi, Fajar Handika, Ali Kadaffi, Michael Orah, Zainal Arif, M. Isnaini
Sriwijaya FC: Rivki Mokodompit, Supardi, Jamie Coyne, Thiery Gatuesi, Mahyadi Pangabean, Lim Jun Sik, Ponaryo Astaman,
Firman Utina, M Ridwan, Riski Novriansyah, Keith Kayamba Gumbs (bola/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
ISL Preview: PSPS vs Sriwijaya FC, Saling Jaga Gengsi
Bola Indonesia 28 Juni 2012, 14:46
-
ISL Preview: Deltras vs Persipura, Saatnya Akhiri Kutukan
Bola Indonesia 23 Mei 2012, 08:00
-
Preview: Persebaya vs Negeri Sembilan, Adu Gengsi di Derby Melayu
Bola Indonesia 19 Mei 2012, 05:05
-
Laga Hidup Mati Demi Empat Tiket Sisa ke Polandia dan Ukraina
Editorial 15 November 2011, 17:11
-
North West Derby: Angka dan Fakta Jelang Liverpool vs United di Anfield
Editorial 15 Oktober 2011, 09:56
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Inter vs Bodo/Glimt: Jens Petter Hauge
Liga Champions 25 Februari 2026, 06:14
-
Hasil Leverkusen vs Olympiakos: Die Werkself Siap Jumpa Arsenal atau Bayern
Liga Champions 25 Februari 2026, 05:34
-
Hasil Inter vs Bodo/Glimt: Sampai di Sini Saja, Nerazzurri
Liga Champions 25 Februari 2026, 05:13
-
Man of the Match Atletico Madrid vs Club Brugge: Alexander Sorloth
Liga Champions 25 Februari 2026, 04:20
-
Barcelona Siapkan Skenario Permanen untuk Joao Cancelo: Transfer Gratis Jadi Kunci?
Liga Spanyol 25 Februari 2026, 00:56
-
Ketenangan Senne Lammens Jadi Kunci Kemenangan Man United atas Everton
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:50
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35

























KOMENTAR