
Bola.net - Persela Lamongan gagal memanfaatkan bermain di kandang sendiri setelah hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Deltras Sidoarjo di Stadion Surajaya Lamongan.
Derasnya hujan membuat permainan kedua tim tak banyak berkembang. Laskar Joko Tingkir yang lebih banyak mendapatkan peluang juga tak mampu menciptakan gol. Namun saat dua menit menjelang jeda, Deltras yang lebih banyak tertekan malah mampu unggul.
Sebuah tendangan keras berbau spekulasi dilesakkan Qischil Gandrum dari sisi kiri. Hujan sepertinya berpihak pada Deltras, bola licin itu tak mampu dtangkap dengan baik oleh kiper Khoirul Huda. Skor 1-0 menutup jalannya babak pertama ini.
Persela langsung menggebrak pertahanan Persela Lamongan begitu peluit babak kedua dibunyikan. Dua menit berjalan tendangan Gustavo Lopez hampir saja menemui sasaran, beruntung Herman Batak masih mampu mengamankan tendangan keras kapten Persela tersebut.
Tak ingin malu di depan pendukung sendiri, Persela pun melakukan perubahan di komposisi lini depan. Gherry Setya Adhi Nugraha dimasukkan oleh pelatih Miroslav Janu untuk menambah daya gedor lini depan menggantikan Rudi Widodo.
Pada menit 72 Persela sebenarnya mampu menjebol gawang Deltras Sidoarjo. Namun wasit menganulir gol tersebut karena Jimmy Suparno dinilai telah melakukan pelanggaran terhadap Herman Batak.
Tak butuh waktu lama, Mario Costas berhasil menyamakan kedudukan setelah memaksimalkan umpan Taufiq Kasrun pada menit 74.
Berhasil menyamakan kedudukan, Persela terus menggempur pertahanan Deltras Sidoarjo yang dikomandoi Purwaka Yudi. Sayang penyelesaian buruk serta solidnya pertahanan Deltras membuat sejumlah peluang tuan rumah gagal berbuah gol.
Sempat dihentikan karena asap dari flare yang dibawa oleh suporter, Persela tak mampu menambah gol di sisa waktu dan hingga peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan dibunyikan wasit, skor tetap imbang 1-1.
Dengan hasil tersebut, Persela gagal menggeser Persija Jakarta dan tetap bertahan menempati posisi kelima klasemen sementara ISL. Sedangkan Deltras tetap tak mampu beranjak dari zona degradasi.
Susunan Pemain:
Persela Lamongan (4-4-2): Khoirul Huda; Roman Golian, Park Chul Young, Taufik Kasrun, Faturrahman; Gustafo Lopez (C), Sukadana, Zaenal Arifin, Jimi Suparno; Mario Costas, Rudi Widodo
Deltras FC (4-2-3-1): Herman Batak; Dodok Anang, Purwaka, Waluyo, Wahyu Gunawan ('22 Sopandi); Stretco Mitrovic, Khoirul Mashuda; M Fakhrudin, Qischil Gandrum, James Koko Lomell; Budi Sudarsono (bola/dzi)
Derasnya hujan membuat permainan kedua tim tak banyak berkembang. Laskar Joko Tingkir yang lebih banyak mendapatkan peluang juga tak mampu menciptakan gol. Namun saat dua menit menjelang jeda, Deltras yang lebih banyak tertekan malah mampu unggul.
Sebuah tendangan keras berbau spekulasi dilesakkan Qischil Gandrum dari sisi kiri. Hujan sepertinya berpihak pada Deltras, bola licin itu tak mampu dtangkap dengan baik oleh kiper Khoirul Huda. Skor 1-0 menutup jalannya babak pertama ini.
Persela langsung menggebrak pertahanan Persela Lamongan begitu peluit babak kedua dibunyikan. Dua menit berjalan tendangan Gustavo Lopez hampir saja menemui sasaran, beruntung Herman Batak masih mampu mengamankan tendangan keras kapten Persela tersebut.
Tak ingin malu di depan pendukung sendiri, Persela pun melakukan perubahan di komposisi lini depan. Gherry Setya Adhi Nugraha dimasukkan oleh pelatih Miroslav Janu untuk menambah daya gedor lini depan menggantikan Rudi Widodo.
Pada menit 72 Persela sebenarnya mampu menjebol gawang Deltras Sidoarjo. Namun wasit menganulir gol tersebut karena Jimmy Suparno dinilai telah melakukan pelanggaran terhadap Herman Batak.
Tak butuh waktu lama, Mario Costas berhasil menyamakan kedudukan setelah memaksimalkan umpan Taufiq Kasrun pada menit 74.
Berhasil menyamakan kedudukan, Persela terus menggempur pertahanan Deltras Sidoarjo yang dikomandoi Purwaka Yudi. Sayang penyelesaian buruk serta solidnya pertahanan Deltras membuat sejumlah peluang tuan rumah gagal berbuah gol.
Sempat dihentikan karena asap dari flare yang dibawa oleh suporter, Persela tak mampu menambah gol di sisa waktu dan hingga peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan dibunyikan wasit, skor tetap imbang 1-1.
Dengan hasil tersebut, Persela gagal menggeser Persija Jakarta dan tetap bertahan menempati posisi kelima klasemen sementara ISL. Sedangkan Deltras tetap tak mampu beranjak dari zona degradasi.
Susunan Pemain:
Persela Lamongan (4-4-2): Khoirul Huda; Roman Golian, Park Chul Young, Taufik Kasrun, Faturrahman; Gustafo Lopez (C), Sukadana, Zaenal Arifin, Jimi Suparno; Mario Costas, Rudi Widodo
Deltras FC (4-2-3-1): Herman Batak; Dodok Anang, Purwaka, Waluyo, Wahyu Gunawan ('22 Sopandi); Stretco Mitrovic, Khoirul Mashuda; M Fakhrudin, Qischil Gandrum, James Koko Lomell; Budi Sudarsono (bola/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
ISL Review: Arema Benamkan Persidafon di Kanjuruhan
Bola Indonesia 31 Mei 2012, 19:45
-
ISL Review: Persela Lamongan Tertahan di Surajaya
Bola Indonesia 31 Mei 2012, 17:46
-
HT Review: Kejutan, Deltras Sementara Ungguli Persela
Bola Indonesia 31 Mei 2012, 16:27
-
HT Review: Persija vs Persib, Masih Tanpa Gol
Bola Indonesia 27 Mei 2012, 17:02
-
ISL Review: Persiba Pecundangi Persisam Samarinda
Bola Indonesia 24 Mei 2012, 17:45
LATEST UPDATE
-
Mengapa Lautaro Martinez Tidak Mendapatkan Kartu Kuning Kedua?
Piala Dunia 13 Juli 2026, 00:53
-
Kilas Balik Semifinal Piala Dunia: Kisah-kisah Unik yang Sulit Dilupakan
Piala Dunia 12 Juli 2026, 23:32
-
Ini Adalah DNA Argentina
Piala Dunia 12 Juli 2026, 22:56
-
Ditekuk Inggris, Ayah Erling Haaland Klaim Norwegia Dicurangi Wasit
Piala Dunia 12 Juli 2026, 21:55
-
Argentina di Jalur Juara Dunia: Kekuatan, Celah, dan Peluang Meraih Gelar
Piala Dunia 12 Juli 2026, 20:41
-
Kartu Merah Breel Embolo Saat Lawan Argentina, VAR Dinilai Melewati Batas
Piala Dunia 12 Juli 2026, 20:04
-
Alasan Sebenarnya Declan Rice Diganti Saat Jeda
Piala Dunia 12 Juli 2026, 19:26
-
Erling Haaland dan Piala Dunia yang Mengubah Dirinya
Piala Dunia 12 Juli 2026, 16:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR