Bola.net - Tidak lagi bersama Persipura Jayapura, Jacksen Ferreira Tiago, punya kesibukan baru. Yakni, menangani pemain sekolah sepak bola (SSB) U-12 yang turun di Arena SC Corinthias Paulista, Brasil, 14-16 November.
Sosok asal Brasil tersebut, sudah tidak mendampingi Mutiara Hitam- julukan Persipura- sejak pertengahan babak delapan besar kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim ini. Meski demikian, Boaz Solossa dan kawan-kawan tetap lolos ke final.
"Saat ini, saya fokus menangani anak-anak ini. Mereka akan bersaing dengan pemain-pemain dari 32 negara lainnya. Untuk masalah lain, kita bicarakan nanti," terang Jacksen.
"Karena itu, kita bicara anak-anak ini saja. Mereka merupakan aset sepak bola Indonesia. Makanya harus saya dukung penuh meski saya bukan asli Indonesia," imbuhnya.
Selama menangani tim tersebut di Batu, Jawa Timur, Jacksen mengaku dibantu rekannya asal Brasil yang juga mantan pemain Arema Malang, Claudio de Jesus.
"Kami ingin ada transfer ilmu. Makanya saya melibatkan pelatih lokal. Kami ingin setelah kejuaraan ini, pelatih mampu mengaplikasikan ilmunya untuk pengembangan sepak bola," pungkasnya. (esa/dzi)
Sosok asal Brasil tersebut, sudah tidak mendampingi Mutiara Hitam- julukan Persipura- sejak pertengahan babak delapan besar kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim ini. Meski demikian, Boaz Solossa dan kawan-kawan tetap lolos ke final.
"Saat ini, saya fokus menangani anak-anak ini. Mereka akan bersaing dengan pemain-pemain dari 32 negara lainnya. Untuk masalah lain, kita bicarakan nanti," terang Jacksen.
"Karena itu, kita bicara anak-anak ini saja. Mereka merupakan aset sepak bola Indonesia. Makanya harus saya dukung penuh meski saya bukan asli Indonesia," imbuhnya.
Selama menangani tim tersebut di Batu, Jawa Timur, Jacksen mengaku dibantu rekannya asal Brasil yang juga mantan pemain Arema Malang, Claudio de Jesus.
"Kami ingin ada transfer ilmu. Makanya saya melibatkan pelatih lokal. Kami ingin setelah kejuaraan ini, pelatih mampu mengaplikasikan ilmunya untuk pengembangan sepak bola," pungkasnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bendol Enggan Beberkan 'Pendamping' di Sriwijaya FC
Bola Indonesia 5 November 2014, 23:17
-
Semen Padang Kembali Pinang Vendry Mofu
Bola Indonesia 5 November 2014, 20:41
-
Panpel Final ISL Akui Telah Koordinasi Dengan Kepolisian
Bola Indonesia 5 November 2014, 20:13
-
Jacksen Tiago Fokus Tangani SSB U-12
Bola Indonesia 5 November 2014, 20:06
-
Ini Alasan Mengapa Persebaya Tak Bisa Hukum Lestusen
Bola Indonesia 5 November 2014, 19:52
LATEST UPDATE
-
Mesir Itu Tentang Chemistry dan Mentalitas, Bukan Cuma Mohamed Salah
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:31
-
Kesempatan Maroko Mengubah Kisah yang Dulu Berakhir dengan Air Mata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:19
-
Ketika Prancis Menemukan Cara Lain untuk Menang
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:11
-
Meksiko, Azteca, dan Pemain Ke-12
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:27
-
Meksiko dan Misi Javier Aguirre Mengubah Tekanan Menjadi Kekuatan
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:20
-
Brahim Diaz, Sentuhannya Membuat Mimpi Maroko Terasa Semakin Nyata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:04
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir 7 Juli 2026
Piala Dunia 5 Juli 2026, 17:54
-
6 Duel Ikonik Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 5 Juli 2026, 16:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR