
Bola.net - Dunia sepakbola Nasional semakin suram. Hiburan rakyat bernama sepakbola yang seharusnya dibangun dengan jiwa sportifitas dan membangkitkan nasionalisme justru memakan korban jiwa 3 suporter.
Tragedi tersebut memicu sebuah wacana yang berisi desakan untuk moratorium dan rekonsiliasi agar tidak ada lagi korban jatuh.
Namun menurut anggota komisi X DPR RI dari fraksi Hanura, Jamal Aziz menyatakan tidak perlu adanya rekonsiliasi dan moratorium terkait ISL dan ILP.
"Kalau moratorium atau rekonsiliasi itu dasarnya apa. Biarlah ini mengalir saja," tegas Jamal, Selasa, (29/5).
"Biarkan saja ini mengalir, tunggu saja. Nanti tanggal 15 Juni bulan mendatang bakal ada keputusan dari lembaga persepakbolaan dunia (FIFA) terkait dengan nasib sepak bola di Indonesia," tambahnya.
Politisi Hanura ini juga menegaskan bahwa sepak bola di Indonesia biarlah berjalan secara alami. Baik kompetisi ISL maupun IPL biarlah mengalir.
"Biarkan saja seperti ini dulu, biar seperti judul lagu, mau dibawa kemana..," kata Jamal sembari tertawa.
"Tunggu tanggal 15 Juni," tandasnya.
Seperti diketahui, tiga orang tewas dikeroyok setelah menyaksikan pertandingan sepakbola Persija Jakarta vs Persib Bandung, Minggu (27/5). Salah seorang korban diketahui bernama Nazuardi (27), warga Jalan Sukabumi, RT 08 RW 03, Menteng, Jakarta Pusat. (mdk/dzi)
Tragedi tersebut memicu sebuah wacana yang berisi desakan untuk moratorium dan rekonsiliasi agar tidak ada lagi korban jatuh.
Namun menurut anggota komisi X DPR RI dari fraksi Hanura, Jamal Aziz menyatakan tidak perlu adanya rekonsiliasi dan moratorium terkait ISL dan ILP.
"Kalau moratorium atau rekonsiliasi itu dasarnya apa. Biarlah ini mengalir saja," tegas Jamal, Selasa, (29/5).
"Biarkan saja ini mengalir, tunggu saja. Nanti tanggal 15 Juni bulan mendatang bakal ada keputusan dari lembaga persepakbolaan dunia (FIFA) terkait dengan nasib sepak bola di Indonesia," tambahnya.
Politisi Hanura ini juga menegaskan bahwa sepak bola di Indonesia biarlah berjalan secara alami. Baik kompetisi ISL maupun IPL biarlah mengalir.
"Biarkan saja seperti ini dulu, biar seperti judul lagu, mau dibawa kemana..," kata Jamal sembari tertawa.
"Tunggu tanggal 15 Juni," tandasnya.
Seperti diketahui, tiga orang tewas dikeroyok setelah menyaksikan pertandingan sepakbola Persija Jakarta vs Persib Bandung, Minggu (27/5). Salah seorang korban diketahui bernama Nazuardi (27), warga Jalan Sukabumi, RT 08 RW 03, Menteng, Jakarta Pusat. (mdk/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Viking Persib: Jangan Lagi Ada Korban
Bola Indonesia 29 Mei 2012, 19:29
-
Jamal Aziz: Biarlah ISL dan IPL Mengalir Secara Alami
Bola Indonesia 29 Mei 2012, 18:30
-
Jakmania Bantah Lakukan Sweeping Bobotoh
Bola Indonesia 29 Mei 2012, 16:45
-
Maman Abdulrahman Prihatin Dengan Kerusuhan Suporter
Bola Indonesia 29 Mei 2012, 16:25
-
Kapolri Janji Usut Tuntas Kasus Tewasnya Tiga Suporter
Bola Indonesia 29 Mei 2012, 15:45
LATEST UPDATE
-
West Ham Siap Jual Bintangnya ke MU, Tapi...
Liga Inggris 21 Mei 2026, 19:00
-
Sandro Tonali Gabung MU? Kayaknya Enggak Deh!
Liga Inggris 21 Mei 2026, 18:30
-
Titah Hansi Flick ke Barcelona: Permanenkan Marcus Rashford Segera!
Liga Spanyol 21 Mei 2026, 18:00
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 21 Mei 2026, 17:57
-
Tanpa Liga Champions, Juventus Terancam Gagal Dapatkan Bernardo Silva
Liga Italia 21 Mei 2026, 17:30
-
Manchester United Kibarkan Bendera Putih untuk Elliot Anderson?
Liga Inggris 21 Mei 2026, 17:30
-
Kabar Baik MU? Trabzonspor Tidak Ingin Berpisah dengan Andre Onana
Liga Inggris 21 Mei 2026, 17:00
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25






















KOMENTAR