Dalam rilis yang diterima Bola.net, Sabtu (23/02), Komite Eksekutif PSSI -yang diwakili Sihar Sitorus dan Bob Hippy- menyebut bahwa kunjungan La Nyalla Mattalitti, Erwin Dwi Budiawan, Roberto Rouw dan Tonny Apriliani tak lebih dari kegiatan seremonial. Pasalnya banyak komitmen yang harus dilakukan/dinyatakan oleh keempat Exco terhukum tersebut sebelum kembali, berkaitan dengan status aktifitas sepakbola mereka di luar PSSI.
Karena itulah, Exco PSSI beranggapan bahwa La Nyalla cs tidak berhak untuk berbicara mengenai urusan internal PSSI pada saat ini, khususnya pernyataan La Nyalla Mataliti dalam konferensi press usai bertemu Ketua Umum di kantor PSSI, tentang pemecatan Sekjen.
"Tentunya PSSI menunggu pernyataan ke-4 Exco terhukum yang lebih bermakna seperti poin-poin lainnya yang telah diputuskan dalam Road Map PSSI kepada FIFA di Tokyo, KLB Palangkaraya, dan surat terkini dari FIFA kepada Pemerintah," tulis Exco PSSI dalam rilis ini.
Berikut selengkapnya Press Release Komite Eksekutif PSSI.
Press Release Komite Eksekutif PSSI
Mencermati ramainya pemberitaan massa, cetak dan elektronik terkait kejadian hari Jumat 22 Februari 2013, yang menyatakan bahwa Empat Exco terhukum datang ke PSSI dan menggelar konferensi pers dengan ditemani Ketua Umum PSSI, maka atas nama Komite Eksekutif, Sihar Sitorus dan Bob Hippy menyampaikan hal-hal sebagai berikut :
1.Bahwa kedatangan empat Exco terhukum ke kantor PSSI adalah kunjungan "tamu dadakan".
2.Bahwa kedatangan empat Exco terhukum tersebut, bersifat seremonial, tidak ada substansinya, karena banyak komitmen yang harus dilakukan/dinyatakan oleh keempat Exco terhukum tersebut sebelum kembali, berkaitan dengan status aktivitas sepakbola mereka di luar PSSI.
3.Empat Exco terhukum tersebut tidak pada posisi dan tidak memiliki kapasitas untuk berbicara mengenai urusan internal PSSI pada saat ini, khususnya pernyataan La Nyalla Mataliti dalam konferensi press usai bertemu Ketua Umum di kantor PSSI, tentang pemecatan Sekjen. Tentunya PSSI menunggu pernyataan ke-4 Exco terhukum yang lebih bermakna seperti poin-poin lainnya yang telah diputuskan dalam Road Map PSSI kepada FIFA di Tokyo, KLB Palangkaraya, dan surat terkini dari FIFA kepada Pemerintah.
4.Rapat Exco Jumat 22 Februari 2013, PSSI telah memutuskan bahwa timnas berada di bawah Komite Ad Hoc Badan Timnas. Pernyataan yang mengusulkan seseorang sebagai wakil ketua BTN adalah suatu pernyataan di luar konteks kehadiran mereka di kantor PS
5. Terkait peran Pemerintah, PSSI menghargai upaya Menpora dalam memberikan lingkungan yang kondusif guna tercapainya poin-poin yang diputuskan dalam Kongres Palangkaraya yang diulangi kembali dalam surat FIFA terkini. PSSI perlu mengingatkan bahwa implemantasi butir-butir keputusan KLB Palangkaraya adalah satu kesatuan yang tidak terpisahkan.
6.PSSI tetap pada komitmen untuk merangkul semua pihak dengan berpegangan pada Statuta PSSI dan FIFA dan UU SKN No. 3 tahun 2005.
7.Rapat Exco yang diperintahkan Ketua Umum, Jumat 22 Februari 2013, telah menghasilkan keputusan antara lain :
a. Terkait persiapan Kongres : FIFA /AFC telah memberi petunjuk bahwa kongres tanggal 17 Maret 2013 adalah KONGRES LUAR BIASA dengan peserta kongres luar biasa Solo, dan yang diundang adalah lembaga/institusi anggota PSSI, dengan agenda ; penyatuan Liga,revisi statuta dan kembalinya keempat Exco .
b. Terkait Persiapan Timnas : SK BTN yang ditandatangani Ketua Umum tertanggal 11 Januari 2013, disepakati untuk diperbaiki karena belum ada keputusan Exco ( sesuai statuta PSSI Pasal 1 ayat 6 tentang Badan Pengelola Tim Nasional) dan memperbaiki landasan hukumnya. Perbaikan yang dimaksud adalah, pembatalan SK tersebut, dan membuat SK baru dengan nama Komite Ad Hoc Badan Timnas dan diketuai oleh Sdr Isran Noor. Staff teknis di bawah Ketua Komite Ad-hoc ditentukan oleh Exco (Statuta Pasal 37 huruf j).
Demikian press release ini disampaikan.
Jakarta, 23 Februari 2013.
Sihar Sitorus
Bob Hippy (den/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kedatangan La Nyalla cs ke PSSI Dianggap Sekadar Bertamu
Bola Indonesia 23 Februari 2013, 17:35
-
Bola Indonesia 23 Februari 2013, 10:45

-
Bob Hippy Pertanyakan Alasan Tuntutan Pemecatan Sekjen PSSI
Bola Indonesia 23 Februari 2013, 10:39
-
Kembalinya La Nyalla Ditanggapi Dingin Anggota Exco PSSI
Bola Indonesia 23 Februari 2013, 10:06
-
Mental Jadi Fokus Pembenahan Luis Blanco
Tim Nasional 22 Februari 2013, 18:57
LATEST UPDATE
-
Prediksi Milan vs Genoa 9 Januari 2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 02:45
-
Prediksi Atletico Madrid vs Real Madrid 9 Januari 2026
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 02:00
-
Tempat Menonton Man City vs Brighton: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 01:09
-
Prediksi PSG vs Marseille 9 Januari 2026
Liga Eropa Lain 8 Januari 2026, 01:00
-
Tempat Menonton Fulham vs Chelsea: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 00:35
-
BRI Super League: Persebaya Menggebrak dengan Pelatih dan 2 Pemain Asing Baru
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 21:57
-
Rodrygo Naik Level: Dari Cadangan Jadi Andalan Baru Real Madrid
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 21:34
-
AC Milan Pilih Jadi Penonton Persaingan Scudetto Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 20:48
-
Tiket Early Bird KLBB 2026 Ludes Secepat Kilat, Habis Tak Sampai Satu Jam
Lain Lain 7 Januari 2026, 20:38
-
Live Streaming Parma vs Inter - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 7 Januari 2026, 19:45
-
Ole Gunnar Solskjaer Muncul di Cheshire, Segera Kembali ke Manchester United?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 19:42
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58


























KOMENTAR