Bola.net - PSSI menegaskan bahwa pihak menjalin kerjasama dengan pihak News Corp adalah otoritas tertinggi sepakbola Indonesia tersebut. Penegasan ini untuk meluruskan adanya anggapan bahwa News Corp menjalin kerjasama dengan PT. Liga Prima Indonesia Sportindo, operator kompetisi di bawah PSSI.
Menurut Deputi Sekretaris Jenderal PSSI Bidang Kompetisi, Saleh Ismail Mukadar, kerjasama pengelolaan hak komersial dari kompetisi terjadi antara PSSI dan News Corp. Jadi, sambungnya, siapapun yang menjadi operator kompetisi, tidak akan ada masalah dengan perjanjian.
"Kerjasama ini antara News Corp dan PSSI. Tak akan ada masalah dengan siapapun operator kompetisinya," ujar Saleh, pada Bola.net, Senin (21/01).
Sebelumnya, sempat beredar kabar bahwa pihak yang menjalin kerjasama dengan News Corp adalah PT. Liga Prima Indonesia Sportindo (PT. LPIS). Kabar ini memantik kekhawatiran bahwa perjanjian ini akan bermasalah di tahun 2014, kala dua liga dijadwalkan melebur dan operator kompetisi resmi di bawah PSSI masih belum pasti PT. LPIS.
Sementara itu, pernyataan senada juga datang dari Widjajanto. CEO PT. LPIS ini juga menegaskan bahwa News Corp terpilih dalam proses lelang yang diadakan oleh PSSI. Proses lelang ini dilakukan oleh panitia yang diketuai Bendahara PSSI, Zulkifli Nurdin.
"Mungkin, karena presentasi dari para peserta lelang tadi dikantor PT. LPIS, jadi ada anggapan seperti itu," ungkap Widja. (den/mac)
Menurut Deputi Sekretaris Jenderal PSSI Bidang Kompetisi, Saleh Ismail Mukadar, kerjasama pengelolaan hak komersial dari kompetisi terjadi antara PSSI dan News Corp. Jadi, sambungnya, siapapun yang menjadi operator kompetisi, tidak akan ada masalah dengan perjanjian.
"Kerjasama ini antara News Corp dan PSSI. Tak akan ada masalah dengan siapapun operator kompetisinya," ujar Saleh, pada Bola.net, Senin (21/01).
Sebelumnya, sempat beredar kabar bahwa pihak yang menjalin kerjasama dengan News Corp adalah PT. Liga Prima Indonesia Sportindo (PT. LPIS). Kabar ini memantik kekhawatiran bahwa perjanjian ini akan bermasalah di tahun 2014, kala dua liga dijadwalkan melebur dan operator kompetisi resmi di bawah PSSI masih belum pasti PT. LPIS.
Sementara itu, pernyataan senada juga datang dari Widjajanto. CEO PT. LPIS ini juga menegaskan bahwa News Corp terpilih dalam proses lelang yang diadakan oleh PSSI. Proses lelang ini dilakukan oleh panitia yang diketuai Bendahara PSSI, Zulkifli Nurdin.
"Mungkin, karena presentasi dari para peserta lelang tadi dikantor PT. LPIS, jadi ada anggapan seperti itu," ungkap Widja. (den/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kerjasama News Corp Dengan PSSI, Bukan LPIS
Bola Indonesia 21 Januari 2013, 15:54
-
Saleh Mukadar: BOPI Sudah Offside!
Bola Indonesia 19 Januari 2013, 23:31
-
PSSI: Ketua BOPI Asal Komentar
Bola Indonesia 19 Januari 2013, 22:32
-
Kembali ke PSSI, La Nyalla cs Tak Perlu Lagi Minta Maaf
Bola Indonesia 18 Januari 2013, 20:45
-
Sikapi Dualisme PSIS, PSSI Berpatokan Legalitas
Bola Indonesia 18 Januari 2013, 10:45
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Brasil vs Norwegia di Piala Dunia 2026, 6 Juli 2026
Piala Dunia 6 Juli 2026, 02:00
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Brasil vs Norwegia
Piala Dunia 6 Juli 2026, 00:06
-
Amerika Serikat, Hari Kemerdekaan, dan Misi Menaklukkan Belgia
Piala Dunia 5 Juli 2026, 23:53
-
Spanyol, Portugal, dan Rivalitas yang Selalu Membakar Semangat
Piala Dunia 5 Juli 2026, 22:55
-
Aroma Revolusi di Lini Belakang Real Madrid Bersama Jose Mourinho
Liga Spanyol 5 Juli 2026, 22:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR