Bola.net - Pelatih PSIS Semarang, Dragan Djukanovic mengaku khawatir dengan kondisi pemainnya. Sebab, kompetisi Shopee Liga 1 2020 dihentikan dalam jangka waktu yang cukup lama.
Dragan khawatir, karena dia tidak bisa memantau langsung perkembangan pemain. Tetapi, dia berharap anak asuhnya tetap profesional menjalankan tugas.
”Tentu saya khawatir. Kami mengirimkan program kepada pemain, tapi tidak ada yang bisa mengontrolnya saat ini, apakah mereka melakukannya atau tidak,” katanya kepada Bola.net, Senin (6/4/2020).
”Tapi tergantung pemain. Saya harap mereka profesional dan mereka memahami situasi,” imbuh arsitek asal Serbia tersebut.
Kompetisi dihentikan oleh PSSI hingga tanggal 29 Mei 2020 sesuai dengan masa darurat nasional. Artinya, jika situasi kembali normal, kemungkinan tim baru bisa berkumpul pada Bulan Juni.
Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters.
Perbedaan Intensitas Latihan
Dragan sebenarnya meminta pemain untuk mengirim laporan dalam bentuk video. Tetapi, dia tetap khawatir karena individual training berbeda dengan latihan bersama.
”Sebagian besar dari mereka mengirim video, tetapi tetap saja tidak sama ketika kami berlatih bersama dan seperti ini,” jelas Dragan.
Menurut mantan arsitek Borneo FC tersebut, individual training tujuannya hanya untuk menjaga kondisi. Sedangkan latihan bersama tim lebih serius dan intensitasnya lebih tinggi.
”Latihan tim dan individu memiliki perbedaan yang besar,” tegas pelatih 50 tahun tersebut.
(Bola.net/Mustopa El Abdy)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Serbia Lockdown, Pelatih PSIS Tunda Rencana Pulang Kampung
Bola Indonesia 6 April 2020, 19:14
-
Libur Panjang, Dragan Khawatir dengan Kondisi Pemain PSIS
Bola Indonesia 6 April 2020, 17:43
-
Pilar-pilar Penting PSIS Semarang di Era Liga Indonesia
Bola Indonesia 6 April 2020, 09:14
-
CEO PSIS Semarang Tanggapi Protes APPI pada PSSI
Bola Indonesia 3 April 2020, 11:47
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bologna vs Brann 27 Februari 2026
Liga Eropa UEFA 25 Februari 2026, 13:03
-
Prediksi Nottm Forest vs Fenerbahce 27 Februari 2026
Liga Eropa UEFA 25 Februari 2026, 13:02
-
Prediksi Celta Vigo vs PAOK 27 Februari 2026
Liga Eropa UEFA 25 Februari 2026, 13:01
-
Prediksi BRI Super League: Borneo FC vs Arema 26 Februari 2026
Bola Indonesia 25 Februari 2026, 12:46
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Dewa United 26 Februari 2026
Bola Indonesia 25 Februari 2026, 12:09
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Madura United 26 Februari 2026
Bola Indonesia 25 Februari 2026, 12:03
-
Bodo/Glimt Singkirkan Inter Milan, Salah Satu Kejutan Terbesar Liga Champions
Liga Champions 25 Februari 2026, 11:43
-
Bodo/Glimt Cetak Rekor, Inter Milan Alami Eliminasi Bersejarah
Liga Champions 25 Februari 2026, 11:28
-
Strategi Transfer Real Madrid: Antara Kesuksesan Besar dan Risiko Kegagalan
Liga Champions 25 Februari 2026, 11:24
-
Juventus Hadapi Misi Sulit Lawan Galatasaray, Spalletti Minta Doa Restu Juventini!
Liga Champions 25 Februari 2026, 10:58
-
Main di Kandang, Juventus Pede Bisa Comeback Lawan Galatasaray
Liga Champions 25 Februari 2026, 10:29
-
Real Madrid vs Benfica, Sebuah Partai 'Final' untuk Los Blancos
Liga Champions 25 Februari 2026, 10:13
-
Menang 1-0 di Kandang Benfica, Real Madrid Belum Aman ke 16 Besar Liga Champions!
Liga Champions 25 Februari 2026, 10:02
-
Kylian Mbappe Bakal Absen Lawan Benfica, Ada Apa Gerangan?
Liga Champions 25 Februari 2026, 09:48
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35


























KOMENTAR