
Bola.net - Penjaga gawang Persela Lamongan, Dwi Kuswanto berpamitan kepada pelatih, ofisial, manajemen dan suporter. Itu terjadi setelah negosiasi dengan tim berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut menemui jalan buntu.
Dwi Kuswanto membenarkan bahwa dirinya pamit kepada tim melalui akun Instagram pribadinya. Dia harus meninggalkan Persela karena tidak ada titik temu terkait nilai kontrak dengan manajemen.
"Sudah jelas yang saya sampaikan di IG itu, belum ada titik temu dengan manajemen," ungkap Dwi Kuswanto ketika dihubungi Bola.net, Rabu (22/1/2020).
Dikatakan mantan penjaga gawang Arema FC tersebut, dirinya mengajukan kenaikan nilai kontrak tidak sampai 30 persen dari musim lalu. Tetapi, keinginannya tidak dikabulkan oleh manajemen.
"Saya minta kenaikan kontrak, sudah diniakin, tapi kenaikannya belum sampai titik temu yang saya harapkan," Dwi Kus menambahkan.
Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters.
Sesalkan Keputusan Manajemen
Lebih lanjut, Dwi Kus sebenarnya cukup menyesalkan keputusan dari manajemen. Karena bagaimana pun dia ingin bertahan, dan kenaikan yang diajukan juga dalam batas yang wajar.
"Yang saya sesalkan kok sampai tidak ada kesepakatan. Yang saya tawarkan gak seberapa," imbuh penjaga gawang kelahiran Sidoarjo itu.
"Saya tahu lah budgetnya, enggak mungkin minta melebihi batas, tetapi manajemen kayaknya kelebihan batas," tegasnya.
(Bola.net/Mustopa El Abdy)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gelandang Asal Belanda Ikut Latihan Persela Lamongan
Bola Indonesia 22 Januari 2020, 20:23
-
Berpisah dengan Persela, Dwi Kuswanto Diminati Empat Klub
Bola Indonesia 22 Januari 2020, 18:17
-
Negosiasi Buntu, Penjaga Gawang Persela Pamit
Bola Indonesia 22 Januari 2020, 17:57
-
Hambali Tolib Resmi Bergabung dengan Persebaya Melalui Mekanisme Transfer
Bola Indonesia 22 Januari 2020, 14:37
-
Ikut Latihan, Alfonsius Kelvan Selangkah Lagi Berseragam Persela
Bola Indonesia 21 Januari 2020, 17:29
LATEST UPDATE
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 12:58
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Race 1 Seri Australia di Phillip Island
Otomotif 21 Februari 2026, 12:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09























KOMENTAR