Bola.net - Mundurnya kick off Liga 1 2019 medapatkan reaksi beragam dari para kontestan. Ada beberapa tim yang mengeluh, namun sebagian yang lain justru menyambut positif penundaan jadwal tersebut.
Satu diantara tim yang tidak keberatan dengan mundurnya kick off Liga 1 adalah Persela Lamongan. Tim berjuluk Laskar Joko Tingkir ini mengambil sisi positif dari penudaan tersebut.
"Bagi Persela, kita ambil positifnya aja karena penundaan ini saya kira sudah menjadi keputusan bersama," kata Manajer Persela, Edy Yunan Achmadi kepada Bola.net.
Kompetisi Liga 1 2019 sedianya akan bergulir pada 8 Mei, namun karena alasan komersial, jadwal kick off mundur sepekan menjadi 15 Mei. Keputusan tersebut sudah melalui persetujuan 18 klub.
"Kalau bicara plus minusnya tetap ada, semuanya tetap ada risikonya, tetapi kita ambil hikmahnya aja," lanjut Yunan.
Apa dampak positif mundurnya kick off bagi Persela? Scroll ke bawah ya Bolaneters
Tambahan Waktu
Bagi Persela, perubahan sepak mula kompetisi membuat tim bisa punya waktu tambahan untuk mematangkan persiapan. Termasuk melengkapi kouta pemain asing.
"Kita lebih ada waktu lagi karena kuota pemain belum dipenuhi, sambil jalan kita mendapatkan pemain yang dibutuhkan untuk masuk skema tim pelatih," tambah Yunan.
Persela memang membutuhkan tambahan gelandang asing setelah mencoret pemain asal Argentina, Jose Sardon. Sementara, dua slot lainnya sudah terisi.
"Kita tekankan kepada tim pelatih untuk benar-benar selektif untuk mendapatkan satu pemain yang memang benar-benar sesuai kebutuhan tim pelatih," tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kontrak Anis Nabar cs, Persela Masih Butuh Striker Lokal
Bola Indonesia 27 April 2019, 02:52
-
Persela Ambil Sisi Positif Mundurnya Kick Off Liga 1
Bola Indonesia 27 April 2019, 01:35
-
Gerak Cepat, Persela Kontrak Dua Legiun Asingnya
Bola Indonesia 26 April 2019, 22:59
-
Puasa Ramadan, Persela Upayakan Kebugaran Pemain Tetap Terjaga
Bola Indonesia 24 April 2019, 09:39
-
Persela Optimistis Alex Goncalves dan Mawouna Amivor Cepat Beradaptasi
Bola Indonesia 24 April 2019, 01:35
LATEST UPDATE
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR