
Bola.net - Persepar Palangkaraya tak ingin tiket ke kompetisi level teratas, yang sudah mereka genggam, lenyap begitu saja.
Mereka terus berusaha mempersiapkan segala sesuatu agar langkah mereka musim depan lancar, termasuk mengantisipasi skenario kocok ulang.
Menurut Media Officer Persepar, Sigit Wido, saat ini mereka sedang berusaha memenuhi kriteria klub profesional, seperti yang disyaratkan AFC untuk peserta kompetisi level teratas.
"Sekarang, kami sedang berusaha memenuhi kriteria-kriteria yang disyaratkan AFC. Semua instrumen kami coba benahi," ungkap Sigit pada Bola.net. "Semoga, apabila memang akan ada kocok ulang, kami telah memenuhi semua kriteria."
Salah satu kriteria yang saat ini coba dipenuhi oleh Persepar, menurut pria berdarah Jawa-Dayak ini, adalah infrastruktur. Persepar melakukan perbaikan dan pembangunan kandang mereka, Stadion Tuah Pahoe, agar sesuai untuk kandang peserta kompetisi level tertinggi.
"Saat ini, rehab stadion sudah dimulai. Semoga saja sesuai tepat waktu," dia berharap.
Kondisi Stadion Tuah Pahoe, bisa dikatakan merupakan setitik noda dalam cemerlangnya prestasi Persepar musim ini.
Fasilitas-fasilitas yang dimiliki stadion berkapasitas 7 ribu penonton ini bisa dikatakan kurang layak. Apalagi, musim depan, Laskar Isen Mulang -julukan Persepar- berhak untuk tampil di kompetisi level teratas. (den/gia)
Mereka terus berusaha mempersiapkan segala sesuatu agar langkah mereka musim depan lancar, termasuk mengantisipasi skenario kocok ulang.
Menurut Media Officer Persepar, Sigit Wido, saat ini mereka sedang berusaha memenuhi kriteria klub profesional, seperti yang disyaratkan AFC untuk peserta kompetisi level teratas.
"Sekarang, kami sedang berusaha memenuhi kriteria-kriteria yang disyaratkan AFC. Semua instrumen kami coba benahi," ungkap Sigit pada Bola.net. "Semoga, apabila memang akan ada kocok ulang, kami telah memenuhi semua kriteria."
Salah satu kriteria yang saat ini coba dipenuhi oleh Persepar, menurut pria berdarah Jawa-Dayak ini, adalah infrastruktur. Persepar melakukan perbaikan dan pembangunan kandang mereka, Stadion Tuah Pahoe, agar sesuai untuk kandang peserta kompetisi level tertinggi.
"Saat ini, rehab stadion sudah dimulai. Semoga saja sesuai tepat waktu," dia berharap.
Kondisi Stadion Tuah Pahoe, bisa dikatakan merupakan setitik noda dalam cemerlangnya prestasi Persepar musim ini.
Fasilitas-fasilitas yang dimiliki stadion berkapasitas 7 ribu penonton ini bisa dikatakan kurang layak. Apalagi, musim depan, Laskar Isen Mulang -julukan Persepar- berhak untuk tampil di kompetisi level teratas. (den/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PSSI Buka Peluang Operator Asing Kelola Liga
Bola Indonesia 18 Juni 2012, 14:10
-
Penyebab Hilton Moreira Absen Masih Misterius
Bola Indonesia 18 Juni 2012, 12:35
-
Persisam Hanya Berkekuatan 19 Pemain di Tur Papua
Bola Indonesia 18 Juni 2012, 11:35
-
Kas Hartadi Fokus Kembalikan Kondisi Fisik Pemain Sriwijaya FC
Bola Indonesia 18 Juni 2012, 11:10
-
Persepar Palangkaraya Siapkan Skenario Kocok Ulang
Bola Indonesia 18 Juni 2012, 01:34
LATEST UPDATE
-
Mengapa Lautaro Martinez Tidak Mendapatkan Kartu Kuning Kedua?
Piala Dunia 13 Juli 2026, 00:53
-
Kilas Balik Semifinal Piala Dunia: Kisah-kisah Unik yang Sulit Dilupakan
Piala Dunia 12 Juli 2026, 23:32
-
Ini Adalah DNA Argentina
Piala Dunia 12 Juli 2026, 22:56
-
Ditekuk Inggris, Ayah Erling Haaland Klaim Norwegia Dicurangi Wasit
Piala Dunia 12 Juli 2026, 21:55
-
Argentina di Jalur Juara Dunia: Kekuatan, Celah, dan Peluang Meraih Gelar
Piala Dunia 12 Juli 2026, 20:41
-
Kartu Merah Breel Embolo Saat Lawan Argentina, VAR Dinilai Melewati Batas
Piala Dunia 12 Juli 2026, 20:04
-
Alasan Sebenarnya Declan Rice Diganti Saat Jeda
Piala Dunia 12 Juli 2026, 19:26
-
Erling Haaland dan Piala Dunia yang Mengubah Dirinya
Piala Dunia 12 Juli 2026, 16:26
-
Atletico Bukakan Jalan Bagi Manchester United untuk Rekrut Joao Gomes
Liga Inggris 12 Juli 2026, 16:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR