Bola.net - Pelatih PSM Makassar, Petar Segrt, mengaku beruntung Syamsul Bachri Chaerudin kembali membela tim Ayam Jantan dari Timur musim ini. Pasalnya, Petar melihat Syamsul terbukti menjadi teladan bagi pemain lainnya, khususnya pemain muda.
Musim lalu, Syamsul memang sering menjadi penengah saat pemain PSM terlihat adu mulut dengan pemain lawan. Ia sering mencoba menenangkan rekannya. Dan, hal itu juga terlihat dalam beberapa laga uji coba yang dilakukan PSM melawan tim lokal.
"Bagi saya, Syamsul adalah pemimpin yang ideal. Dia punya kemampuan untuk itu dan saya harap dia tidak terus seperti itu," kata Petar.
"Pemain muda butuh sosok seperti dia dalam tim. Karena pemain muda biasanya sulit mengontrol emosinya," lanjut pelatih berkebangsaan Kroasia itu.
Syamsul yang membela PSM sejak tahun 2001 itu memang menjadi idola beberapa pemain muda PSM saat ini. Sehingga, para pemain muda pasti mendengarkan jika Syamsul yang menenangkannya.
Meski demikian, Petar belum memikirkan untuk memberikan ban kapten kepada Syamsul. Menurutnya, kapten pertama masih akan diberikan kepada Andi Oddang.
Jelang menghadapi kompetisi IPL, Petar berharap pemainnya untuk selalu tampil agresif dalam setiap laga. Karena, itu adalah filosofi khas PSM yang mengandalkan serangan balik dalam tempo cepat.
"Ini akan berlaku sama di kompetisi. Ketika lawan bermain agresif, kita harus siap untuk itu," ujar Petar. (nda/dzi)
Musim lalu, Syamsul memang sering menjadi penengah saat pemain PSM terlihat adu mulut dengan pemain lawan. Ia sering mencoba menenangkan rekannya. Dan, hal itu juga terlihat dalam beberapa laga uji coba yang dilakukan PSM melawan tim lokal.
"Bagi saya, Syamsul adalah pemimpin yang ideal. Dia punya kemampuan untuk itu dan saya harap dia tidak terus seperti itu," kata Petar.
"Pemain muda butuh sosok seperti dia dalam tim. Karena pemain muda biasanya sulit mengontrol emosinya," lanjut pelatih berkebangsaan Kroasia itu.
Syamsul yang membela PSM sejak tahun 2001 itu memang menjadi idola beberapa pemain muda PSM saat ini. Sehingga, para pemain muda pasti mendengarkan jika Syamsul yang menenangkannya.
Meski demikian, Petar belum memikirkan untuk memberikan ban kapten kepada Syamsul. Menurutnya, kapten pertama masih akan diberikan kepada Andi Oddang.
Jelang menghadapi kompetisi IPL, Petar berharap pemainnya untuk selalu tampil agresif dalam setiap laga. Karena, itu adalah filosofi khas PSM yang mengandalkan serangan balik dalam tempo cepat.
"Ini akan berlaku sama di kompetisi. Ketika lawan bermain agresif, kita harus siap untuk itu," ujar Petar. (nda/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Petar Puji Kepemimpinan Syamsul
Bola Indonesia 4 Februari 2013, 20:00
-
Penggawa PSM Kembali Soroti Mes Pemain
Bola Indonesia 23 Januari 2013, 18:39
-
Enam Pemain Deal Dengan Manajemen PSM
Bola Indonesia 25 November 2012, 19:45
-
Pemain PSM Pilih Tarkam Untuk Dapatkan Penghasilan
Bola Indonesia 14 November 2012, 21:30
-
Syamsul dan Oddang Absen di Latihan PSM
Bola Indonesia 8 November 2012, 21:30
LATEST UPDATE
-
Luka Modric Siap Bertahan di AC Milan, Ini 2 Syarat Utamanya
Liga Italia 24 Mei 2026, 19:19
-
Jadwal Siaran Langsung Man City vs Aston Villa: Tayang di TV Mana?
Liga Inggris 24 Mei 2026, 18:59
-
Klasemen Pembalap Moto4 European Cup 2026
Otomotif 24 Mei 2026, 18:40
-
Bagaimana Torino dan Juventus Membentuk Bremer Jadi Bek Elite
Liga Italia 24 Mei 2026, 18:31
-
Dusan Vlahovic Masuk Radar Real Madrid, Juventus Hadapi Situasi Sulit
Liga Italia 24 Mei 2026, 18:26
-
Penghargaan Rising Star Serie A untuk Kenan Yildiz
Liga Italia 24 Mei 2026, 18:23
-
Jadwal Siaran Langsung Sunderland vs Chelsea: Tayang di TV Mana?
Liga Inggris 24 Mei 2026, 18:15
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25

























KOMENTAR