Bola.net - Kick-off kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim ini, dipastikan tidak dapat berjalan sesuai rencana, pada 24 atau 25 Oktober.
Penyebabnya, PT Liga Indonesia (PT LI) kesulitan mendapatkan izin hingga 31 Agustus, yang menjadi batas untuk mendapatkan kepastian menggulirkan kasta utama tersebut.
Sekretaris PT Liga Indonesia (PT LI), Tigor Shalomboboy, mengatakan jika langsung melakukan banyak perubahan. Di antaranya, tetap mengupayakan supaya ISL dapat diputar paling lama mulai Januari 2016.
"Kami sudah menyampaikan ke klub bahwa kick-off 24 atau 25 Oktober dipastikan mundur. Di poin terakhir, kami menyampaikan bahwa kompetisi itu bisa diputar 6-8 minggu setelah mendapat kepastian. Artinya, apabila mendapat kepastian pekan depan, tinggal dihitung 6-8 minggu setelahnya," terang Tigor Shalomboboy.
Dilanjutkannya, PT LI terus bekerja keras supaya izin segera didapatkan.
"PT Liga berupaya keras untuk mendapat kepastian pelaksanaan kompetisi. Apa yang kurang, akan coba dipenuhi. Kami belum tahu apakah ada syarat lain, yang membuat mereka belum bersedia mengeluarkan izin. Sampai kemarin, pihak kepolisian bilangnya syarat seperti tahun sebelumnya. Kalau sama, berarti ada rekomendasi BOPI)," pungkasnya. [initial]
(esa/asa)
Penyebabnya, PT Liga Indonesia (PT LI) kesulitan mendapatkan izin hingga 31 Agustus, yang menjadi batas untuk mendapatkan kepastian menggulirkan kasta utama tersebut.
Sekretaris PT Liga Indonesia (PT LI), Tigor Shalomboboy, mengatakan jika langsung melakukan banyak perubahan. Di antaranya, tetap mengupayakan supaya ISL dapat diputar paling lama mulai Januari 2016.
"Kami sudah menyampaikan ke klub bahwa kick-off 24 atau 25 Oktober dipastikan mundur. Di poin terakhir, kami menyampaikan bahwa kompetisi itu bisa diputar 6-8 minggu setelah mendapat kepastian. Artinya, apabila mendapat kepastian pekan depan, tinggal dihitung 6-8 minggu setelahnya," terang Tigor Shalomboboy.
Dilanjutkannya, PT LI terus bekerja keras supaya izin segera didapatkan.
"PT Liga berupaya keras untuk mendapat kepastian pelaksanaan kompetisi. Apa yang kurang, akan coba dipenuhi. Kami belum tahu apakah ada syarat lain, yang membuat mereka belum bersedia mengeluarkan izin. Sampai kemarin, pihak kepolisian bilangnya syarat seperti tahun sebelumnya. Kalau sama, berarti ada rekomendasi BOPI)," pungkasnya. [initial]
Baca Juga
- Selidiki Match Fixing, Komdis PSSI Panggil PT Liga dan Djamal Aziz
- Soal Salary Cap di ISL, Ini Kata Joko Driyono
- PT LI Ingatkan Klub Untuk Jalankan Proses Administrasi Pemain
- PT LI Bandingkan Klub Indonesia Dengan Thailand, Ini Hasilnya
- Joko Driyono Beri Update Persiapan ISL Musim Anyar
- Persib Tuntut Detail Info Piala Proklamasi dari PT Liga Indonesia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PT LI Masih Bahas Penggunaan Player Performance Index
Bola Indonesia 3 September 2015, 22:30
-
PT LI Analisa Persiapan Budgeting Cap di ISL
Bola Indonesia 3 September 2015, 22:25
-
PT LI Upayakan ISL Diputar Paling Lama Mulai Januari 2016
Bola Indonesia 3 September 2015, 22:20
-
Anggota Komisi X DPR-RI Minta Kepolisian Bijaksana Dukung Olahraga
Bola Indonesia 1 September 2015, 19:58
-
PT LI Pastikan kick-off ISL Tak Bisa Tereksekusi Sesuai Jadwal
Bola Indonesia 31 Agustus 2015, 21:23
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Kanada vs Maroko: Azzedine Ounahi
Piala Dunia 5 Juli 2026, 02:20
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Paraguay vs Prancis
Piala Dunia 5 Juli 2026, 01:12
-
Bursa Transfer Serie A: Como dan Inter Milan Berebut Trevoh Chalobah
Liga Italia 5 Juli 2026, 00:18
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Amerika Serikat vs Belgia 7 Juli 2026
Piala Dunia 4 Juli 2026, 21:08
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Kanada vs Maroko
Piala Dunia 4 Juli 2026, 20:57
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Portugal vs Spanyol 7 Juli 2026
Piala Dunia 4 Juli 2026, 20:39
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR