
Bola.net - Radja Nainggolan harus menelan pengalaman kurang mengenakkan sebagai pesepak bola. Gelandang senior itu harus rela klub yang dibelanya mengalami degradasi, nahas terjadi secara beruntun.
Sempat ada di kasta tertinggi bersama klub-klub besar Serie A Italia dan Liga Belgia, sekarang Radja Nainggolan harus merasakan pahitnya degradasi bersama Bhayangkara FC di BRI Liga 1 2023/2024.
Padahal, kedatangannya di pertengahan musim BRI Liga 1 musim ini, adalah untuk mengangkat performa The Guardian yang terseok-seok. Nahasnya Nainggolan tidak bisa berbicara banyak. Hanya 10 pertandingan, tiga assist, dan satu gol yang menjadi persembahannya hingga pekan ke-32 BRI Liga 1 musim ini.
Menariknya, Nainggolan yang sempat memperkuat Inter Milan, Cagliari, AS Roma, dan Royal Antwerp tersebut dua kali beruntun mengalami degradasi sepanjang hidupnya sebagai pesepakbola profesional.
Selain bersama Bhayangkara FC, di musim 2022/2023, ia juga merasakan degradasi bersama klub Serie B Italia SPAL. Sekarang SPAL bermain di Serie C. Nainggolan yang masih berusia 35 tahun, sebenarnya masih bisa bermain.
Setidaknya di BRI Liga 1 musim depan. Namun dengan back to back degradasi, karier menterengnya pun bisa tercoreng. Apalagi ada Riwayat cedera yang menghantui mantan pemain Timnas Belgia tersebut.
Ke Mana Setelah Ini?
Sebelum menghadapi PSM Makassar, ia sempat mengalami cedera betis saat sesi latihan akibat faktor kelelahan. Ia juga sempat mengalami operasi engkel di musim 2021/2022. Terbaru saat menghadapi Bali United, ia harus ditarik keluar oleh Caretaker Bhayangkara FC Emral Abus pada menit ke-26.
Ia mengalami cedera saat itu dan digantikan oleh Titan Agung Bagus Fawwazi. Terkait degradasinya Bhayangkara FC, Radja Nainggolan yang coba diwawancarai usai pertandingan, enggan untuk terlalu banyak berkomentar.
Ia lebih senang meladeni para fans yang meminta tanda tangannya di Stadion Kapten I Wayan Dipta. Namun beberapa waktu lalu, ia sempat mengatakan jika masih ingin bertahan di BRI Liga 1 musim depan jika ada klub yang mau meminangnya.
Lantas apakah dalam dua pertandingan terakhir Bhayangkara FC, Radja Nainggolan dimainkan menghadapi Barito Putera dan Persis Solo? Semua tergantung dari Emral Abus dan Gomes de Oliveira.
Main All-out
Yang jelas Emral Abus mengungkapkan bahwa seluruh pemain tak terkecuali Radja Nainggolan sudah berkomitmen untuk bermain all out dalam dua pertandingan terakhir.
“Pemain sudah berkomitmen di sisa pertandingan akan tampil all out dan tak peduli degradasi. Ini harga diri pemain. Kalau mereka bermain bagus, bisa bertahan di Bhayangkara FC atau bisa memikat hati klub lain. Itu janji mereka."
"Mereka ini adalah pemain profesional dan tidak akan main-main dalam dua laga tersisa,” beber mantan Pelatih Bali United di kualifikasi Liga Champions Asia 2020 tersebut.
Klasemen BRI Liga 1 2023/2024
Disadur dari: Bola.com (Alit Binawan/Gregah Nurikhsani)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
12 Nama Dipastikan Absen di Laga Panas Leeds United vs Manchester United
Liga Inggris 4 Januari 2026, 12:20
-
Link Nonton Streaming Bali United vs Arema FC - BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 4 Januari 2026, 12:10
-
Link Nonton Streaming Malut United vs PSBS Biak - BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 4 Januari 2026, 12:00
-
Live Streaming Lazio vs Napoli - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 4 Januari 2026, 11:30
-
Dominic Calvert-Lewin dan Joshua Zirkzee, Siapa Paling Tajam di Leeds vs MU?
Liga Inggris 4 Januari 2026, 11:01
LATEST EDITORIAL
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10
-
6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jendela Transfer Januari 2026
Editorial 30 Desember 2025, 12:43



















KOMENTAR