Bola.net - Sanksi Komisi Disiplin (Komdis) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) kepada panitia pelaksana pertandingan (Panpel) Persija Jakarta mendapatkan kritikan dari The Jakmania- sebutan pendukung Persija Jakarta.
Wakil Ketua Umum The Jakmania, Richard Achmad Supriyanto, merasa keberatan dengan keputusan yang dikeluarkan Komdis usai menggelar sidang di kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Rabu (21/8) petang.
Ketika itu, Ketua Komdis, Hinca IP Pandjaitan menerangkan jika Panpel Persija Jakarta dinilai gagal memastikan pertandingan berlangsung dengan aman dan nyaman bagi Persija dan Persib bandung. Akibatnya, Panpel Persija mendapatkan denda materi sebesar Rp 50 juta.
Kemudian, Komdis juga memerintah PT Liga Indonesia (PT LI) untuk menghitung biaya pengeluaran Persib dari Bandung ke Jakarta yang wajib ditanggung pihak Persija Jakarta.
Terakhir, Panpel Persija dihukum larangan pertandingan tanpa penonton sebanyak 1 kali dengan percobaan sebanyak 5 laga home.
Hal tersebut, terkait pertandingan yang batal tersaji antara Persija lawan Persib Bandung, dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) musim 2012-13, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan Jakarta, 22 Juni lalu.
"Persoalan ini, masih ditangani atau dengan kata lain belum ada keputusan dari pihak kepolisan yang katanya sedang menjalankan penyidikan. Karena itu, Komdis tidak bisa begitu saja mengeluarkan keputusan," kata Richard.
"Ironisnya lagi, pertandingan pada 22 Juni tersebut berlangsung tertutup. Sehingga, tidak ada korelasinya jika Komdis mengeluarkan sanksi berupa 1 kali pertandingan tanpa penonton dan dengan percobaan sebanyak 5 laga home. Hal tersebut, bisa menjadi bumerang bagi Komdis dan kami bisa melakukan langkah hukum untuk menuntut Komdis," tuturnya.
Sekalipun sudah disahkan Komdis, Richard berharap ada langkah positif dalam merevisi putusan tersebut. Sebab, pemberian sanksi dianggap tidak dengan tata cara yang sesuai aturan, atau menunggu putusan kepolisian.
"Katanya, Komdis tidak terburu-buru dan menunggu keputusan kepolisian. Tapi, kenapa kenyataannya berbeda seperti ini," tuntasnya. (esa/mac)
Wakil Ketua Umum The Jakmania, Richard Achmad Supriyanto, merasa keberatan dengan keputusan yang dikeluarkan Komdis usai menggelar sidang di kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Rabu (21/8) petang.
Ketika itu, Ketua Komdis, Hinca IP Pandjaitan menerangkan jika Panpel Persija Jakarta dinilai gagal memastikan pertandingan berlangsung dengan aman dan nyaman bagi Persija dan Persib bandung. Akibatnya, Panpel Persija mendapatkan denda materi sebesar Rp 50 juta.
Kemudian, Komdis juga memerintah PT Liga Indonesia (PT LI) untuk menghitung biaya pengeluaran Persib dari Bandung ke Jakarta yang wajib ditanggung pihak Persija Jakarta.
Terakhir, Panpel Persija dihukum larangan pertandingan tanpa penonton sebanyak 1 kali dengan percobaan sebanyak 5 laga home.
Hal tersebut, terkait pertandingan yang batal tersaji antara Persija lawan Persib Bandung, dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) musim 2012-13, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan Jakarta, 22 Juni lalu.
"Persoalan ini, masih ditangani atau dengan kata lain belum ada keputusan dari pihak kepolisan yang katanya sedang menjalankan penyidikan. Karena itu, Komdis tidak bisa begitu saja mengeluarkan keputusan," kata Richard.
"Ironisnya lagi, pertandingan pada 22 Juni tersebut berlangsung tertutup. Sehingga, tidak ada korelasinya jika Komdis mengeluarkan sanksi berupa 1 kali pertandingan tanpa penonton dan dengan percobaan sebanyak 5 laga home. Hal tersebut, bisa menjadi bumerang bagi Komdis dan kami bisa melakukan langkah hukum untuk menuntut Komdis," tuturnya.
Sekalipun sudah disahkan Komdis, Richard berharap ada langkah positif dalam merevisi putusan tersebut. Sebab, pemberian sanksi dianggap tidak dengan tata cara yang sesuai aturan, atau menunggu putusan kepolisian.
"Katanya, Komdis tidak terburu-buru dan menunggu keputusan kepolisian. Tapi, kenapa kenyataannya berbeda seperti ini," tuntasnya. (esa/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PT LI Dorong PT LPIS Selesaikan Kompetisi Hingga Akhir Musim
Bola Indonesia 23 Agustus 2013, 22:03
-
Arema Jajal Tim Densus 87 Sebelum Menjamu Barito
Bola Indonesia 23 Agustus 2013, 11:35
-
Sanksi Komdis PSSI Pada Panpel Persija Dinilai Jakmania Bumerang
Bola Indonesia 23 Agustus 2013, 10:27
-
10 Ribu The Jakmania Siap Dukung Persija di Sleman
Bola Indonesia 22 Agustus 2013, 23:43
-
Bola Indonesia 22 Agustus 2013, 20:38

LATEST UPDATE
-
Mesir Itu Tentang Chemistry dan Mentalitas, Bukan Cuma Mohamed Salah
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:31
-
Kesempatan Maroko Mengubah Kisah yang Dulu Berakhir dengan Air Mata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:19
-
Ketika Prancis Menemukan Cara Lain untuk Menang
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:11
-
Meksiko, Azteca, dan Pemain Ke-12
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:27
-
Meksiko dan Misi Javier Aguirre Mengubah Tekanan Menjadi Kekuatan
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:20
-
Brahim Diaz, Sentuhannya Membuat Mimpi Maroko Terasa Semakin Nyata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:04
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir 7 Juli 2026
Piala Dunia 5 Juli 2026, 17:54
-
6 Duel Ikonik Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 5 Juli 2026, 16:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR