
Bola.net - Desakan pemecatan Mikel Arteta kembali muncul. Kegagalan Arsenal menembus empat besar Premier League 2021/22 bisa mencoreng rapor apik yang dibangun Arsenal beberapa bulan terakhir.
Arsenal sebenarnya ada di posisi unggul untuk finis di empat besar. Mereka tidak bermain di kompetisi Eropa, jadi hanya perlu fokus ke kompetisi domestik.
Namun, segalanya berubah jadi bencana dalam sepekan terakhir. Kekalahan dari Tottenham (0-3) dan Newcastle (0-2) membuat Arsenal merosot ke peringkat lima.
Skuad Arsenal dianggap tidak punya ketangguhan mental untuk bersaing di empat besar. Jadi, Arteta pun dianggap bersalah.
Tidak bisa kembangkan tim
Musim ini Arsenal mengandalkan banyak pemain muda. Prospek yang menarik, bahkan terbilang memuaskan dalam beberapa pertandingan.
Biar begitu, Arteta dikritik karena tidak bisa menjaga mentalitas skuad muda Arsenal. Memang bukan salah Arteta sepenuhnya, tapi sebagai pelatih sudah seharusnya dia bisa mengembangkan mentalitas tim.
Bahkan, analis Premier League, Don Hutchison baru-baru ini mengatakan bahwa sebaiknya Arsenal menunggu Patrick Vieira, bukan memilih memberikan kontrak baru pada Arteta.
"Mereka seharusnya bersabar dan menunggu Patrick Vieira. Vieira terbukti sebagai pelatih berani, pelatih berkarakter. Namun, mereka buru-buru menunjuk Arteta," ujar Hutchison.
Tidak setuju
Ucapan Hutchison tersebut langsung dibantah oleh analis lainnya, Steve Nicol. Menurutnya, kesalahan besar memecat Arteta sekarang.
Dia melihat Arteta mulai mengembangkan tim, gaya main Arsenal mulai terbentuk. Justru klub seharusnya memberikan dukungan penuh.
"Saya kira yang dibutuhkan Arteta sekarang adalah mendapatkan tiga atau empat pemain baru yang bagus, pemain yang layak, pemain yang bisa membuat mereka jadi tim empat besar," kata Nicol.
"Sebab, sekarang mereka sudah punya gayamain, tampaknya mereka sudah memahami apa yang dibutuhkan."
"Memang tidak selalu berhasil, tapi sepertinya mereka sudah punya dasar untuk mengembangkan tim," tandasnya.
Klasemen Liga Inggris
Sumber: Express
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Empat Besar Melayang, Ini 3 Hal yang Salah dari Arsenal
Liga Inggris 18 Mei 2022, 14:00
-
5 Pemain yang Bisa Hengkang Jika Arsenal Gagal ke Liga Champions
Editorial 18 Mei 2022, 13:02
-
Arsenal Tidak Bisa Disebut Gagal, Man United Tuh yang Gagal!
Liga Inggris 18 Mei 2022, 12:00
-
Arsenal Gagal dan Arteta Salah? Tidak Setuju, Jangan Dipecat!
Liga Inggris 18 Mei 2022, 10:30
LATEST UPDATE
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09






















KOMENTAR