
Bola.net - Manajer Burnley, Scott Parker, melontarkan pembelaan sengit untuk Arsenal. Ia 'menyerang balik' kritik yang menyebut gaya main The Gunners membosankan.
Arsenal memang memuncaki klasemen Premier League. Namun, mereka panen kritik karena dianggap terlalu bergantung pada bola mati.
Tercatat, hanya lima dari 16 gol liga mereka musim ini yang tercipta dari open play. Sisanya datang dari skema set-piece.
Menjelang laga Burnley vs Arsenal, Parker menepis anggapan itu. Ia justru menyebut tim asuhan Mikel Arteta "luar biasa dilatih."
Bantahan Ketergantungan Set-Piece

Scott Parker ditanya langsung mengenai kritik terhadap gaya main Arsenal. Ia mengaku punya pandangan yang sangat berbeda.
Ia tidak setuju jika Arsenal disebut hanya mengandalkan bola mati. Menurutnya, publik telah salah menilai apa yang dilihat.
"Saya tidak yakin melihatnya seperti itu," kata Parker.
"Ketika saya mengamati mereka, sejujurnya, saya melihat tim yang sangat cair," sambungnya.
Memuji Gaya Main Arsenal

Jauh dari kata kaku, Parker justru melihat Arsenal sebagai tim yang sangat dinamis. Ia memuji level kepelatihan Mikel Arteta.
Ia melihat sebuah tim yang mampu memecahkan berbagai situasi di lapangan. Set-piece diakui penting, tapi bukan satu-satunya senjata.
"Saya melihat tim yang dilatih dengan sangat baik, tim yang memecahkan situasi," ujar Parker.
"Tentu saja ada elemen besar, bukan elemen besar, salah satu dari banyak elemen. Saya akan mengatakan ini jelas bukan tim yang hanya mengandalkan set-play," tegasnya.
Fondasi Kokoh Lini Pertahanan

Parker melanjutkan analisisnya. Ia menyebut set-piece memang jadi kunci kemenangan di awal musim, tapi itu bukan gambaran keseluruhan.
Ia juga memuji fondasi pertahanan Arsenal yang kokoh. Aspek defensif ini yang menurutnya jadi batu pijakan kesuksesan.
"Ini adalah tim yang terorganisir dengan baik dan tim fungsional yang sangat cair dalam cara mereka bermain," lanjutnya.
"Secara defensif, seperti yang Anda katakan, adalah fondasi. Itu mungkin sesuatu yang kami pegang teguh tahun lalu. Itu memberi Anda batu pijakan dan mereka telah membentuk itu," lanjutnya.
Detail Mengerikan Mikel Arteta
Parker meyakini kesuksesan Arsenal tidak bisa disederhanakan. Ia melihat ada level detail yang luar biasa dari Arteta.
Ia memuji Arteta yang mampu menyeimbangkan banyak aspek permainan. Mulai dari menyerang, bertahan, hingga bola mati.
"Mungkin saya melihatnya sedikit berbeda, ketika Anda mengamati tim dan Anda melihat level detail yang jelas-jelas masuk ke bagian-bagian tertentu dari permainan mereka," kata Parker.
"Saya pikir pujian penuh untuk Mikel karena seperti yang saya katakan, ada banyak aspek dalam permainan sepak bola. Salah satunya adalah bagaimana Anda bermain menyerang, bertahan, dan set-play, dan mereka mencentang banyak kotak."
Ia menegaskan, anggapan bahwa Arsenal hanya sukses karena bola mati adalah keliru. Parker menyebut pandangan itu "sangat jauh dari kebenaran."
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arsenal Harusnya Rekrut Bryan Mbeumo Beberapa Tahun Lalu
Liga Inggris 31 Oktober 2025, 13:19
-
Benarkah Arsenal Sekarang Membosankan dan Hanya Jago Bola Mati?
Liga Inggris 31 Oktober 2025, 09:59
LATEST UPDATE
-
Link Live Streaming BRI Super League: Persijap vs Borneo FC
Bola Indonesia 17 Mei 2026, 17:31
-
Link Live Streaming BRI Super League: PSM vs Persib
Bola Indonesia 17 Mei 2026, 17:30
-
Link Live Streaming Premier League: MU vs Nottingham Forest
Bola Indonesia 17 Mei 2026, 17:17
-
Klasemen Pembalap WorldSBK 2026
Otomotif 17 Mei 2026, 17:11
-
Live Streaming Siaran Langsung Man United vs Nottm Forest Hari Ini
Liga Inggris 17 Mei 2026, 17:08
-
Link Nonton Live Streaming Juventus vs Fiorentina 17 Mei 2026
Liga Italia 17 Mei 2026, 17:01
-
Klasemen Sementara Moto3 2026 Usai Grand Prix Catalunya, Spanyol
Otomotif 17 Mei 2026, 16:57
-
Klasemen Pembalap Moto3 2026
Otomotif 17 Mei 2026, 16:57
-
Link Streaming Genoa vs AC Milan, Tonton di Sini!
Liga Italia 17 Mei 2026, 16:54
-
Nonton Live Streaming Liga Inggris: Man United vs Nottm Forest
Liga Inggris 17 Mei 2026, 16:47
LATEST EDITORIAL
-
Prediksi Starting XI Real Madrid Era Mourinho, Tanpa Vinicius dan Trent
Editorial 12 Mei 2026, 23:01























KOMENTAR