
Bola.net - UEFA sedang menimbang beberapa opsi untuk tetap menyelenggarakan Liga Champions musim depan andai liga-liga domestik dibatalkan musim ini. Mereka bisa saja menggunakan skor koefisien sebagai tolok ukur.
Sebulan terakhir, UEFA tetap menegaskan bahwa prioritas liga-liga Eropa di bawah naungan mereka adalah menuntaskan musim ini. Entah bagaimana caranya, sepak bola harus mencari cara kembali usai pandemi virus corona mereda nanti.
Biar begitu, rencana ini mulai dianggap berisiko karena menghadapi ketidakpastian. Beberapa liga sudah meminta izin UEFA untuk mengakhiri musim, sebut saja Liga Belgia dan Eredivisie.
Artinya, UEFA pun harus siap menghadapi skenario terburuk musim tidak bisa dilanjutkan. Liga-liga top seperti Premier League, Serie A, dan La Liga pun bisa jadi harus dihentikan total di tengah jalan.
Apa yang akan terjadi? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Kasus Khusus
UEFA sudah berkali-kali menegaskan pentingnya penyelesaian musim ini. Bahkan mereka sengaja menunda ajang Euro 2020 dan siap memberikan sanksi berat pada liga yang menghentikan musim tanpa seizin merka.
Presiden UEFA, Aleksander Ceferin tahu betapa pentingnya menyelesaikan musim ini. Namun, dia juga tidak menutup kemungkinan terburuk musim harus dihentikan total.
"Ada rekomendasi kuat untuk tetap menyelesaikan divisi tertinggi liga domestik dan piala domestik," tulis pernyataan resmi UEFA.
"Namun beberapa kasus khusus akan dipertimbangkan tentang partisipasi di kompetisi Eropa andai liga domestik dibatalkan."
Gunakan Skor Koefisien
Andai musim dibatalkan, jelas klasemen sementara tidak bisa digunakan sebagai acuan. Sebut saja di Premier League, mungkin hanya Liverpool yang sudah pasti lolos ke Liga Champions musim depan.
Manchester City mendekati Liverpool, tapi mereka hanya unggul empat poin dari Leicester City di peringkat ketiga. Lalu ada Chelsea, Manchester United, Wolverhampton, Sheffield United, Tottenham Hotspur, dan Arsenal yang masih bisa saling jegal untuk menembus empat besar.
UEFA menyadari masalah ini dan berusaha mencari solusi terbaik. Mengutip Metro, kabarnya UEFA tidak akan menggunakan klasemen sementara untuk memberikan empat tiket ke Liga Champions.
Ada gagasan menentukan peserta berdasarkan nilai koefisien UEFA, tidak menhitung posisi mereka di klasemen domesik.
Arsenal dan MU Lolos
Sebelum dihentikan sementara, klasemen Premier League adalah sebagai berikut:
- Liverpool
- Man City
- Leicester
- Chelsea
- Man United
- Wolves
- Sheffield
- Tottenham
- Arsenal
Uniknya, justru Arsenal dan Manchester United yang berhak bermain di Liga Champions musim depan berdasarkan nilai koefisien UEFA. Arsenal bakal melaju bersama Man City, Liverpool, dan Manchester United, sementara Leicester City dan Chelsea harus menerima kegagalan mereka.
Lalu, jika tidak ada perubahan pada hukuman Man City yang dilarang bermain di Liga Champions selama dua musim ke depan maka ada Totteham Hotspur yang akan mengambil tempat mereka.
Nahasnya, Leicester yang sudah tampil sangat baik dan Chelsea yang mulai berkembang justru akan gagal ke Liga Champions.
Bagaimanapun ini hanya wacana, belum ada kepastian apa pun tentang langkah yang akan diambil UEFA.
Sumber: Metro
Baca ini juga ya!
- Kalau Bisa, Arteta Ingin Dua Legenda Arsenal Ini Ada di Skuatnya yang Sekarang
- Kabar Mesut Ozil Ogah Potong Gaji Bocor ke Media, Ada 'Ular' di Skuad Arsenal?
- Chelsea Siap Bajak Pierre-Emerick Aubameyang dari Arsenal
- Mesut Ozil Ogah Potong Gaji, Bagaimana Respon Pemain Arsenal Lainnya?
- Setelah Arsenal, David Luiz Berencana Kembali ke Benfica
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Suara Hati Kaka: Ini 5 Pertandingan yang Mengubah Hidup Saya
Liga Champions 23 April 2020, 11:20
-
Wijnaldum Ternyata Marah Ketika tak Dijadikan Starter Lawan Barcelona
Liga Champions 22 April 2020, 20:25
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 21 Februari 2026, 08:15
-
Prediksi Nottm Forest vs Liverpool 22 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 07:29
-
Kualitas Pemain Lokal Timnas Indonesia Bikin Kagum Shayne Pattynama: Sangat Bagus!
Tim Nasional 21 Februari 2026, 05:50
-
Hasil Sassuolo vs Verona 3-0: Jay Idzes Tampil Penuh, Berardi Jadi Pembeda
Liga Italia 21 Februari 2026, 05:18
-
Prediksi Atalanta vs Napoli 22 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 03:58
-
Prediksi Barcelona vs Levante 22 Februari 2026
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 03:37
-
Michael Carrick Beri Sinyal Siap Bertahan Lebih Lama di Manchester United
Liga Inggris 21 Februari 2026, 03:34
-
Prediksi Roma vs Cremonese 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 03:32
-
Dari Nyaris Hengkang Hingga Tak Tergantikan, Keajaiban Mainoo di Tangan Carrick
Liga Inggris 21 Februari 2026, 03:18
-
Prediksi Tottenham vs Arsenal 22 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 03:12
-
Prediksi PSG vs Metz 22 Februari 2026
Liga Eropa Lain 21 Februari 2026, 03:05
-
Prediksi Man City vs Newcastle 22 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 03:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR