
Bola.net - Gelandang serang Manchester United, Bruno Fernandes menjelaskan alasan di balik eksekusi penalti unik yang ia lakukan dalam laga kontra Watford, Minggu (23/2/2020).
Manchester United memenangi laga ini dengan skor meyakinkan, 3-0. Fernandes menjadi bintang kemenangan Setan Merah dengan menyumbang satu gol dan menjadi kreator untuk dua gol lainnya.
Gol debut Fernandes bersama Manchester United dicetak lewat cara yang cukup menarik, meski lahir dari eksekusi penalti usai dirinya dilanggar di kotak terlarang pada akhir babak pertama.
Kepercayaan Diri Bruno Fernandes
Sesaat setelah ia dijatuhkan lawan dan wasit menunjuk titik putih, Fernandes dengan kepercayaan diri tinggi langsung maju untuk menjadi algojo penalti timnya.
Saat mengeksekusi, Fernandes awalnya mengambil ancang-ancang dan berlari seperti biasa. Namun, pemain 25 tahun itu menambahlan twist dengan melompat di langkah terakhir sebelum menendang bola untuk mengecoh kiper Ben Foster.
"Itulah cara saya menembak dari titik penalti, dengan cara itu saya merasa percaya diri. Saya tak hanya menembak penalti dengan cara itu tapi rasanya cara itu yang terbaik untuk hari ini," ungkap Fernandes kepada BBC Sport.
Tekad Bruno Fernandes
Lebih lanjut, Fernandes juga menegaskan tekadnya untuk membawa Manchester United -yang kini menempati peringkat kelima- untuk lolos ke Liga Champions musim depan.
"Semua orang tahu kami ingin masuk ke zona Liga Champions. Saya ada di sini untuk membantu tim menaklukkan zona tersebut dan terus meraih kemenangan," tutur Fernandes.
"Ini adalah hari yang diinginkan semua pemain. Saya merasa beruntung bisa mencetak goldan memenangi pertandingan. Kami semua memberikan yang terbaik dan kami semua layak meraih kemenangan," lanjutnya.
"Saya hanya ingin membantu tim, inilah yang ingin saya lakukan, inilah yang harus saya lakukan. Saya juga berharap Anthony Martial mencetak lebih banyak gol seperti yang ia lakukan malam ini," tukasnya.
Sumber: BBC Sport
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Erling Haaland Diklaim Sudah Tepat Tolak Manchester United
Bundesliga 24 Februari 2020, 22:00
-
Luke Shaw Tidak Merasa Terancam Kehadiran Brandon Williams
Liga Inggris 24 Februari 2020, 21:00
-
Edinson Cavani Diklaim Mampu Jadi Mesin Gol Baru Manchester United
Liga Inggris 24 Februari 2020, 20:40
-
Terungkap, MU Sebenarnya Pakai Formasi Tiga Bek Lawan Watford
Liga Inggris 24 Februari 2020, 20:20
-
Ketimbang Chelsea, MU Diklaim Lebih Berpeluang Finish Empat Besar
Liga Inggris 24 Februari 2020, 20:00
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Liverpool vs Fulham: Rio Ngumoha
Liga Inggris 12 April 2026, 02:24
-
Man of the Match Barcelona vs Espanyol: Lamine Yamal
Liga Spanyol 12 April 2026, 01:58
-
Hasil Barcelona vs Espanyol: Blaugrana Menang Telak di Derby Catalan
Liga Spanyol 12 April 2026, 01:52
-
Man of the Match Milan vs Udinese: Arthur Atta
Liga Italia 12 April 2026, 01:30
-
Hasil Liverpool vs Fulham: Sensasi Remaja 17 Tahun di Anfield
Liga Inggris 12 April 2026, 01:29
-
Hasil Milan vs Udinese: Eksperimen Allegri Gagal, Rossoneri Luluh Lantak
Liga Italia 12 April 2026, 01:21
-
La Liga Bantah Tuduhan Sensor Cedera Mbappe
Liga Spanyol 11 April 2026, 23:14
-
Nonton Live Streaming Liga Italia: Atalanta vs Juventus
Liga Italia 11 April 2026, 22:57
-
Prediksi Man Utd vs Leeds 14 April 2026
Liga Inggris 11 April 2026, 22:55
-
Prediksi Como vs Inter 13 April 2026
Liga Italia 11 April 2026, 22:42
-
Juventus vs Atalanta: Minus Vlahovic, Ini Prediksi Susunan Pemain Bianconeri
Liga Italia 11 April 2026, 22:19
-
Permintaan Klopp pada Madrid: Belikan Haaland!
Liga Spanyol 11 April 2026, 21:49
-
Man of the Match Arsenal vs Bournemouth: Alex Scott
Liga Inggris 11 April 2026, 21:34
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45

























KOMENTAR