
Bola.net - Chelsea meraih kemenangan dengan skor 2-0 saat berjumpa Tottenham pada pekan ke-23 Premier League. Hakim Ziyecah pantas mendapat pujian lebih. Bukan hanya karena golnya, tetapi performa yang ditunjukkan.
Laga Chelsea vs Tottenham digelar di Stamford Bridge, Minggu (23/1/2022) malam WIB. Kedua tim bermain imbang 0-0 pada babak pertama. Pada babak kedua, Chelsea mencetak gol lewat Hakim Ziyech dan Thiago Silva.
Hasil ini menegaskan dominasi The Blues atas Tottenham beberapa musim terakhir. Selain itu, dengan hasil imbang yang didapat Man City, Chelsea menjaga persaingan gelar juara Premier League tetap hidup.
Chelsea berada di posisi ketiga klasemen Premier League dengan 47 poin. Mereka terpaut 10 poin dari Man City yang ada di puncak klasemen. Simak ulasan laga Chelsea vs Tottenham di bawah ini ya Bolaneters:
Agresif!

Babak kedua menjadi kunci kemenangan Chelsea atas Tottenham. Gol Ziyech tercipta dua menit setelah sepak mula. Sementara, tujuh menit kemudian, Thiago Silva menggandakan skor. Ini adalah momen kunci bagi Chelsea.
"10 menit awal babak kedua Chelsea keluar dengan pola pikir yang jauh lebih baik," ucap pandit BBC Sport, Matthew Upson.
"Chelsea bermain agresif, menentukan dan membuat Tottenham sedikit kedinginan. Gol pertama dari Hakin Ziyech sangat spesial dan itu memicu penampilan dari Chelsea. Mereka layak menang," kata Upson.
Tottenham Minim Ide

Berbanding terbalik dengan Chelsea, pada awal babak kedua, Tottenham justru menunjukkan performa yang buruk. Spurs tampak kehilangan ide untuk bisa menciptakan peluang dan rapuh di lini belakang.
"Chelsea mengantisipasi permainan jauh lebih baik daripada Tottenham dan telah ada perubahan yang nyata," kata Upson.
"Tottenham terlihat datar, miskin ide, dan keyakinan sedangkan Chelsea sebaliknya. Chelsea terlihat merajalela saat ini, mereka membaca drama, mengambil resiko dengan bermain dan sangat mengendalikan permainan ini," tegasnya.
Standing Ovation untuk Ziyech

Hakim Ziyech mencetak gol indah untuk Chelsea pada menit ke-47. Sebuah gol dari sepakan yang sangat akurat ke sudut atas gawang Hugo Lloris. Performa Ziyech pada duel ini layak mendapat standing ovation.
"Ziyech layak mendapat standing ovation dan bukan hanya untuk golnya, ini tentang kontribusinya secara keseluruhan hari ini," kata Upson.
"Dia menjadi kunci bagi Chelsea hari ini, dia membuat lari yang cerdas, melakukannya dengan sangat baik saat masuk ke dalam dengan kaki kirinya dan beberapa umpannya ke dalam kotak sangat brilian," tutup Upson.
Klasemen Premier League
Sumber: BBC Sport
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kebingungan untuk Gol Harry Kane yang Dianulir
Liga Inggris 24 Januari 2022, 22:00
-
Siap Bertahan, Antonio Rudiger Minta Gaji Segini ke Chelsea
Liga Inggris 24 Januari 2022, 19:35
-
Romelu Lukaku vs Tammy Abraham: Chelsea Blunder dan Harus Menyesal Melepas Monster?
Liga Inggris 24 Januari 2022, 15:29
-
Chelsea vs Tottenham: Derby London Milik The Blues
Galeri 24 Januari 2022, 14:12
LATEST UPDATE
-
Marco Bezzecchi Bodo Amat Soal Kans Setim dengan Pecco Bagnaia di Aprilia: Bukan Urusan Saya
Otomotif 23 Februari 2026, 14:12
-
Tottenham vs Arsenal: Viktor Gyokeres Akhirnya Menjelma jadi Monster
Liga Inggris 23 Februari 2026, 13:49
-
Pecco Bagnaia Komentari Tim Pilihannya di MotoGP 2027, Ikuti Insting dan Pilih yang Terbaik
Otomotif 23 Februari 2026, 13:33
-
Tembus 964 Gol! Cristiano Ronaldo Kian Dekati 1.000, Catat Rekor Baru
Asia 23 Februari 2026, 13:25
-
Barcelona Menang Besar atas Levante, Jules Kounde: Tidak Semudah Kelihatannya!
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 10:53
-
Ada Apa dengan Marc Marquez? Kurang Fokus, Picu 3 Kecelakaan di Tes MotoGP Thailand 2026
Otomotif 23 Februari 2026, 10:52
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR