Bola.net - Luke Shaw berbagi pengalamannya menjadi pemain Manchester United. Shaw mengakui bahwa bergabung dengan tim sekaliber United membutuhkan kekuatan mental yang sangat kuat.
Pada tahun 2014 yang lalu, Manchester United membuat kejutan di bursa transfer. Mereka berani membayar sebesar 30 juta Pounds untuk menebus bek berusia 19 tahun, Luke Shaw dari Southampton.
Meski dibeli dengan harga yang mahal, Shaw sulit untuk mengeluarkan kemampuan terbaiknya di MU. Ia kerap tampil inkonsisten dan situasi ini diperparah dengan cedera kambuhan yang ia alami.
Shaw mengakui bahwa ia mengalami hari-hari yang berat semenjak pindah ke Manchester United. "Sejujurnya, saya mendapatkan banyak sekali kritikan sejak bergabugn dengan tim ini," beber Shaw kepada Sportsmole.
Baca komentar lengkap sang bek di bawah ini.
Mudah Diadili
Shaw menyebut dengan statusnya sebagai bek muda mahal pada saat itu, ada banyak ekspektasi yang datang pada dirinya. Untuk itu ia harus menanggung beban yang besar selama memperkuat Setan Merah.
"Ketika anda bergabung dengan Manchester United, maka anda harus siap menanggung beban yang besar karena anda berada di klub terbesar di dunia."
"Orang-orang akan selalu memperhatikan dan juga mengkritik anda, karena tim ini adalah tim yang besar sehingga standard yang digunakan di tim ini begitu tinggi."
Mental Baja
Shaw menyebut bahwa untuk menghadapi situasi seperti ini, maka setiap pemain MU harus memiliki mental baja agar tidak terpengaruh dengan kritikan-kritikan yang masuk.
"Kami adalah pesepakbola, dan kami harus bisa menghadapi kritikan-kritikan yang ada. Kami juga harus kuat menghadapi itu semua."
"Yang terpenting adalah kami harus bisa membuktikan kemampuan kami di atas lapangan dan memberikan kemampuan terbaik kami." ujarnya.
Performa Membaik
Sejak musim lalu, performa Shaw mulai membaik di skuat Manchester United.
Ia kini menjadi pemain reguler di skuat MU, di mana posisinya belakangan sedikit digeser menjadi bek tengah oleh Solskjaer.
(Sportsmole)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Manchester United Jual David De Gea di Musim Panas?
Liga Inggris 27 Februari 2020, 21:40
-
MU Lepaskan Tawaran untuk Timo Werner
Bundesliga 27 Februari 2020, 21:25
-
Sudah Jadi Virus Berbahaya, MU Diminta Segera Lepas Paul Pogba
Liga Inggris 27 Februari 2020, 21:10
-
Eric Bailly: MU Akan Menangkan Liga Europa Musim Ini
Liga Eropa UEFA 27 Februari 2020, 21:00
-
Timo Werner Tolak Barcelona dan MU Demi Liverpool
Bundesliga 27 Februari 2020, 20:50
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





















KOMENTAR