Bola.net - Gelandang Manchester City, David Silva, sedikit membeberkan rencananya usai mengakhiri karier sebagai pesepak bola. Silva mengaku masih ingin menggeluti dunia sepak bola sebagai pelatih, pengalamannya sebagai pemain bakal jadi modal berharga.
Silva dikenal sebagai salah satu gelandang terbaik yang pernah bermain di Premier League. Kariernya lurus, tidak pernah terlibat kontroversi, tidak pernah terlibat masalah. Dia mendapatkan respek tinggi dari kawan dan lawan.
Kini, di usia 34 tahun, Silva sudah menatap ujung kariernya. Dia tahu tidak bisa bermain lebih lama lagi, sudah waktunya rehat dan gantung sepatu. Biar begitu, bukan berarti dia bisa meninggalkan sepak bola sepenuhnya.
Bagaimana rencana Silva? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Ingin Jadi Pelatih
Silva sudah punya gambaran jelas tentang apa yang akan dia lakukan setelah gantung sepatu nanti. Dia menegaskan ingin menjajal dunia kepelatihan, jalan yang awalnya tidak menarik kini tampak menjanjikan.
"Dengan segala hal yang sudah saya tempuh sepanjang karier dan seiring waktu berjalan, saya bisa jadi pelatih," buka Silva kepada Sport.
"Itu adalah satu gagasan yang awalnya saya tolak, tapi sekarang opsi itu semakin menarik. Sekarang, ketika saya meninggalkan sepak bola nanti, saya ingin jadi pelatih."
"Kendati demikian, saya tidak tahu kapan, karena saya masih ingin bermain beberapa tahun lagi," imbuhnya.
Bersama Pemain Hebat
Lebih lanjut, Silva mengaku tidak ada penyesalan apa pun sepanjang kariernya. Dia benar-benar menikmati sepak bola, bermain dengan rekan-rekan terbaik juga menghadapi lawan-lawan yang luar biasa.
"Saya bermain dengan sejumlah pemain hebat seperti Xavi dan Iniesta, yang menandai generasi tim nasional," lanjut Silva.
"Saya pernah bermain melawan Ronaldinho di titik terbaiknya, pada momen Anda merasa takut mencoba merebut bola darinya sebab dia bisa mempermalukan Anda dengan sangat mudah."
"Saya juga pernah bermain melawan Ronaldo [Nazario], Zidane, Messi, dan banyak pemain hebat lainnya," tandasnya.
Sumber: Sport
Baca ini juga ya!
- Gundogan Goda Jimenez untuk Pindah ke Manchester City
- Gol Favorit Wayne Rooney Ternyata Bukan Salto ke Gawang Man City, Lalu yang Mana?
- De Bruyne Sempat Cemas Istri dan Anaknya Terinfeksi Virus Corona, Begini Kisahnya
- Benatia: Guardiola Pelatih Hebat, tapi Buruk Dalam Hubungan Dengan Pemain
- 'Why Always Me' dari Mario Balotelli dan Kekalahan Memalukan 1-6 MU di Derby Manchester
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Emangnya Ada Pelatih yang Lebih Bagus dari Pep Guardiola?
Liga Inggris 20 April 2020, 17:20
-
David Silva, Tentang Segudang Pengalaman dan Hasrat Jadi Pelatih
Liga Inggris 20 April 2020, 09:40
LATEST UPDATE
-
BRI Super League: Persebaya Menggebrak dengan Pelatih dan 2 Pemain Asing Baru
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 21:57
-
Rodrygo Naik Level: Dari Cadangan Jadi Andalan Baru Real Madrid
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 21:34
-
AC Milan Pilih Jadi Penonton Persaingan Scudetto Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 20:48
-
Tiket Early Bird KLBB 2026 Ludes Secepat Kilat, Habis Tak Sampai Satu Jam
Lain Lain 7 Januari 2026, 20:38
-
Live Streaming Parma vs Inter - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 7 Januari 2026, 19:45
-
Ole Gunnar Solskjaer Muncul di Cheshire, Segera Kembali ke Manchester United?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 19:42
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58





















KOMENTAR