
Bola.net - Sir Alex Ferguson mengungkapkan rasa frustrasinya terhadap rekor buruk Manchester United dalam eksekusi penalti, menyusul kegagalan Wayne Rooney dari titik 12 pas saat lawan West Ham di Piala FA.
Rooney memang mencetak gol semata wayang Setan Merah yang membawa mereka melaju ke babak berikutnya. Namun dalam laga replay di Old Trafford tersebut, ia juga gagal menjadi algojo penalti setelah tendangannya melambung tinggi di atas mistar gawang Jussi Jaaskelainen.
Kegagalan itu menambah panjang rekor buruk United dari tendangan 12 pas musim ini menjadi lima kali - Rooney dua kali gagal diikuti Robin van Persie, Javier Hernandez dan Nani. Dan Ferguson pun mulai gerah dengan 'pencapaian' tersebut.
"Saya tak merasa ini adalah nasib buruk, saya pikir kami harus membenahi itu. Ada pembicaraan mengenai Rickie Lambert di Southampton yang melesakkan 31 penalti dari 31 kesempatan. Seperti itulah harusnya penendang penalti," keluh manajer asal Skotlandia itu.
Ferguson juga menoleh ke belakang untuk memotivasi pemainnya dengan menyebut nama macam Matthew Le Tissier yang mencetak 47 dari 48 peluang, hingga pemain Rangers, Johnny Hubbard yang mencetak 57 penalti beruntun. "Penalti adalah kesempatan Anda mengambil keuntungan untuk mencetak gol - entah itu pelanggaran atau handball," sambungnya. (espn/row)
Rooney memang mencetak gol semata wayang Setan Merah yang membawa mereka melaju ke babak berikutnya. Namun dalam laga replay di Old Trafford tersebut, ia juga gagal menjadi algojo penalti setelah tendangannya melambung tinggi di atas mistar gawang Jussi Jaaskelainen.
Kegagalan itu menambah panjang rekor buruk United dari tendangan 12 pas musim ini menjadi lima kali - Rooney dua kali gagal diikuti Robin van Persie, Javier Hernandez dan Nani. Dan Ferguson pun mulai gerah dengan 'pencapaian' tersebut.
"Saya tak merasa ini adalah nasib buruk, saya pikir kami harus membenahi itu. Ada pembicaraan mengenai Rickie Lambert di Southampton yang melesakkan 31 penalti dari 31 kesempatan. Seperti itulah harusnya penendang penalti," keluh manajer asal Skotlandia itu.
Ferguson juga menoleh ke belakang untuk memotivasi pemainnya dengan menyebut nama macam Matthew Le Tissier yang mencetak 47 dari 48 peluang, hingga pemain Rangers, Johnny Hubbard yang mencetak 57 penalti beruntun. "Penalti adalah kesempatan Anda mengambil keuntungan untuk mencetak gol - entah itu pelanggaran atau handball," sambungnya. (espn/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Klopp: Van Persie Striker Terbaik Yang Pernah Ada
Liga Inggris 17 Januari 2013, 20:41
-
Ferguson: United Bukan One Man Team
Liga Inggris 17 Januari 2013, 19:07
-
Michael Browne, Artisan Sekaligus Die-Hard Fans MU
Bolatainment 17 Januari 2013, 17:35
-
Ferguson Gerah Dengan Buruknya Rekor Penalti United
Liga Inggris 17 Januari 2013, 17:20
-
Gol Tunggal Setan Merah Atas West Ham Menuai Masalah?
Open Play 17 Januari 2013, 15:20
LATEST UPDATE
-
Melihat di Balik Proses Perginya Pep Guardiola dari Manchester City
Liga Inggris 25 Mei 2026, 11:31
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
























KOMENTAR