
Bola.net - Djibril Cisse masih ingat betul bagaimana perjuangan Liverpool untuk menjuarai FA Cup 2006 silam. Dia bahkan menilai duel final saat itu sebagai 'Istanbul lainnya', yang sudah cukup menjelaskan sulitnya pertandingan itu.
Betapa tidak, Liverpool tertinggal 0-2 terlebih dahulu, sempat membalas, tapi kembali tertinggal 2-3. Lalu, Steven Gerrard mencetak gol pemungkas di menit ke-90 yang menyamakan kedudukan jadi 3-3.
Laga kemudian dilanjutkan ke babak tambahan, skor tak berubah, adu penalti pun digelar. Bersama Pepe Reina, The Reds jelas lebih tangguh dan memastikan kemenangan 3-1.
Laga inilah yang menurut Cisse begitu mirip dengan final Liga Champions 2005 di Istanbul. Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Kenangan Cisse
Setahun sebelumnya, Liverpool mewujudkan salah satu comeback terbaik dalam sejarah Liga Champions. Bersua AC Milan di final, The Reds tertinggal 0-3 terlebih dahulu di babak pertama, tapi bisa bangkit menyamakan kedudukan jadi 3-3 di babak kedua dan akhirnya jadi juara lewat adu penalti.
Bagi Cisse, final FA Cup 2006 kontra West Ham sangat mirip dengan comeback atas AC Milan itu. Prosesnya hampir mirip, juga cara Liverpool jadi juara lewat adu penalti.
"Kami tertinggal 0-1, lalu 0-2, saya masih ingat betul Carragher mencetak gol bunuh diri. Kami memangas skor, saya mencetak gol, skor berubah jadi 2-3," ungkap Cisse di laman resmi Liverpoolfc.
"Lalu Stevie melakukan sesuatu yang spesial lagi dan kami berhasil menang lewat adu penalti."
Istanbul Lainnya
Bagi Cisse, meski comeback kala itu hanya sekelas FA Cup, artinya tidak kalah penting dari comeback Istanbul. Dia masih tercengang setiap kali mengingat gol Gerrard di menit ke-90.
"Itu adalah Istanbul lainnya, mungkin di level yang lebih rendah, tapi tetap gila. Ketika saya melihat bola memantul ke luar kotak penalti, saya melihat Gerrard, posisinya dan hasratnya untuk menendang bola sekeras mungkin," lanjut Cisse.
"Saya menahan napas, lalu begitu saya mendengar suara sepakan bola itu, saya berpikir: 'Ini bakal jadi masalah bagi kiper', dan gol pun tercipta."
"Saya kira dia adalah satu-satunya pemain di lapangan yang mampu melakukan itu," tandasnya.
Sumber: Liverpoolfc
Baca ini juga ya!
- Manchester United Capai Kesepakatan Pribadi dengan Moussa Dembele
- Paul Scholes Bocorkan Penyebab Juan Sebastian Veron Flop di MU
- Bukan Bruno Fernandes, Paul Scholes Sebut Dua Pemain Ini Sebagai Suksesornya
- Bukan Marcus Rashford atau Anthony Martial, Ini Pemain MU yang Paling Sulit Dijaga
- Siasat Baru MU Agar Jude Bellingham Merapat ke Old Trafford
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Perjalanan Menuju Derby Milan di Semifinal Liga Champions 2003
Liga Champions 14 Mei 2020, 10:05
-
Final FA Cup 2006, Serasa 'Istanbul' Kedua Bagi Liverpool
Liga Inggris 14 Mei 2020, 05:40
LATEST UPDATE
-
Nasib Sial AC Milan di San Siro
Liga Italia 23 Februari 2026, 06:12
-
Runtuhnya Rekor Unbeaten AC Milan di Tangan Parma
Liga Italia 23 Februari 2026, 06:09
-
Rapor Pemain Barcelona vs Levante: Cancelo Gemilang, De Jong Memukau
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 05:31
-
Marah-Marah Saat Diganti, Lamine Yamal Malah Dapat Pujian dari Hansi Flick
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 05:26
-
Liverpool Menang Sih, Tapi Memang Main Buruk Lawan Nottingham Forest
Liga Inggris 23 Februari 2026, 05:18
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


















KOMENTAR