Bola.net - Gareth Barry mengaku sempat sangat cemas trofi juara yang sudah di depan mata akan melayang dari genggaman Manchester City akhir pekan kemarin.
City memang butuh dua gol di menit akhir menghadapi QPR di Etihad Stadium, demi meraih kemenangan dramatis 3-2 dan mencuri gelar juara liga pertama mereka dalam 44 tahun dari sang tetangga, Manchester United.
Dan Barry yang ditarik keluar di babak kedua dalam laga tersebut, khawatir trofi juara akan mendarat di kubu seberang kota yang meraih kemenangan 1-0 di kandang Sunderland.
"Saat kami tertinggal 2-1, saya mengatakan 'selesailah sudah'. Saya melihat ke atas, memandang helikopter dan bertanya-tanya apakah trofi yang asli diterbangkan ke utara," akunya.
"Lima menit itu sungguh luar biasa. Itu membuatnya lebih spesial untuk menjadi juara dengan cara tersebut, namun saya lebih menyukai kemenangan yang lebih mudah."
"Saya duduk di bangku cadangan dan melihat satu dua fans pergi, dan berpikir 'kami mengalaminya lagi'. Itulah sepak bola, Anda tak pernah tahu apa yang akan terjadi dan penyelesaian itu adalah hal lain," paparnya. (sun/row)
City memang butuh dua gol di menit akhir menghadapi QPR di Etihad Stadium, demi meraih kemenangan dramatis 3-2 dan mencuri gelar juara liga pertama mereka dalam 44 tahun dari sang tetangga, Manchester United.
Dan Barry yang ditarik keluar di babak kedua dalam laga tersebut, khawatir trofi juara akan mendarat di kubu seberang kota yang meraih kemenangan 1-0 di kandang Sunderland.
"Saat kami tertinggal 2-1, saya mengatakan 'selesailah sudah'. Saya melihat ke atas, memandang helikopter dan bertanya-tanya apakah trofi yang asli diterbangkan ke utara," akunya.
"Lima menit itu sungguh luar biasa. Itu membuatnya lebih spesial untuk menjadi juara dengan cara tersebut, namun saya lebih menyukai kemenangan yang lebih mudah."
"Saya duduk di bangku cadangan dan melihat satu dua fans pergi, dan berpikir 'kami mengalaminya lagi'. Itulah sepak bola, Anda tak pernah tahu apa yang akan terjadi dan penyelesaian itu adalah hal lain," paparnya. (sun/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Micah Richards Kecewa Gagal Masuk Timnas Inggris
Piala Eropa 16 Mei 2012, 21:30
-
Liga Eropa UEFA 16 Mei 2012, 21:15

-
Ferguson: United Tak Butuh Perubahan Masiv
Liga Inggris 16 Mei 2012, 17:08
-
Gareth Barry Sempat Cemas Trofi Juara Melayang
Liga Inggris 16 Mei 2012, 14:55
-
Hari Ini, Masa Depan Van Persie di Arsenal Diputuskan
Liga Inggris 16 Mei 2012, 12:05
LATEST UPDATE
-
Mesir Itu Tentang Chemistry dan Mentalitas, Bukan Cuma Mohamed Salah
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:31
-
Kesempatan Maroko Mengubah Kisah yang Dulu Berakhir dengan Air Mata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:19
-
Ketika Prancis Menemukan Cara Lain untuk Menang
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:11
-
Meksiko, Azteca, dan Pemain Ke-12
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:27
-
Meksiko dan Misi Javier Aguirre Mengubah Tekanan Menjadi Kekuatan
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:20
-
Brahim Diaz, Sentuhannya Membuat Mimpi Maroko Terasa Semakin Nyata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:04
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir 7 Juli 2026
Piala Dunia 5 Juli 2026, 17:54
-
6 Duel Ikonik Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 5 Juli 2026, 16:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR