Bola.net - - Manchester City kembali harus menelan pil pahit pada lanjutan Premier League pekan ke-15. Bertandang ke King Power Stadium, markas Leicester City, Man City kalah dengan skor 4-2.
Kekalahan ini merupakan yang kedua bagi Man City secara beruntun. Sebelumnya, mereka juga kalah dari Chelsea dengan skor 3-2. Banyak yang menuding bahwa kekalahan ini terjadi lantaran taktik yang diterapkan oleh pelatih Josep Guardiola salah. Namun, pelatih asal Spanyol ini membantahnya.
Menurutnya, City kalah karena lemah dalam mengantisipasi bola panjang Leicester dan serangan balik mereka yang sangat mengandalkan pergerakan Jamie Vardy.
"Tidak, saya tidak berpikir begitu. Mereka bermain dengan bola panjang, kami sudah terbiasa dengan hal ini dan bola kedua," buka Guardiola kepada BT Sports.
"Ketika mereka memenangkan bola mereka akan langsung melihat pemain belakang kami dan mencari pergerakan Jamie Vardy dan pemain pemain lain. Itulah yang mereka lakukan," urai pelatih asal Spanyol ini.
Pada laga ini, Guardiola memang menurunkan susunan pemain yang agak aneh. Ia hanya menempatkan John Stones sebagai bek tengah asli dari tiga pemain di bek tengah. Sementara dua pemain lain posisi aslinya adalah bek sayap yakni Bacary Sagna dan Kolarov.
Tak hanya itu saja, Guardiola juga memasang Ilkay Gundogan sebagai wingback kiri. Posisi yang tidak lazim untuk mantan pemain Borussia Dortmund ini.
Tapi, eks pelatih Barcelona ini tetap yakin bahwa tidak ada yang salah dengan pilihan taktik yang ia mainkan. "Ini bukan tentang sistem permainan kami," tegasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bekuk West Brom, Chelsea Cetak Rekor Baru
Liga Inggris 11 Desember 2016, 23:29
-
Pedro Bicarakan Tandemnya Dengan Hazard dan Costa
Liga Inggris 11 Desember 2016, 22:20
-
Hasil Pertandingan Chelsea vs West Brom: Skor 1-0
Liga Inggris 11 Desember 2016, 20:39
-
Conte: Chelsea Tak Mungkin Juara dengan 100 Poin
Liga Inggris 11 Desember 2016, 16:21
-
Guardiola Tak Mau Taktiknya Disalahkan
Liga Inggris 11 Desember 2016, 14:29
LATEST UPDATE
-
Inter vs Bodo/Glimt: Cristian Chivu Minta Nerazzurri Comeback dalam Ketenangan
Liga Champions 24 Februari 2026, 15:37
-
Tempat Menonton Atletico Madrid vs Club Brugge: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 24 Februari 2026, 14:51
-
Tempat Menonton Inter vs Bodo/Glimt: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 24 Februari 2026, 14:41
-
Mengapa Andre Onana Gagal di Manchester United? Begini Penjelasan dari Legenda MU
Liga Inggris 24 Februari 2026, 14:30
-
Rundown KLBB Festival 2026 Resmi Rilis: Sheila On 7 dan Hindia Siap Guncang GBK!
Lain Lain 24 Februari 2026, 14:30
-
Diogo Moreira Ingin Jadi Rookie of The Year MotoGP 2026, Ogah Remehkan Toprak Razgatlioglu
Otomotif 24 Februari 2026, 13:58
-
Juventus Mengejar Harapan, Galatasaray Siap Menjegal
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:36
-
Posisi PSG Menguntungkan, Beban Monaco Berat
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:17
-
Real Madrid di Posisi Nyaman, Benfica Tetap Punya Peluang
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:07
-
6 Hal Menarik yang Patut Dipantau di MotoGP 2026, Banyak Rekor Bisa Patah!
Otomotif 24 Februari 2026, 13:07
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35























KOMENTAR