Jilat Ludah Sendiri? Setelah Dibilang Mirip Pemain Kasta Keempat, Erling Haaland Kini 'Naik Pangkat' di Mata Roy Keane

Bola.net - Performa gemilang Erling Haaland di Derby Manchester sukses membungkam banyak pihak. Salah satunya adalah kritikus paling pedasnya, Roy Keane, mantan pemain MU.
Striker Manchester City itu menjadi pusat perhatian setelah mencetak dua gol. Man City pun menang telak 3-0 atas rival sekotanya, Manchester United.
Penampilan ganasnya di Etihad Stadium seolah menjadi jawaban telak atas semua keraguan. Terutama keraguan yang datang dari legenda Setan Merah tersebut.
Menariknya, Keane yang sebelumnya melontarkan kritik ekstrem, kini justru berbalik arah. Ia bahkan terpaksa mengakui perkembangan pesat sang striker.
Awal Mula 'Perang Kata' Keane vs Haaland

Perseteruan antara Roy Keane dan Erling Haaland sebenarnya sudah berlangsung cukup lama. Komentar pedas Keane pada bulan Maret 2024 menjadi pemicu utamanya.
Saat itu, setelah laga melawan Arsenal, Keane tanpa ragu menyebut level permainan Haaland sangat buruk. Ia bahkan menyamakannya dengan pemain dari kasta keempat Liga Inggris.
"Di depan gawang, dia adalah yang terbaik di dunia, tetapi permainan non-bolanya sangat buruk," kata Keane.
"Dia hampir seperti pemain League Two, begitulah cara saya melihatnya. Permainan non-bolanya harus meningkat," tegasnya.
Pembuktian Sempurna di Panggung Derby

Haaland tampaknya menyimpan kritik tersebut sebagai motivasi tambahan di lapangan. Panggung Derby Manchester pun menjadi ajang pembuktian yang sempurna baginya.
Ia tidak hanya mencetak dua gol ke gawang Manchester United. Performanya sepanjang laga benar-benar merepotkan barisan pertahanan lawan.
Bahkan, sore itu bisa menjadi lebih produktif baginya. Satu peluangnya membentur tiang gawang dan ia juga menciptakan kesempatan emas untuk rekannya, Tijjani Reijnders.
Catatan dua golnya itu kini melengkapi koleksinya menjadi lima gol dari empat laga Premier League. Sebuah awal musim yang lagi-lagi sangat produktif bagi striker asal Norwegia tersebut.
Keane 'Naikkan Pangkat' Haaland dari League Two ke Championship

Penampilan dominan Haaland akhirnya memaksa Keane untuk menarik kembali ucapannya. Pundit sepak bola itu kini punya pandangan yang berbeda, meski disampaikan dengan gaya khasnya.
Setelah kemenangan City, Keane memberikan komentar bernada sarkasme positif. Ia seolah "menaikkan pangkat" Haaland dari League Two ke level Championship.
"Luar biasa. Dia sekarang ada di level Championship," canda Keane.
"Tidak ada keraguan tentang itu (Haaland adalah striker kelas dunia), saya tidak pernah mengatakan sebaliknya. Tapi beberapa permainan non-bolanya... tentu saja membaik. Dia berusia 25 tahun sekarang ya, kesadarannya mulai muncul. Dia juga harus lebih memikirkan tim," ujarnya.
Tak Cuma Tajam, Kontribusi Defensif pun Diakui

Pujian Keane ternyata tidak berhenti pada kemampuan menyerang Haaland saja. Ia juga menyoroti aspek lain yang sering luput dari perhatian, yaitu kontribusi defensif.
Ia terkesan dengan kerja keras Haaland yang mau turun membantu pertahanan. Menurutnya, ini adalah bukti bahwa sang pemain juga memikirkan kepentingan tim secara keseluruhan.
"Kita tahu kekuatan Haaland. Anda memiliki salah satu striker terbaik dunia yang berlari dari garis tengah dan tidak pernah ada keraguan dia akan menyelesaikan peluangnya," puji Keane.
"Anda berbicara tentang seorang pemain tim, Anda harus memberinya pujian karena mau turun dan melakukan pekerjaan bertahan yang baik," tambahnya.
Di sisi lain, manajer Man City, Pep Guardiola, juga memberikan sanjungan setinggi langit. Menurutnya, versi Haaland musim ini bahkan lebih baik dari musim lalu saat meraih treble.
"Erling luar biasa sejak awal, tetapi musim ini dia lebih baik dari sebelumnya. Saya akan bilang lebih baik dari tahun Treble," ungkap Guardiola.
"Dia dinamis dan saya tidak menilainya dari sapuan bola, kami ingin dia mencetak gol dan membantu kami," pungkasnya.
Jangan Sampai Ketinggalan ini Bolaneters!
- Harga Beda Tipis dengan Lammens, Kenapa MU Tidak Datangkan Gianluigi Donnarumma?
- Derby Manchester: Derby Rasa Laga Persahabatan!
- Manchester United Bertahan dengan Ruben Amorim di Tengah Awal Musim Buruk
- Wayne Rooney: Manchester United Semakin Memburuk Bersama Ruben Amorim
- Pep Guardiola Lebih Baik dari Ferguson hingga Ancelotti, Ini Buktinya
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Target Besar Barcelona di 2026: Kejar Erling Haaland!
Liga Spanyol 16 September 2025, 20:52
-
Harga Beda Tipis dengan Lammens, Kenapa MU Tidak Datangkan Gianluigi Donnarumma?
Liga Inggris 16 September 2025, 08:36
-
Derby Manchester: Derby Rasa Laga Persahabatan!
Liga Inggris 15 September 2025, 22:56
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Bournemouth vs Arsenal: Declan Rice
Liga Inggris 4 Januari 2026, 04:05
-
Prediksi Inter vs Bologna 5 Januari 2026
Liga Italia 4 Januari 2026, 02:45
-
Juventus vs Lecce: Pemain Terbaik dan Terburuk di Allianz Stadium
Liga Italia 4 Januari 2026, 02:37
-
Man of the Match Juventus vs Lecce: Wladimiro Falcone
Liga Italia 4 Januari 2026, 02:27
-
Hasil Sassuolo vs Parma: Jay Idzes Gagal Bantu Neroverdi Raih Poin Penuh
Tim Nasional 4 Januari 2026, 01:13
-
Prediksi Man City vs Chelsea 5 Januari 2026
Liga Inggris 4 Januari 2026, 00:30
-
BRI Super League: Kuota Penonton Persik vs Persib Dibatasi
Bola Indonesia 3 Januari 2026, 22:44
-
Prediksi BRI Super League, Bali United vs Arema FC 4 Januari 2026
Bola Indonesia 3 Januari 2026, 22:31
-
Prediksi Real Madrid vs Real Betis 4 Januari 2026
Liga Spanyol 3 Januari 2026, 22:15
-
Prediksi Fulham vs Liverpool 4 Januari 2026
Liga Inggris 3 Januari 2026, 22:00
-
Prediksi BRI Super League, PSIM Yogyakarta vs Semen Padang 4 Januari 2026
Liga Inggris 3 Januari 2026, 21:35
LATEST EDITORIAL
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10
-
6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jendela Transfer Januari 2026
Editorial 30 Desember 2025, 12:43

























KOMENTAR