
Bola.net - Legenda Liverpool, Robbie Fowler, meyakini hampir semua fans The Reds menikmati masa-masa terbaik mereka sejak kedatangan Jurgen Klopp. Pelatih genius itu telah mengembalikan kualitas Liverpool sebagai salah satu tim terbaik di Eropa.
Proses kerja Klopp tidak mudah. Butuh empat tahun baginya untuk mempersembahkan trofi pertama bagi publik Anfield. Biar begitu, hampir tidak ada suara-suara keraguan di tengah kesulitan The Reds.
Fans selalu mendukung Klopp, bahkan ketika tim meraih hasil-hasil buruk. Artinya, Klopp punya satu kelebihan unik yang membuatnya bisa mencuri hati fans Liverpool.
Fowler yakin keistimewaan itulah yang membuat Klopp begitu cocok dengan Liverpool. Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Klopp Tahu Apa yang Dia Lakukan
Menurut Fowler, satu keuntungan Klopp adalah keberhasilannya meyakinkan fans Liverpool. Setiap keputusan Klopp hampir selalu tepat, mulai dari pembelian pemain hingga taktik di lapangan.
"Bagi generasi fans yang belum pernah melihat Liverpool meraih gelar juara, ada perasaan bahwa Jurgen mulai mengembalikan harga diri klub," buka Fowler kepada Mirror.
"Mencapai final Liga Champions dalam dua musim beruntun bukanlah keberuntungan. Anda tidak bisa membalikkan defisit tiga gol dari Barcelona di semifinal jika hanya berharap pada kebisingan Anfield."
"Dia [Klopp] tahu apa yang dia perbuat. Dia ingin membuat semua orang senang," imbuhnya.
Sepak Bola Klopp
Nasib Klopp berbeda dengan pelatih-pelatih tim besar lainnya. Misalnya, ada Jose Mourinho yang tidak bisa bertahan lama di MU, kini ada Unai Emery yang mulai tertekan.
Mengapa demikian? Menurut Fowler, Klopp didukung karena bisa memberikan apa yang diminta fans, yakni sepak bola atraktif.
"Itu berarti dengan memainkan sepak bola yang tepat - entah disebut sepak bola rock and roll, sepak bola heavy metal, atau apa pun - dengan etika kerja yang membantu tim ini menatap peluang realistis jadi juara," lanjut Fowler.
Lebih Kuat
Alhasil, Fowler merasa Liverpool yang sekarang sungguh kuat. Bahkan lebih kuat dari tim Liverpool dahulu yang sudah pernah meraih trofi Liga Inggris.
"Liverpool selalu menjuarai banyak hal, atau setidaknya berada dalam persaingan meraih trofi," imbuh Fowler
"Namun, ketika Anda bicara soal era Klopp ini - dan betapa nyarisnya mereka menjadi juara musim lalu - tiba-tiba Anda sadar bahwa kami tidak pernah benar-benar nyaris jadi juara di era saya dahulu," tandasnya.
Sumber: Mirror
Baca ini juga ya!
- Kisah Xabi Alonso: Tinggalkan Real Madrid untuk Guardiola, Saksikan Kekuatan Jurgen Klopp
- Kompak di Lapangan, 'Trio Firmansah' Ternyata Bicara Pakai Bahasa yang Berbeda
- Liverpool Berpotensi Kehilangan 4 Pemain Pasca Jeda Internasional
- Sadio Mane yang Rendah Hati, Bantu Petugas Timnas Senegal Angkat Air Mineral
- Casillas Anggap Tidak Logis Jika Ronaldo Raih Ballon d'Or
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bagaimana Klasemen Premier League Musim Ini Jika Tanpa VAR? Posisi Liverpool-Man City?
Liga Inggris 17 November 2019, 21:30
-
Terlalu Kuat, Liverpool Dinilai Bisa Abaikan Tim Lain Kecuali Man City
Liga Inggris 17 November 2019, 21:00
-
Kompak di Lapangan, 'Trio Firmansah' Ternyata Bicara Pakai Bahasa yang Berbeda
Liga Inggris 17 November 2019, 14:06
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Real Madrid vs Athletic Bilbao: Thiago Pitarch
Liga Spanyol 24 Mei 2026, 04:31
-
Man of the Match Bologna vs Inter Milan: Federico Bernardeschi
Liga Italia 24 Mei 2026, 01:44
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 23 Mei 2026, 23:41
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 23 Mei 2026, 23:41
-
Bruno Fernandes jadi Pemain Terbaik Premier League 2025/2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 22:43
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
























KOMENTAR