
Bola.net - Eks gelandang Manchester United Paul Ince mengklaim Liverpool saat ini terlihat hebat karena tim-tim Premier League lainnya tengah bobrok.
Liverpool secara kasat mata terlihat mulai bangkit sejak ditangani oleh Jurgen Klopp. The Reds secara perlahan bisa bangkit di Eropa.
The Reds bahkan bisa masuk ke final Liga Champions dua kali beruntun dan jadi juara kompetisi tersebut pada musim kemarin. Selain itu Liverpol juga mulai bisa mendominasi kompetisi Premier League.
Sejak musim lalu, Liverpool jadi satu-satunya tim yang mampu bersaing dengan Manchester City. Dan musim 2019-20 ini, Jordan Henderson dkk tampil makin edan.
Liverpool belum pernah tersentuh kekalahan dalam 22 pertandingan EPL. Kini mereka disebut berpeluang besar jadi juara Premier League musim ini.
Overrated
Banyak yang memuji kekuatan skuat Liverpool pada musim ini. Akan tetapi Paul Ince merasa bahwa The Reds sebenarnya tidak kuat-kuat amat.
Pria yang pernah membela Liverpool ini mengklaim bahwa The Reds bisa berada di posisinya saat ini bukan karena mereka sangat kuat. Akan tetapi karena tim-tim lainnya sedang bobrok.
“Sementara Premier League adalah brand sepak bola paling sukses di dunia, jujur saya merasa kualitas liga ini terlalu overrated [dinilai berlebihan]. Liga ini tidak sehebat yang dipikirkan orang-orang," cetusnya pada Planet Football.
“Apa yang telah dilakukan Liverpool selama dua atau tiga tahun terakhir sangat fantastis, tetapi fakta bahwa mereka unggul 30 poin dari Manchester United di pertengahan musim menyoroti poin saya bahwa tim-tim Liverpool sedang melemah saat ini," terang Ince.
“Saya melihat Liverpool dan mereka adalah tim yang bagus, sama dengan Manchester City, tetapi sisanya sangat tidak konsisten dan kita semua tersedot oleh gagasan bahwa ini adalah liga yang hebat yang memiliki banyak tim top di dalamnya," ketusnya.
Liverpool 2020 vs Manchester United 1994
Mantan gelandang Inter Milan ini kemudian mengklaim bahwa skuat Liverpool yang ada saat ini tak lebih baik dari skuat Manchester United angkatan tahun 1994 silam. Saat itu Setan Merah diisi oleh para pemain seperti Peter Schmeichel, Steve Bruce, Eric Cantona, Ryan Giggs, Gary Neville, Andy Cole, Roy Keane, Mark Hughes, hingga Cole sendiri dan Andrei Kanchelskis.
“Saya jadi komentator di pertandingan Wolves v Man United di FA Cup beberapa minggu lalu dan pada akhirnya, statistiknya keluar dan United tidak memiliki satu tendangan pun yang tepat sasaran. Ini Man United. Apa yang sedang terjadi?"
“Jadi, sementara saya tidak ingin mengambil apa pun dari Liverpool atau Man City, mereka menjalaninya terlalu mudah tahun ini. Mereka memiliki produk akhir dan itulah sebabnya mereka jauh di depan yang lain, tetapi saya jujur merasa bahwa tim United di mana saya ada di dalamnya pada tahun 1994 akan memberi kedua tim itu laga yang sulit," klaimnya.
“Kedalaman kualitas Premier League di pertengahan tahun 90-an mungkin lebih baik daripada sekarang, meskipun semua uang masuk ke sepak bola Inggris selama beberapa tahun terakhir. Berapa banyak pemain hebat yang kita lihat di sepakbola Inggris di luar Liverpool dan Man City? Tidak terlalu banyak, dalam pandangan saya," pungkas Ince.
Liverpool saat ini unggul 16 poin dari Manchester City yang ada di peringkat kedua. Sementara itu Manchester United ada di peringkat kelima dan tertinggal 30 poin dari The Reds.
(planet football)
Baca Juga:
- Jadwal Premier League Tengah Pekan Ini, Ada Chelsea vs Arsenal
- Kagumi Liverpool, Kylian Mbappe: Mereka Seperti Mesin!
- Menakjubkan! Ini Transformasi Tubuh Mohamed Salah
- Brutal! Kiper Liverpool Wanita Ini Alami Cedera Robekan di Kepala yang Mengerikan
- Liverpool Tim dari Galaksi Lain, Berikut 10 Rekor yang Bisa Dipecahkan
- Solskjaer Disebut Mengalami Delusi Gara-gara Komentarnya untuk Liverpool
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sebelum ke Madrid, Reinier Sempat Tur ke Arsenal dan Manchester City
Liga Spanyol 21 Januari 2020, 22:39
-
Presiden La Liga Desak UEFA Untuk Jatuhkan Hukuman Berat Bagi Manchester City
Liga Champions 21 Januari 2020, 19:55
-
Liverpool Diklaim Terlihat Hebat Karena Tim Premier League Lainnya Bobrok
Liga Inggris 21 Januari 2020, 18:22
-
Jadwal Premier League Tengah Pekan Ini, Ada Chelsea vs Arsenal
Liga Inggris 21 Januari 2020, 15:39
-
Presiden La Liga Kritik Manchester City dan PSG karena Merusak Sepak Bola
Liga Spanyol 21 Januari 2020, 10:02
LATEST UPDATE
-
Man of the Match AC Milan vs Parma: Mariano Troilo
Liga Italia 23 Februari 2026, 02:59
-
Man of the Match Tottenham vs Arsenal: Viktor Gyokeres
Liga Inggris 23 Februari 2026, 02:42
-
Hasil Milan vs Parma: Dipermalukan di Kandang, Rossoneri Semakin Tertinggal dari Inter
Liga Italia 23 Februari 2026, 02:27
-
Hasil Tottenham vs Arsenal: The Gunners Pesta Gol di Kandang Spurs
Liga Inggris 23 Februari 2026, 01:49
-
Hasil Atalanta vs Napoli 2-1: La Dea Bangkit, Partenopei Tersentak di Gewiss
Liga Italia 23 Februari 2026, 01:28
-
Man of the Match Barcelona vs Levante: Joao Cancelo
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 00:52
-
Hasil Barcelona vs Levante: Menang 3-0, Blaugrana Kudeta Puncak
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 00:24
-
Man of the Match Nottingham vs Liverpool: Alexis Mac Allister
Liga Inggris 22 Februari 2026, 23:47
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Bali United 23 Februari 2026
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 23:35
-
Hasil Dewa United vs Borneo FC: Alex Martins Cetak 2 Gol
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 22:26
-
Kylian Mbappe Bermain Hanya dengan Kondisi Fisik 70 Persen
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 20:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR