
Bola.net - Manchester United baru saja meraih kemenangan 2-0 atas Sunderland di Old Trafford. Kemenangan itu memberikan angin segar bagi The Red Devils yang tengah diliputi hasil kurang meyakinkan.
Namun, satu kemenangan tidak cukup untuk meyakinkan manajemen bahwa Ruben Amorim adalah sosok tepat. Dibutuhkan periode konsisten untuk memperbaiki citra dan performa klub.
Amorim belum sepenuhnya bisa mengatasi masalah yang ditinggalkan Erik ten Hag. Banyak pemain yang kini digunakan bukan pilihan utama Amorim saat awal kariernya di United.
Situasi ini membuat rumor terkait Unai Emery muncul kembali. Emery dianggap sosok yang mampu membawa perubahan, tapi bukan berarti solusi instan bagi klub.
Amorim dan Tantangan di Old Trafford

Amorim dikenal keras pada prinsipnya dalam menangani tim. Ia enggan mengubah metode kerja, meski banyak pihak menilai perlu adaptasi.
Kebebasan menentukan taktik dan pemain menjadi hak mutlak manajer. Namun, manajemen tetap memiliki arah strategis untuk klub, yang kadang bertabrakan dengan gaya Amorim.
Sejak menangani United, Amorim sudah mendapat dukungan di jendela transfer. Namun, ia masih kesulitan memaksimalkan pemain yang sebenarnya bukan pilihannya.
Hasil yang diraih Amorim sejauh ini belum memuaskan. Dalam 50 pertandingan, United menang 19 kali, imbang 12, dan kalah 19, dengan rasio kemenangan 38,1%.
Statistik dan Performa yang Memprihatinkan

United mencetak 78 gol dan kebobolan 76 di era Amorim. Performa pemain seperti Rashford, Antony, dan Hojlund justru berkembang lebih baik di klub baru mereka.
Perilaku Amorim di pinggir lapangan juga menuai kritik. Ia terlihat tidak menonton tendangan penalti dan bermain-main dengan papan taktik saat pertandingan berlangsung.
Situasi ini menimbulkan pertanyaan tentang kapasitas Amorim menghadapi tekanan di klub besar. Banyak pihak menilai ia masih perlu waktu untuk beradaptasi dengan level tinggi Premier League.
Fakta ini membuat rumor terkait Emery menjadi menarik. Emery dianggap punya pengalaman lebih matang dan rekam jejak sukses di klub besar Eropa.
Emery dan Pelajaran dari Aston Villa

Unai Emery telah membawa Aston Villa dari ancaman degradasi ke zona Eropa. Ia menerapkan filosofi sepak bola yang seimbang antara pertahanan solid, gelandang bergerak, dan serangan cepat.
Dalam 122 pertandingan di Villa Park, Emery meraih 62 kemenangan, 26 imbang, dan 34 kekalahan, dengan rasio kemenangan 50,8%. Klub mencetak 188 gol dan kebobolan 165, menunjukkan progres signifikan.
Emery memiliki pengalaman panjang di klub besar Eropa. Selain Sevilla, ia pernah menangani Paris Saint-Germain dan Arsenal, serta menjadi pemenang Europa League beruntun sebelum ke Villa.
United bisa mempelajari blueprint Emery. Memberikan dukungan penuh pada manajer dan perlengkapan yang memadai menjadi kunci kesuksesan jangka panjang, bukan hanya mengganti nama pelatih.
Tantangan United

Jika hasil tidak membaik dalam beberapa bulan ke depan, manajemen harus membuat keputusan penting. Emery bisa menjadi opsi lebih fleksibel dalam taktik, tapi tidak otomatis memperbaiki semua masalah.
Kunci utama tetap pada kualitas pemain. Tidak peduli siapa manajernya, sistem akan gagal jika pemain yang diandalkan tidak memadai.
United harus meninjau kembali komposisi skuad dan strategi jangka panjang. Perbaikan harus menyeluruh, bukan sekadar pergantian manajer.
Sumber: Flashscore
Klasemen Premier League
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mengapa Merekrut Unai Emery Tidak Langsung Memperbaiki Masalah Manchester United
Liga Inggris 8 Oktober 2025, 16:09
-
Paul Scholes Sebut Momen yang Membentuk Cristiano Ronaldo Menjadi Bintang Dunia
Liga Inggris 8 Oktober 2025, 15:52
-
Gak Usah Muluk-muluk! Bisa Imbang Lawan Liverpool itu Sudah Bagus, MU!
Liga Inggris 8 Oktober 2025, 14:35
-
Emangnya Rela? Harry Maguire Harus 'Sunat' Gaji Jika Mau Main Lebih Lama di MU
Liga Inggris 8 Oktober 2025, 14:12
-
Ruben Amorim Ingkar Janji, Kobbie Mainoo Pilih Cabut dari MU?
Liga Inggris 8 Oktober 2025, 14:00
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR