
Bola.net - Manajer Manchester City, Josep Guardiola menilai bahwa pelatih dengan reputasi mentereng tak memiliki kewajiban untuk meraih gelar juara setiap musimnya.
Usai mendominasi Premier League dalam dua musim ke belakang, musim ini Guardiola hampir pasti gagal meraih gelar ketiganya karena kalah bersaing dengan Liverpool.
HIngga pekan ke-25, Manchester City tertinggal 22 poin dari Liverpool. Pasukan The Reds kini tinggal membutuhkan enam kemenangan lagi untuk mengunci gelar juara.
Kunci Sukses Liverpool
Bagi Guardiola, kesuksesan yang didapat Liverpool saat ini bukanlah sesuatu yang mengejutkan. Pasalnya, mereka sudah mempersiapkan segalanya sejak kedatangan Jurgen Klopp.
"Liverpool menghabiskan empat atau lima tahun untuk memenangi trofi pertama mereka musim lalu [trofi Liga Champions]," ujar Guardiola kepada Sky Sports.
"Itu merupakan sebuah proses. Pemain baru, investasi, lebih dan lebih, dan setelah mereka mendapatkannya, mereka saat ini menjadi tim terbaik di dunia," tambahnya.
Tak Melulu Harus Menang
Lebih lanjut, Guardiola menilai bahwa wajar jika dirinya gagal mempertahankan gelar juara Premier League untuk ketiga kali secara beruntun.
"Terkadang orang percaya jika Anda Pep, Jurgen, atau nama besar lain, Anda harus memenangi semua gelar setiap musim dengan 2000 juta poin dan 2000 juta gol," tutur Guardiola.
"Terkadang itu mustahil, terkadang karena lawan, terkadang Anda tak bisa melakukannya. Dalam olahraga apa pun tak ada tim yang mampu memenangi segalanya setiap musim untuk selamanya," tukasnya.
Sumber: Sky Sports
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Menduetkan Ronaldo dan Messi Itu Tidak Realistis, Kata Rivaldo
Liga Spanyol 14 Februari 2020, 17:51
-
3 Pemain yang Bisa Tinggalkan Manchester City di Musim Panas
Editorial 14 Februari 2020, 13:19
-
Akankah Messi Pindah ke Juventus Atau City? Rivaldo Bilang Itu Mustahil
Liga Spanyol 14 Februari 2020, 00:49
-
Pep Guardiola: Pelatih Top Tak Harus Juara Setiap Musim Kok
Liga Inggris 14 Februari 2020, 00:22
-
Peringatan Alisson: Liverpool Inginkan Semua Trofi Juara yang Ada
Liga Inggris 13 Februari 2020, 18:34
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Parma vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 8 Januari 2026, 07:30
-
Man of the Match Man City vs Brighton: Erling Haaland
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:16
-
Man of the Match Barcelona vs Athletic Club: Raphinha
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 07:04
-
Hasil Parma vs Inter: Chivu Taklukkan Mantan Klub, Nerazzurri Melesat di Puncak
Liga Italia 8 Januari 2026, 06:32
-
Man of the Match Burnley vs Manchester United: Benjamin Sesko
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:12
-
Hasil Man City vs Brighton: Gol Bersejarah Haaland Terasa Hambar
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:08
-
Man of the Match Fulham vs Chelsea: Harry Wilson
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:01
-
Hasil Barcelona vs Athletic Club: Pesta Gol, Blaugrana ke Final
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 05:38
-
Hasil Burnley vs Man United: Dua Gol Benjamin Sesko Warnai Debut Darren Fletcher
Liga Inggris 8 Januari 2026, 05:31
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58


















KOMENTAR