Bola.net - - Kiper , Wojciech Szczesny, mengatakan ia gagal berkembang selama berada di Arsenal karena adanya perbedaan sistem latihan di Premier League dan Serie A.
Szczesny meninggalkan secara permanen di musim panas, bergabung dengan Juventus usai sebelumnya membela Roma sebagai pemain pinjaman selama dua musim.
Pemain Polandia berusia 27 tahun datang ke Arsenal di 2006 dan mencatat debutnya tiga tahun berselang. Namun ia tak pernah bisa mendapatkan status sebagai kiper utama.
Szczesny - yang dua kali bermain untuk Juventus musim ini - mengatakan bahwa apa yang ia dapatkan di Arsenal jauh berbeda dengan apa yang ia rasakan di Italia.
"Secara umum, pelatih di Italia jauh lebih taktis, begitulah liga ini bekerja. Spalletti di Roma maupun Allegri di sini, persiapan untuk sebuah pertandingan jauh berbeda dengan apa yang saya alami di Inggris," jelasnya di Independent.
Wojciech Szczesny
"Anda akan mengasah bentuk tim anda selama sepekan. Di Arsenal, anda hanya mempersiapkan diri secara fisik. Namun di sini anda akan melihat video untuk menganalisa lawan secara spesifik sebelum pertandingan dan setelahnya, anda akan melihatnya lagi untuk mengetahui apa yang gagal dan apa yang tidak."
"Saya menikmati bekerja dengan para pelatih hebat di Arsenal, Roma, dan di sini. Namun pelatihan kiper di Italia amat berbeda, lebih teknis dan mendetail. Hal tersebut benar-benar memberikan perbedaan pada saya, karena saya bermain sejak usia muda di Arsenal."
"Dalam dua setengah tahun sejak datang ke Italia, saya banyak berkembang berkat para pelatih dan cara mereka melatih saya. Saya benar-benar menikmati itu."
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Allegri Bantah Juve Dalam Kondisi Krisis
Liga Champions 17 Oktober 2017, 23:04
-
AC Milan Ingin Pulangkan Allegri?
Liga Italia 17 Oktober 2017, 19:44
-
Ingin Temani Barca ke 16 Besar, Juve Bertekad Gilas Sporting Lisbon
Liga Champions 17 Oktober 2017, 18:54
-
Ini Dalih Chiellini Atas Kekalahan Juve dari Lazio
Liga Italia 17 Oktober 2017, 18:15
-
Chiellini Yakin Juve Jalani Start Yang Bagus
Liga Italia 17 Oktober 2017, 17:45
LATEST UPDATE
-
6 Wakil Premier League ke 16 Besar Liga Champions, Memang Jago!
Liga Champions 25 Februari 2026, 22:34
-
Lionel Messi Akui Menyesal Tak Belajar Bahasa Inggris Sejak Muda
Bola Dunia Lainnya 25 Februari 2026, 21:52
-
Napoli dan Inter Sudah, Juventus dan Atalanta Menyusul Out dari Liga Champions?
Liga Champions 25 Februari 2026, 21:50
-
Pembelaan Gianluca Prestianni: Vinicius Junior Lebih Dulu Meledek Saya 'Kerdil'
Liga Champions 25 Februari 2026, 21:32
-
4 Bintang BRI Super League yang Pantas Dilirik John Herdman untuk Timnas Indonesia
Tim Nasional 25 Februari 2026, 21:07
-
Juventus vs Galatasaray: Hanya Kenan Yildiz yang Bisa Diandalkan
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:15
-
Live Streaming Juventus vs Galatasaray - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming PSG vs Monaco - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Real Madrid vs Benfica - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:00
-
PPV Byon Combat Dibajak, Yoshua Marcellos Tegaskan Perang Lawan Pembajakan
Olahraga Lain-Lain 25 Februari 2026, 19:39
-
Pujian Senne Lammens untuk Michael Carrick: Pertahanan MU Jadi Solid!
Liga Inggris 25 Februari 2026, 19:19
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58


























KOMENTAR