
Bola.net - Pelatih Tottenham, Antonio Conte baru-baru ini telah menanggapi wawancara eksplosif Richarlison. Pemain asal Brasil sempat mengeluhkan kurangnya waktu bermain setelah menjalani musim yang 'buruk'.
Richarlison bergabung dengan The Lilywhites dalam sebuah biaya transfer yang mencapai rekor klub sebesar 60 juta poundsterling pada musim panas lalu. Namun, ia hampir tidak pernah tampil untuk mereka dalam musim debutnya di London utara.
Eks pemain Everton hanya mencetak dua gol dalam 25 pertandingan di semua kompetisi untuk Tottenham. Meski, hanya mencatatkan lebih dari 1.000 menit dan lebih sering dimainkan di luar posisinya sebagai pemain sayap kanan.
Berbicara setelah tersingkirnya Tottenham dari Liga Champions oleh AC Milan pada Kamis (09/03/2023) dini hari WIB, Richarlison menjadi berita utama saat dia menggambarkan musim pertamanya di klub begitu 'buruk' dan mengkritik penanganan Conte terhadapnya.
Simak komentar Conte di bawah ini.
Serang Balik Richarlison
Conte ditanyai tentang komentar Richarlison menjelang pertandingan hari Sabtu (11/03/2023) melawan Nottingham Forest, dan menggunakannya sebagai kesempatan untuk mengkritik pemain berusia 25 tahun itu.
"Pertama-tama saya menonton wawancara Richarlison. Dia tidak mengkritik saya. Dia mengatakan musimnya buruk dan dia benar. Musimnya memang tidak bagus," balas Conte.
"Dia mengalami cedera, bermain dan mencetak gol di Liga Champions dan kemudian pergi ke Piala Dunia dan kemudian mengalami cedera serius. Dia tidak mencetak gol untuk kami."
"Saya pikir dia benar-benar jujur untuk mengatakan musimnya tidak bagus. Musimnya belum selesai. Jika dia layak bermain, saya akan memberinya kesempatan," tegasnya.
Richarlison Egois
Namun, ia juga merasa Richarlison itu melakukan kesalahan ketika kritikan yang dilontarkan merujuk pada dirinya sendiri daripada tim secara kolektif.
Conte bahkan menyebut sang pemain "egois" karena lebih memilih menggunakan kata "saya" daripada "kami" untuk menjelaskan situasi di tim.
"Untuk sisa wawancara, saya pikir dia membuat kesalahan. Ketika Anda berbicara tentang 'saya' dan bukan 'kami', Anda bersikap egois," kritik pelatih berusia 53 tahun.
"Saya mengatakan kepada para pemain saya jika kami ingin membangun sesuatu yang penting dan memenangkan trofi, kami harus berbicara dengan 'kami', bukan 'saya', karena jika tidak, Anda hanya memikirkan diri sendiri."
Sudah Minta Maaf
Kemudian, Conte mengaku Richarlison sudah meminta maaf langsung kepada dirinya mengenai kritikan tersebut. Menurutnya rasa frustasi sudah biasa di sepak bola, tetapi ia ingin para pemainnya fokus untuk membawa Tottenham untuk bangkit.
"Dia membuat kesalahan dan dia meminta maaf dan itu bagus bagi saya untuk mengklarifikasi kembali dengan tim tentang hal ini. Dalam aspek ini, kami harus berkembang. Kami harus lebih menjadi sebuah tim dan menunjukkan lebih banyak semangat positif, terutama di momen-momen negatif."
"Saya harus memperbaiki tim dan saya harus meningkatkan semangat tim saya. Itu selalu terjadi di masa lalu dan saya harap itu terjadi di sini," jelas eks pelatih Juventus.
Sumber: 90min
Penulis: Yoga Radyan
Klasemen Premier League 2022/23
Baca Juga:
- Berpotensi Masuk Empat Besar, Klopp: Lihat Hasil Akhir Dulu
- Gratis dan Berkualitas, Zaha Kini Jadi Rebutan Arsenal dan Chelsea
- Berbicara Soal Konsistensi Liverpool, Klopp: Ini Bunga Kecil yang Rapuh!
- Eddie Howe Bertekad untuk Mengakhiri Tren Buruk Newcastle United: Kami Butuh Banyak Poin!
- Firmino Tinggalkan Liverpool, Klopp: Saya Terkejut!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
15 Musim Berlalu dan Tottenham Masih 'Betah' Tanpa Trofi
Liga Champions 9 Maret 2023, 13:19
LATEST UPDATE
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR