
Bola.net - AC Milan kembali memantik pembahasan statistik setelah kemenangan atas Cagliari di Serie A/Liga Italia, terutama terkait kecenderungan mencetak gol dari shot on target pertama. Data ini muncul beriringan dengan hasil positif awal 2026 yang ditentukan oleh satu peluang bersih.
Fenomena tersebut bukan sekadar angka tunggal dari satu pertandingan, melainkan pola yang berulang sepanjang musim. Hingga pekan berjalan, catatan liga menunjukkan Milan telah mencetak gol dari peluang tepat sasaran pertama sebanyak 11 atau 12 kali.
Perbedaan angka berasal dari perdebatan pada laga derby melawan Inter, khususnya momen sebelum Christian Pulisic menyambar bola muntah. Akan tetapi, terlepas dari selisih itu, tren efisiensi tetap nyata dan layak dianalisis lebih jauh.
Efisiensi Awal yang Memicu Tanda Tanya

Jumlah gol dari shot on target pertama yang mencapai dua digit sebelum setengah musim berjalan memunculkan pertanyaan soal keberlanjutan. Statistik ini kerap diasosiasikan dengan faktor keberuntungan karena peluang pertama biasanya tidak selalu berbuah gol.
Namun, penambahan terbaru datang pada laga pertama 2026 saat Rafael Leao menuntaskan cut-back Adrien Rabiot lewat tembakan yang terdefleksi. Gol tersebut memang melibatkan unsur nasib, tetapi pola yang berulang membuatnya sulit dianggap kebetulan semata.
Perbandingan Angka dengan Pesaing Liga

Secara total gol, Milan berada di posisi kedua Serie A dengan 28 gol, sementara Inter memimpin dengan 36 gol. Perbedaannya terletak pada volume tembakan, karena Inter melepaskan 293 percobaan berbanding 221 milik Milan.
Persentase shot on target Milan mencapai 33,5 persen, sedikit lebih tinggi dibanding Inter yang berada di angka 31,7 persen. Rasio tembakan per gol kedua tim nyaris identik, sehingga produktivitas Milan tidak melampaui standar efisiensi liga.
Kualitas Tembakan dan Expected Goals

Tim-tim seperti Roma, Napoli, Torino, dan Como memiliki persentase shot on target lebih tinggi, tetapi rasio gol per tembakan mereka lebih rendah. Hal ini menegaskan bahwa kualitas peluang lebih menentukan daripada sekadar kuantitas.
Dalam metrik expected goals, AC Milan mencetak 28 gol dari 26,4 xG, hanya unggul 1,6. Angka ini jauh dari kategori tim yang terlalu diuntungkan oleh situasi acak.
Gaya Bermain dan Eksekusi Pemain

Pendekatan contain-and-counter ala Massimiliano Allegri membuat peluang besar sering hadir lebih awal. Ketika transisi cepat berhasil, kesempatan pertama kerap langsung mengarah ke area berbahaya.
Peran eksekutor menjadi pembeda, dengan Pulisic dan Leao tampil sangat efektif sepanjang musim. Dengan pendekatan ini, AC Milan mungkin tidak akan terus mencetak gol dari peluang pertama di setiap laga, tetapi efektivitasnya tetap masuk akal dalam kerangka permainan yang diterapkan.
Sumber: Sempre Milan
Klasemen
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Robert Lewandowski Masih Menunda Keputusan Masa Depannya di Barcelona
- Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2025/2026
- AC Milan Cari Bek Baru, Nathan Ake Jadi Peluang atau Sekadar Mimpi?
- Jarang Main di Anfield, Chiesa Mulai Dijajakan Liverpool ke Serie A: Milan Ikut Dapat Tawaran
- Fabio Capello: Jangan Coret Juventus dan AS Roma dari Perebutan Scudetto!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
AC Milan Pilih Jadi Penonton Persaingan Scudetto Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 20:48
-
Adrien Rabiot, Rekrutan Rp137 Miliar yang Mengubah Wajah AC Milan
Liga Italia 7 Januari 2026, 17:00
-
AC Milan yang Pragmatis, Inter Milan yang Proaktif
Liga Italia 7 Januari 2026, 16:24
-
Tolak Chelsea dan MU, Mike Maignan Akhirnya Pilih Gaji Sederhana di AC Milan?
Liga Italia 7 Januari 2026, 16:16
LATEST UPDATE
-
Sisi Versatile Rizky Ridho yang Dioptimalkan Shin Tae-yong
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 18:30
-
Hasil BRI Super League: Kartu Merah Warnai Kemenangan Borneo FC atas PSS
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 17:30
-
BRI Kepanjen Salurkan KUR Rp496 Miliar kepada 10 Ribu Nasabah, Dorong UMKM Naik Kelas
News 27 Oktober 2026, 17:27
-
Ini Satu Hal yang Buat Lamine Yamal Kalah dari Harry Kane dalam Ballon d'Or 2026
Liga Champions 27 Oktober 2026, 15:49
-
Barcelona Lewatkan Kesempatan Rekrut Bomber Tajam Club Brugge, Kini Menyesal?
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 15:42
-
Christian Pulisic Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan hingga 2031
Liga Italia 27 Oktober 2026, 15:02
-
Pedas! Gary Neville Tuding Bruno Fernandes Sebagai 'Pengkhianat'
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 14:55
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR